Apakah Aktivitas Seks Memicu Serangan Jantung?

No comment 643 views

Anda mungkin pernah mendengar berita bahwa seorang yang lebih tua mendadak terjatuh dan tewas ketika dirinya melakukan hubungan dengan gadis yang berusia jauh lebih mudah, yang banyak dikatakan akibat serangan . Meski beberapa kali tersiar kabar seperti itu, tetap dalam kehidupan nyata, aktivitas seksual sangat jarang menyebabkan serangan ,

Aktivitas Seks - lifestyle.okezone.com

Aktivitas Seks - lifestyle.okezone.com

Menurut sebuah studi terbaru, seks hanya terkait dengan 34 dari lebih dari 4.500 serangan jantung yang terjadi di Portland, Oregon, wilayah metropolitan antara tahun 2002 hingga 2015, atau hanya 0,7 persen. Dari kasus tersebut, 18 di antaranya terjadi saat berhubungan seks dan 15 lainnya segera setelah berhubungan seks, dan waktu tidak bisa ditentukan untuk kasus terakhir.

“Saya sedikit terkejut dengan yang sangat kecil. Tetapi, saya merasa ini adalah data yang meyakinkan,” kata senior, Dr. Sumeet Chugh, direktur Heart Rhythm Center di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles. “Kabar tersebut disambut baik oleh pasien dengan masalah jantung yang tidak yakin apakah seks bisa berbahaya.”

Chugh menambahkan bahwa sebelumnya peneliti mengatakan terjadinya serangan jantung akibat berhubungan seks mungkin rendah, tetapi tidak diketahui seberapa rendah. Dengan penelitian terbaru, mereka pun memiliki data dan bisa mengatakan kepada pasien bahwa risikonya sangat rendah. Temuan baru ini sendiri merupakan bagian dari studi jantung selama 16 tahun yang melibatkan sekitar satu juta orang yang tinggal di dan sekitar Portland.

memuat...

“Aktivitas seksual hanya satu variabel dalam keseluruhan gambaran besar risiko jantung, tetapi satu yang belum dipelajari secara mendalam,” sambung Chugh. “Pria lebih mungkin dibandingkan wanita untuk terkena serangan jantung sebagai akibat seks. Hanya dua dari 34 pasien serangan jantung adalah perempuan. Tetapi, secara keseluruhan, seks dikaitkan dengan hanya 1 persen dari semua serangan jantung yang terjadi pada pria.”

Dr. Nieca Goldberg, direktur NYU Center for Women's Health dan juru bicara AHA, menuturkan bahwa seks tidak seberat yang diyakini orang. Sementara, Dr. Martha Gulati, kepala kardiologi untuk Universitas Arizona College of Medicine, menambahkan bahwa meskipun banyak dari kita menganggap seks membutuhkan tingkat aktivitas yang tinggi, bahkan dalam situasi yang paling ekstrem sekalipun, tetapi tidak sekuat yang dibayangkan orang.

Seks umumnya aman bagi kebanyakan pasien dengan penyakit jantung, kecuali mereka tidak dapat mempertahankan tingkat aktivitas yang rendah sekalipun atau memiliki yang membuat mereka tidak melakukan pekerjaan sehari-hari seperti merapikan tempat atau membersihkan rumah. Goldberg menyarankan agar benar-benar harus mendiskusikan informasi ini dengan pasien mereka untuk menghilangkan ketakutan mereka yang mungkin mereka dapatkan setelah diagnosis jantung.

Sekitar 19 persen pasien yang terkena serangan jantung terkait seks selamat dari cobaan berat mereka, dibandingkan dengan tingkat kelangsungan hidup rata-rata sekitar 10 persen di seluruh AS,” imbuh Chugh. “Sekarang, ada pengakuan dari banyak penelitian bahwa jika seseorang ada di sekitar saat Anda mengalami serangan jantung dan memberi CPR sementara ambulans sudah sampai di sana, itu bisa berpotensi menyelamatkan nyawa.”

Penting:   Pentingnya CPR dan Kenapa Anda Harus Mempelajarinya
author

Leave a reply "Apakah Aktivitas Seks Memicu Serangan Jantung?"