12 Tips Latihan Inti dengan Aman dan Efektif

No comment 292 views

Sebelum Anda memulai setiap (olahraga), keselamatan dan keamanan adalah hal utama yang harus Anda perhatikan. Bicarakan dengan Anda sebelum Anda memulai rutinitas baru. Monitor diri sendiri ketika beraktivitas di luar untuk memastikan Anda tidak mengalami kesulitan dan pastikan Anda tahu cara terbaik untuk berolahraga. Berikut adalah 12 tips untuk berolahraga dengan aman dan efektif.

latihan (olahraga) - www.facetofeet.com

latihan (olahraga) - www.facetofeet.com

  • Lakukan pemanasan. Sebelum melakukan latihan inti, berdiri tegak di suatu tempat selama beberapa menit sambil mengayunkan lengan, atau menari untuk beberapa lagu. Ini adalah langkah aman untuk menghangatkan badan sebelum Anda memulai kegiatan lainnya.
  • Posisi tubuh. Posisi yang baik berarti menyelaraskan tubuh Anda seperti yang dijelaskan dalam petunjuk latihan agar bisa bergerak lancar selama latihan.
  • Kualitas latihan. Kualitas mengalahkan kuantitas, meski itu hanya repetisi untuk mengelola gerakan dengan baik. Lakukan repetisi gerakan secara bertahap sehingga menghasilkan gerakan yang baik. Setelah itu, pertimbangkan untuk menambahkan set (hingga tiga set).
  • Merasa tidak ada rasa sakit. Latihan inti harus dilakukan tanpa ada anggota tubuh yang merasakan sakit. Hentikan latihan jika Anda merasakan sakit atau (terutama jika sakit pinggang). Jika rasa sakit berlanjut, bicarakan dengan dokter atau ahli terapi fisik sebelum mengulangi latihan itu.
  • Latihan secara konsisten. Anda akan mendapatkan keuntungan terbaik jika melakukan latihan inti secara konsisten, minimal tiga kali dalam seminggu.
  • Mengikuti panduan latihan melalui gambar. Gambar gerakan dapat membuat latihan inti terlihat lebih mudah daripada sebenarnya. Namun, tetap hati-hati membaca instruksi ketika belajar tentang tips dan teknik untuk setiap latihan.
  • Kencangkan inti Anda sebelum memulai gerakan di setiap latihan. Berikut caranya; sambil duduk, berdiri, atau berbaring telentang, kencangkan secara lembut tetapi tegas. Selipkan juga sedikit di ekor Anda. Setelah Anda siap, dorongan lembut dari arah manapun seharusnya tidak menyebabkan Anda kehilangan keseimbangan. Beberapa pelatih menyarankan untuk membayangkan bahwa Anda menarik otot Anda seperti menarik ritsleting celana jins ketat.
  • Jangan fokus pada perut. Sebuah latihan yang hanya terpusat untuk membentuk perut enam-pack adalah bencana. Jadi, jangan hanya fokus pada latihan perut untuk menunjang penampilan. Sebuah program yang bekerja untuk semua otot inti melindungi dan meningkatkan performa olahraga.
  • Jadilah fleksibel. Fleksibilitas latihan inti sama pentingnya dengan kekuatan inti. Bahkan, terlalu banyak kekuatan tanpa fleksibilitas dapat membuat punggung berdenyut. Jadi, jangan terlalu irit untuk melakukan peregangan.
  • Mulai dengan stabilitas, kemudian tambahkan ketidakstabilan. Latihan inti semakin sulit ketika tiba ke fase yang tidak stabil, seperti bola stabilitas atau Bosu, karena otot-otot Anda harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan posisi yang mantap atau menstabilkan Anda saat bergerak. Luangkan waktu untuk menyempurnakan latihan keras pada permukaan yang stabil, sebelum beralih ke yang tidak stabil.
  • Jika terlalu keras, kurangi, termasuk mengurangi repetisi menjadi lebih sedikit atau menahan gerakan dengan durasi yang lebih pendek. Masih terlalu sulit? Cobalah variasi yang lebih mudah dari latihan.
  • Jika latihan terlalu mudah, tingkatkan. Untuk awalnya, tambahkan repetisi gerakan hingga 10 kali atau 10 detik. Berikutnya, tambahkan set atau mencoba variasi yang lebih keras. Ketika Anda bergerak ke latihan yang lebih menantang, Anda akan selangkah lebih maju daripada yang lainnya.

Kata Kunci Pencarian: gerakan latihan inti,inti latihan,latihan inti

Penting:   Ciri-ciri Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
author

Leave a reply "12 Tips Latihan Inti dengan Aman dan Efektif"