Berbagai Jenis Obat untuk Sakit Tipus (Demam Typhoid)

No comment 13306 views

demam-panas

Demam Typhoid atau Typus sudah menjadi penyakit yang terjadi seluruh negara berkembang, bahkan sempat menjadi endemik. Berbagai jenis antibiotikpun digunakan seluruh dunia untuk menyembuhkannya. Berikut ini adalah berbagai jenis dan nama -obatan yang biasa diresepkan oleh para untuk menyembuhkan penyakit .

1. Kloramfenikol (Chloromycetin)

 Antibiotik jenis ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan menghambat sintesis protein. Antibiotik ini terhadap jenis bakteri gram negatif dan gram positif. Sejak diperkenalkan pada tahun 1948, telah terbukti sangat untuk demam enterik di seluruh dunia. Pada tahun 1960, Bakteri Salmonell Typhi diketahui mulai resisten terhadap kloramfenikol. Hal inilah yang memicu terjadinya endemik tipus di Amerika dan Asia Tenggara.

Penting:   Diabetes Tipe 1 - Juvenile Diebetes - Masalah Gula selain Diabetes Melitus

Menghasilkan perbaikan cepat dalam kondisi umum pasien, diikuti dengan perbaikan dalam 3-5 hari. Berhasil menyembuhkan hingga 90% dari total pasien di seluruh dunia. Biasanya tidak dianjurkan pada pasien yang mengalami mual, diare, dan hipertensi.

2. Amoksisilin (Trimox, Amoxil, Biomox)

Obat ini bekerja dengan cara mengganggu proses sintesis mucopeptides dinding bakteri sel selama multiplikasi aktif, sehingga aktivitas bakteri jadi melambat. Obat ini memang tidak seampuh kloramfenikol, dan biasanya diberikan dengan dosis harian 75-100 mg / kg berat badan untuk konsumsi 14 hari.

memuat...

3. Trimetoprim dan sulfametoksazol

Cara kerja obat ini ialah dengan menghambat sintesis asam dihydrofolic, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri. Aktivitas antibakteri berpengaruh termasuk bakteri patogen umum di saluran kemih, kecuali bakteri Pseudomonas aeruginosa. Obat ini memiliki efek seampuh kloramfenikol dalam menurunkan suhu badan hingga batas normal dan tidak akan kambuh lagi.

Penting:   Kegiatan Sehari-hari yang Mampu Melatih Otot dan Jantung

4. Ciprofloxacin (Cipro)

Obat jenis ini bereaksi terhadap aktivitas bakteri seperti Pseudomonas, Streptococcus, MRSA, Staphylococcus epidermidis, dan sebagian besar organisme gram negatif, namun tidak bereaksi pada bakteri anaerob (bakteri yang hidup tanpa oksigen). Bekerja menghambat sintesis DNA bakteri dan pertumbuhannya. Penggunaan obat ini harus diteruskan minimal selama 2 hari setelah tanda dan gejala tipus menghilang. Obat ini terbukti sangat efektif untuk tipus dan demam pra-tipus (gejala tipus). Penurunan suhu badan normal biasanya terjadi pada waktu 3-5 hari setelah obat ini dikonsumsi.

Hal yang perlu dicermati adalah, obat ini tidak disarankan digunakan pada anak-anak dan wanita karena berpotensi menyebabkan kerusakan tulang rawan.

Penting:   Terapi Pengobatan Medis untuk Penderita Gagal Ginjal Kronik

5. Sefotaksim (Claforan)

6. Azitromisin (Zithromax)

7. Ceftriaxone (Rocephin)

8. Cefoperazone (Cefobid)

9. (Floxin)

10. (Levaquin)

Kata Kunci Pencarian: obat typoid,obat thypoid,obat typhoid,pengobatan thypoid,obat untuk typoid,pengobatan typoid,obat untuk typhoid,obat untuk demam typhoid

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Berbagai Jenis Obat untuk Sakit Tipus (Demam Typhoid)"