Anak dan Perangkat Mobile, Ini yang Harus Orang Tua Lakukan

Perangkat mobile, termasuk telepon genggam atau ponsel, kini mungkin telah menjadi salah satu kebutuhan wajib bagi banyak orang di dunia. Namun, tidak hanya orang , ponsel ternyata juga dimiliki oleh anak-anak. Meski diklaim mampu membantu anak-anak untuk belajar, tetapi tidak bisa disangkal bahwa perangkat gadget juga bisa membawa dampak buruk bagi mereka.

Anak dan Perangkat Mobile - www.jagatreview.com

Anak dan Perangkat Mobile - www.jagatreview.com

Di Amerika Serikat misalnya, menurut Common Sense Media Census: Media Use by Kids Zero to Eight, 42 persen anak-anak berusia 0 sampai 8 tahun di Paman Sam memiliki gadget mereka sendiri. Angka ini naik sekitar 50 persen dari tahun 2011 lalu. Sembilan puluh lima persen memiliki smartphone, 78% mempunyai tablet. Menariknya lagi, jumlah 42% tersebut berasal dari keluarga berpenghasilan tinggi maupun rendah.

Jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak di depan layar gadget juga berubah sejak 2011. Rata-rata sekitar dua jam sehari, dengan rincian 42 menit sehari untuk mereka yang berusia di bawah dua tahun dan tiga jam untuk mereka yang berusia 5 sampai 8 delapan tahun. Sementara, pada tahun 2011 lalu, anak-anak berusia di bawah 8 tahun hanya menghabiskan waktu lima menit sehari dengan perangkat mobile.

Dua pertiga orang tua dalam survei tersebut mengatakan bahwa penggunaan perangkat mobile membantu anak-anak mereka untuk belajar, dan kenyataannya perangkat seluler memang bisa melakukan hal tersebut. Perangkat seluler dapat memberi anak akses ke situs web , aplikasi, dan video, seperti Google Earth yang dapat mengajari mereka tentang dunia.

Sayangnya, rata-rata anak-anak tidak melakukan itu. besar, masih menurut laporan yang sama, malah menonton TV dan bermain di perangkat. Sekitar 19 persen di antaranya melakukannya di restoran dan 14 persen di antaranya menggunakan perangkat sambil makan, memotong percakapan yang mungkin mereka dengan keluarga dan teman.  Selain itu, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di perangkat seluler daripada membaca.

memuat...

Memang, sangat wajar jika perangkat ini dikatakan sebagai mainan baru yang menyenangkan. Sangat wajar juga menganggapnya penuh dengan potensi. Nah, tugas kita sebagai orang tua, pengasuh, dan pendidik adalah memastikan bahwa potensi anak-anak kita adalah untuk kebaikan, bukan sebaliknya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan.

  • Pastikan konten yang diakses anak dengan perangkat seluler sudah sesuai dengan mereka.
  • Manfaatkan sebagian besar waktu yang dihabiskan anak-anak untuk tablet dan perangkat seluler dengan hal positif. Carilah game dan video pendidikan, atau aplikasi yang mendorong kreativitas.
  • Perangkat mobile tidak akan pernah sebagus dengan orang lain, atau pengalaman langsung, ketika menyangkut pembelajaran dan pengembangan. Jadi, pastikan perangkat mobile tidak menghalangi anak-anak berinteraksi dan berolahraga di luar rumah, yang keduanya penting bagi mereka.
  • Meskipun Anda tergoda untuk menggunakan perangkat seluler ketika ingin menghibur anak-anak, sebaiknya simpan alat itu. Sebagai gantinya, lakukan hal-hal bersama mereka, seperti bermain game bersama atau menonton video bersama.
  • Memiliki zona dan waktu bebas perangkat, seperti waktu makan atau waktu keluarga. Pastikan perangkat mati setidaknya satu jam sebelum , karena cahaya biru yang dipancarkan layar bisa membuat mereka sulit .
  • Bicarakan dengan anak Anda tentang penggunaan perangkat seluler, terutama penggunaan media sosial. Bantu mereka belajar menjadi warga digital yang baik.

Kata Kunci Pencarian: apa mknan buahan2 yg shat utk ibu hmil 6bln k atas

Penting:   Ciri-ciri Usus Buntu
author

Leave a reply "Anak dan Perangkat Mobile, Ini yang Harus Orang Tua Lakukan"