Cokelat Mampu Tingkatkan Fungsi Otak?

No comment 71 views

Cokelat, siapa yang tidak menyukai yang satu ini? Cokelat merupakan salah satu bahan yang menjadi banyak orang di seluruh dunia, baik dalam bentuk maupun minuman. Bahkan, sebuah studi terbaru mengatakan bahwa cokelat bisa berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan fungsi .

Konsumsi Cokelat - kanalsatu.com

Konsumsi Cokelat - kanalsatu.com

Dengan bertambahnya usia, penyakit yang menyebabkan demensia, seperti stroke, Alzheimer, dan Parkinson memang rawan menyerang. Dan, karena kita memiliki populasi yang menua, prediksinya adalah bahwa demensia akan menjadi lebih besar. Namun, meski telah dilakukan penelitian selama bertahun-tahun, tidak ada perawatan yang sangat efektif untuk masalah ini.

Untuk tindakan pencegahan, rekomendasi terbaik adalah yang disarankan oleh dokter Anda, seperti olahraga teratur, memilih makanan yang , menjaga tekanan darah agar tetap normal, tidak merokok, dan minum secukupnya. Namun, ‘latihan otak’ (seperti matematika atau permainan kata) dan berbagi suplemen tidak terbukti cukup untuk mempertahankan fungsi otak dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk mengetahui hubungan antioksidan, minyak ikan, stimulan seperti kafein, atau makanan spesifik lainnya dengan fungsi otak dan mencegah demensia.

Hubungan Cokelat dan Fungsi Otak

Nah, sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada bulan Mei 2017 tentang Frontiers in Nutrition menganalisis bukti bahwa flavanol (ditemukan dalam cokelat gelap dan cokelat, di antara makanan lainnya) dapat bermanfaat bagi fungsi otak manusia. Flavanol adalah bentuk flavonoid, zat nabati yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Beberapa contoh temuannya, di antaranya:

  • Konsumsi jangka pendek mungkin bisa membantu. Sebagai contoh, sebuah penelitian pada tahun 2011 menemukan bahwa dua jam setelah mengonsumsi cokelat hitam (dengan kandungan flavanol tinggi), waktu ingatan dan reaksi seseorang lebih baik daripada mereka yang mengonsumsi cokelat putih (dengan kandungan flavanol rendah). Namun, studi serupa lainnya tidak menunjukkan manfaat.
  • Konsumsi jangka panjang bisa membantu. Satu studi pada tahun 2014 menemukan bahwa di antara orang dewasa usia 50 sampai 69 tahun, mereka yang mengonsumsi suplemen kakao dengan kandungan flavanol tinggi selama tiga bulan, memiliki kinerja yang lebih baik dalam tes memori daripada mereka yang mendapatkan suplemen kakao flavanol rendah.
  • Beberapa penelitian menunjukkan bukti adanya peningkatan aliran darah otak, kadar oksigen, atau fungsi saraf yang diukur dengan tes pencitraan atau tes aktivitas listrik di otak setelah konsumsi minuman kakao. Tetapi, karena perubahan ini tidak secara rutin dikaitkan dengan peningkatan kinerja pada tugas kognitif, sulit untuk menghubungkan hasilnya secara langsung dengan fungsi otak yang lebih baik.

Pada akhirnya, penulis menyarankan bahwa sementara temuan ini mendorong dan menarik, dibutuhkan lebih banyak penelitian, terutama karena kebanyakan studi sejauh ini masih kecil dan banyak yang tidak dapat menghilangkan kemungkinan efek plasebo. Selain itu, penelitian ini tidak dapat menjelaskan banyak variabel lain yang dapat memengaruhi fungsi otak (seperti masalah , fungsi kognitif pada awal, atau penggunaan ).

memuat...

Makanan yang Mengandung Flavanol

Cokelat hitam dan cokelat bukan satu-satunya makanan yang mengandung flavanol. Banyak buah dan sayuran yang kaya akan flavanol, termasuk apel, anggur merah, brokoli, tomat ceri, kacang-kacangan, kangkung, dan bawang. Mungkin, bukan suatu kebetulan jika sehat biasanya mengonsumsi buah dan sayuran dan, akibatnya, kandungan flavanolnya tinggi juga. Namun, penelitian yang meneliti hubungan antara buah dan sayuran tertentu, konsumsi makanan flavanol, dan fungsi otak belum dilakukan.

Sekadar catatan, tidak semua cokelat sama. Cokelat hitam dan cokelat memiliki kadar flavanol tinggi, sedangkan cokelat susu dan cokelat putih memiliki kadar yang jauh lebih rendah. Selain itu, banyak cokelat yang tinggi gula, lemak, dan kalori. Jadi, meski cokelat gelap ternyata bagus untuk otak, tidak mungkin dokter akan merekomendasikan batang Godiva sehari.

Penting:   Remaja Pengkonsumsi Ganja Berpotensi Mengalami Skizofrenia
author

Leave a reply "Cokelat Mampu Tingkatkan Fungsi Otak?"