Aktivitas Seksual Bagi Wanita Usai Melahirkan

No comment 577 views

Setelah melahirkan, banyak dari yang kemudian mengalami apa yang disebut dengan masa postpartum. Ketika itu, keinginan untuk kembali berhubungan seks dengan pasangan mungkin belum terbersit sedikit pun benak. Tetapi, bagaimana jika pasangan Anda meminta Anda untuk melakukan hubungan intim seperti sedia kala?

Aktivitas Seksual Bagi Wanita Usai Melahirkan - www.merries.co.id

Aktivitas Bagi Wanita Usai Melahirkan - www.merries.co.id

Umumnya, dokter memang telah memberikan lampu hijau untuk melakukan hubungan seks enam pasca-melahirkan. Dalam sebuah studi yang berlangsung di Irlandia, yang memberikan rekomendasi pemeriksaan enam , wanita diminta untuk memberikan jangka waktu tiga bulan setelah melahirkan jika mereka ingin memulai kembali beberapa bentuk aktivitas seksual, dan 22 persen di antaranya masih belum melakukannya. “Sementara, 47 persen lainnya melakukan aktivitas seksual lima sampai delapan usai melahirkan, dengan alasan seperti apakah semuanya masih berjalan dan karena saya tahu pasangan saya ingin melakukannya,” kata Deirdre O'Malley, seorang bidan klinis dan kandidat PhD.

Namun, dalam beberapa kasus, setelah melahirkan, wanita cenderung lebih ingin merasakan pengalaman menyusui dan merasakan ikatan cinta antara dirinya dengan si bayi terlebih dulu. Bukankah sedang mencari keintiman pada yang disetujui oleh dokter hanya dengan cara lain, saya malah kekurangan peran baru yang saya pilih untuk diri saya sendiri, demikian tanya beberapa wanita.

“Mungkin aman untuk melakukan aktivitas seksual enam minggu setelah Anda melahirkan,” jelas Jennifer Conti, MD, seorang asisten profesor klinis di Stanford University. “Namun, tubuh Anda mungkin tidak memintanya atau melakukan kontak seksual apa pun. Ada juga banyak faktor emosional yang memengaruhi kesiapan, dan ini berbeda untuk setiap wanita.”

memuat...

Dr. Conti menambahkan bahwa secara umum, peraturan tradisional enam minggu setelah melahirkan untuk melakukan aktivitas seks lebih banyak tertuju mengenai keamanan dan penyembuhan, dan tidak begitu banyak membicarakan tentang kapan seorang wanita mau atau merasa siap untuk melakukan aktivitas tersebut. “Rekomendasi enam minggu ini cenderung untuk mengurangi risiko infeksi,” sambungnya.

Banyak baru yang melakukan pemeriksaan ke dokter mengenai aktivitas seks setelah enam minggu datang dengan gagasan samar tentang apa yang mereka harapkan dari hubungan tersebut, dan merasa seolah aktivitas tersebut merupakan item lain pada mereka sebagai ibu baru. Di lain sisi, banyak dokter yang merasa tidak nyaman dengan diskusi seputar seks dan banyak wanita yang juga merasa tidak nyaman ketika mengungkitnya.

“Kunjungan tersebut biasanya cenderung singkat dan diskusi yang lebih dalam tentunya membutuhkan banyak waktu,” ujar Hilda Hutcherson, MD, profesor obstetri dan ginekologi di Columbia University College of Physicians and Surgeons. “Plus, banyak dokter tidak merasa nyaman dengan diskusi tentang seks, dan banyak wanita merasa tidak nyaman untuk mengungkitnya.”

Sementara itu, menurut Alison Huang, MD, seorang profesor kedokteran di Pusat Penelitian Klinis Wanita di University of California, San Francisco, keinginan untuk mengetahui bahwa seks sekali lagi akan menyenangkan, nyaman, dan bahkan spontan adalah alasan lain mengapa beberapa wanita memilikinya, meski mereka tidak merasa siap secara fisik atau emosional. Mereka mungkin ingin meyakinkan diri mereka bahwa fungsi seksual mereka akan kembali ke keadaan semula. “Wanita perlu meluangkan waktu mereka karena seksualitas adalah hal yang sangat rumit,” katanya.

Penting:   Manfaat dan Risiko Kunyit untuk Kesehatan
author

Leave a reply "Aktivitas Seksual Bagi Wanita Usai Melahirkan"