Benarkah Pancaran Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan?

Telah menjadi kebiasaan bagi keluarga di Amerika, setelah makan malam, mereka akan menyalakan lampu dengan bias berwarna biru. Misalkan, orangtua mengirimkan email kepada anaknya karena terlambat pulang ke rumah, atau berbaring di tempat tidur, membaca secara online di layar handphone, bisa juga -anak yang mengupdate Snapchat mereka pada malam hari.

Semua hal di atas menarik perhatian Charles Czeisler, PhD,MD, Ketua dari Division of Sleep and Circadian Disorders di Brigham and Women’s Hospital di Boston. “Banyak yang dilakukan, menemukan lebih banyak juga fakta bahwa efek dari sinar lampu yang terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan tubuh. Hal ini tumbuh menjadi perhatian bagi dunia kesehatan.”

Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan - erzariani.blogspot.co.id

Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan - erzariani.blogspot.co.id

Czeisler merupakan psikolog, peneliti yang sering meneliti hal seperti sehat, rutin dan tidur cukup sebagai suatu kebiasaan untuk kesehatan jangka panjang. Di tahun sebelumnya, US National Toxicology Program menyelenggarakan seminar selama 2 hari untuk menjelaskan penelitian yang berhubungan dengan lampu di malam hari, bukan hanya dampaknya terhadap masalah tidur, tetapi juga terhadap kenaikan , depresi, kanker dan hati.

Sebagian orang memang memilih nyaman tidur dengan lampu menyala, tetapi ada juga yang nyaman dengan mematikan lampu. Ternyata, tidur malam dengan kondisi ruangan gelap dapat memberikan efek kesehatan yang baik pada tubuh.

Berdasarkan laporan hasil penelitian OHIO State University Medical Centre menyatakan bahwa tidur dengan keadaan lampu yang menyala dapat menimbulkan perubahan struktur pada dan menyebabkan depresi.

Ohio State University melakukan percobaan terhadap hamster yang terus menerus diberikan lampu pada malam hari. Ternyata hamster itu menunjukkan tanda-tanda depresi. Namun semua gejala depresi itu akan hilang dalam dua pekan, setelah si hamster tidur dengan lampu mati saat malam hari.

Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan - globalherbal-solusi.blogspot.com

Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan - globalherbal-solusi.blogspot.com

Sementara itu, penelitian lain menyimpulkan bahwa tidur dengan lampu menyala bisa menyebabkan berat badan naik. Penelitian yang dilakukan oleh American Medical Association (AMA) itu menyatakan, lampu bisa memengaruhi ritme tidur alami tubuh. Saat orang tidak punya waktu yang cukup dalam kegelapan, ternyata tubuh tidak memproduksi hormon melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk.

Hormon melatonin yang merupakan salah satu hormon kekebalan tubuh untuk pertahanan terhadap gangguan kesehatan berbahaya seperti kanker prostat dan kanker payudara tidak akan berproduksi jika anda tidur dengan keadaan lampu yang menyala. Adanya sinar atau cahaya akan membuat produksi hormon melatonin ini terhenti. Maka dari itu, sebaiknya matikan lampu Anda ketika tidur malam hari.

memuat...

Paparan cahaya lampu saat tidur malam hari juga tidak bagus bagi karena dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker usus besar bagi kaum . Tidur dengan lampu menyala juga dapat mengakibatkan jam biologis tubuh terganggu, akibatnya anda dapat terkena gangguan tidur, penyakit kardiovaskular, dan gangguan metabolisme. Serta kemungkinan terkena diabetes yang mengancam hidup anda.

Seorang Biolog, Joan Roberts menemukan rahasia setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan tersebut diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya (salah satu hormon dalam kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat) menurun dan kekebalan tubuhnya melemah.

Rupanya, cahaya lampu, seperti juga TV dapat menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Keadaan malam yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh, karena hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan melantonin. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti.

Tidur yang berkualitas dalam artian bahwa dalam selang waktu selama kita tidur, otak kita benar-benar dalam keadaan beristirahat. Sinar cahaya saat kita tidur menjadikan kualitas tidur kita kurang baik, ini dikarenakan sinar tersebut masih berperan sebagai perangsang stimulator kerja otak.

Secara ilmiah, cahaya yang ada dalam ruangan tidur akan menembus sampai bagian kita walaupun dalam keadaan terlelap, sinar tersebut akan memasuki ruangan stimulator yang nantinya direspons oleh otak. Dengan kata lain walaupun kita terpejam, tetapi jika ada cahaya yang bersinar maka otak kita akan bekerja untuk merespons atau mengartikan cahaya yang masuk tersebut.

Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi dalam detoksifikasi untuk menetralisir toksin yang mengontaminasi tubuh. Detoksifikasi tubuh, terjadi terutama pada hati, tercapai optimal saat tidur. Mekanisme tersebut berkaitan erat dengan diproduksinya antioksidan sebagai penetral toksin. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, khususnya dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.

Praktisi kesehatan lainnya, Lynne Eldridge M.D yang juga penulis buku 'Avoiding Cancer One Day At A Time' juga menuliskan perempuan buta 80 persen lebih kecil terkena risiko kanker payudara dibanding rata-rata perempuan lain. Diduga faktor hormon melatonin yang banyak di tubuhnya karena penglihatan yang gelap membuatnya punya daya tahan tubuh yang lebih tinggi.

Pentingnya tidur malam hari dengan mematikan lampu baru-baru ini juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris dan Israel. Peneliti menemukan ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekspresi berlebihan dari -sel yang dikaitkan dengan pembentukan kanker.

Para ilmuwan mengklaim jika seseorang terbangun di malam hari dan menyalakan lampu selama beberapa detik, maka bisa menyebabkan perubahan biologis yang mungkin mengarah ke kanker. Jika pada penelitian sebelumnya tidur malam dengan lampu terang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker prostat. Maka pada penelitian terbaru ini menunjukkan paparan jangka pendek juga bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

Penting:   Tips Mengecilkan Perut Tanpa Olahraga, Makan ini Saja!
author

Leave a reply "Benarkah Pancaran Sinar Lampu Berpengaruh Terhadap Masalah Tidur dan Kesehatan?"