Cara Mengetahui Masa Subur dengan Tepat untuk merencanakan Kehamilan

Sperma dan Ovum konsepsi, waktu adalah segalanya. Sperma dapat bertahan hidup selama 3 hingga 6 hari, sedangkan sel telur () wanita hanya dapat bertahan hidup sekitar 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan.  Untuk meningkatkan kemungkinan pembuahan dalam masa konsepsi, adalah hal yang penting untuk melakukan hubungan intim lebih dari sekali di sekitar masa .  Masa wanita diidentikkan dengan hari-hari menjelang masa ovulasi (pelepasan sel telur menuju ke melalui tuba fallopi).

Waktu ketika wanita berovulasi biasanya tidak menampakkan yang dapat terlihat dengan jelas. Begitu juga dengan masa subur wanita yang sangat bergantung pada panjangnya siklus dari masing-masing wanita tersebut. Beberapa wanita mungkin dapat merasakan beberapa perbedaan sebagai bahwa mereka sedang mengalami ovulasi, namun kebanyakan tidak dapat merasakannya sama sekali. Beberapa -tanda yang dapat dikaitkan dengan peristiwa ovulasi di setiap bulannya, diantaranya adalah :

  • Peningkatan cairan berupa lendir yang keluar dari lubang vagina. Cairan ini berupa lendir yang diproduksi oleh serviks dengan konsistensi menyerupai putih telur yaitu bening, kental, dan elastis.
  • Peningkatan suhu tubuh basal, yang dapat naik sekitar  0,4 derajat Fahrenheit hingga 1 derajat F. Suhu tubuh basal ini dapat dideteksi dengan mengecek suhu tubuh Anda setiap kali bangun tidur di pagi hari sebelum beraktifitas. Biasanya kenaikan suhu tubuh basal ini terjadi 1 atau 2 hari menjelang ovulasi.
Penting:   Resep Masakan Sehat untuk Berbuka Puasa dan Sahur

Hal yang dapat menjadi patokan adalah, wanita berovulasi terhitung 14 hari sebelum menstruasi berikutnya datang. Itu Artinya, jika kita hitung berdasarkan panjangnya periode siklus menstruasi adalah sebagai berikut :

memuat...

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi sepanjang 28 hari, maka ovulasinya akan terjadi pada hari ke 1 hari setelah menstruasi setiap bulannya dengan rumus,

(masa menstruasi + pra ovulasi + ovulasi) + 14 = (panjang siklus) , dihitung menjadi, x + 14 =  28

Dari perhitungan sederhana tersebut didapatkan hari ovulasi jatuh di hari ke-14 terhitung sejak menstruasi pertama kali dalam periode tersebut.  Hasil ini berbeda lagi jika coba diterapkan pada wanita yang memiliki panjang siklus menstruasi yang berbeda.

Umumnya siklus menstruasi normal wanita adalah berkisar dari 24 hari hingga 34 hari. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi melebihi 35 hari maka sebaiknya segera memeriksaannya ke obgyn atau spesialis kesuburan. Beberapa hal dapat dikaitkan dengan siklus haid wanita yang tidak teratur, diantaranya sindrom polikistik ovarium (PCOS), disfungsi ovarium, gangguan tiroid , meningkatnya prolactin, atau penurunan / kenaikan berat badan secara ekstrim.

Penting:   Ini Daftar Obat dengan Efek Samping Depresi & Pikiran Bunuh Diri
author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Cara Mengetahui Masa Subur dengan Tepat untuk merencanakan Kehamilan"