Cuaca Terik, Waspada Gangguan Ruam Panas

No comment 1080 views

Cuaca musim berpotensi melakukan beberapa hal aneh pada kulit Anda, seperti Anda mungkin lebih sering terkena sinar matahari, Anda cenderung mendapatkan lebih banyak gigitan serangga, dan jika cuaca benar-benar terik, Anda bahkan bisa mengalami ruam . Meski bisa disebut sebagai kecil, tetapi ruam bukan berarti tidak mampu menyebabkan masalah pada kulit Anda.

Ruam Panas - gejalabiangkeringat.blogspot.co.id

Ruam Panas - gejalabiangkeringat.blogspot.co.id

“Ruam panas adalah istilah awam untuk kondisi medis yang disebut miliaria, yang merupakan erupsi kulit yang berkembang karena cuaca terlalu panas,” jelas Heather Rogers, MD, seorang ahli kulit di Seattle. “Saat cuaca terlalu panas, dan kulit Anda tertutup oleh pakaian atau lotion tebal, keringat tidak bisa meninggalkan kulit Anda, sehingga Anda mengalami ruam.

Menurut Dr. Rogers, bayi sering mengalami ruam panas, karena mereka tidak mengembangkan saluran keringat, sehingga keringat dapat dengan mudah terjebak di bawah kulit mereka. Meski demikian, orang dewasa juga berpotensi mengalami gangguan ini, mungkin dalam kondisi udara yang lembap, jika Anda melakukan olahraga secara intens, atau jika Anda memakai pakaian terlalu banyak di yang sangat panas.

“Dan, Anda tidak harus berada di luar di bawah sinar matahari langsung untuk mendapatkan ruam panas,” timpal Janejira Chaiyasit, DNP, praktisi perawat di Columbia Doctors Primary Care Nurse Practitioner Group di Columbia University School of Nursing. “Masalah ini bisa karena terpapar sinar UV di dalam ruangan, atau hanya di lingkungan yang sangat panas dan lembap, dan bahkan dengan aktivitas berat yang membuat Anda berkeringat deras.”

memuat...

Chaiyasit menambahkan bahwa ruam panas umumnya muncul di batang atau lengan Anda. Sementara, Dr. Rogers menuturkan bahwa ada tiga jenis ruam panas, dan yang paling umum adalah miliaria crystallina. Ini bisa terlihat seperti lepuh air putih kecil yang bersih di kulit Anda. Gelembung itu mungkin juga menyerupai tetesan air kecil. “Lepuhan kecil ini dipenuhi dengan keringat yang terhalang keluar dari pori-pori di bagian paling atas kulit, dan mudah pecah. Kebanyakan orang hanya akan mendapatkan ruam, dan tidak memiliki gejala lain,” kata Dr. Rogers.

“Sementara, jenis ruam panas yang lebih parah disebut miliaria rubra, atau ‘Prickly Heat’,” sambungnya. “Ini terjadi dengan cara yang sama seperti ruam panas lainnya, tetapi secara teknis terjadi sedikit lebih rendah di epidermis. Seperti namanya, orang mungkin merasakan sensasi gatal atau berduri pada kulit mereka, dan terkena benjolan merah.”

Ruam sendiri akan terasa tidak nyaman dan terkait dengan sensasi terbakar atau menyengat yang bisa ditoleransi, mirip dengan sengatan matahari. Dalam kasus yang ekstrem, Anda bisa terkena keringat yang terjebak di dermis, lapisan di bawah epidermis Anda, yang menyebabkan milaria profunda. “Karena keringat terjebak dalam dermis, orang-orang mengembangkan nodul berwarna yang besar dan tegas di bawah kulit dan terkadang mengalami kelelahan yang berarti,” lanjut Dr. Rogers.

“Kabar baiknya adalah semua ruam panas berpotensi hilang begitu saja saat Anda berada di tempat yang dingin,” timpal Chaiyasit. "Namun, jika ruam terus-menerus terkena lebih banyak keringat dan panas, ia dapat terus bertahan, dan Anda dapat mengalami risiko terkena kulit dan kerusakan pada saluran keringat. Jadi, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan antibiotik atau steroid untuk membersihkannya.”

Penting:   Sakit Dada sebelah Kanan tak Bahaya? Kenali dulu Penyebabnya
author

Leave a reply "Cuaca Terik, Waspada Gangguan Ruam Panas"