Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Terhadap Psikologis Seseorang

Sembilan tahun yang lalu, rata-rata orang dewasa menghabiskan waktu mereka selama 18 menit untuk menggunakan handphone. Tujuh tahun kemudian, angka tersebut bertambah menjadi 2 jam 48 menit setiap hari dalam penggunaannya. Hal ini tidak hanya akan berpengaruh terhadap orang dewasa, tetapi nantinya ia juga akan mengajarkan kebiasaan ini kepada -anaknya.

Penggunaan Teknologi - www.zhongjiyl.com

Penggunaan Teknologi - www.zhongjiyl.com

Menurut di bidang pemasaran, Adam Alter, dalam bukunya, Irresistible: The Rise of Addictive Technology and The Business of Keeping Us Hooked mengatakan bahwa insting bayi akan mengikuti apa yang tampak di mata orang tua mereka. Orang tua yang tidak bisa akan mengajarkan pola yang sama kepada anaknya.

Selain dampak negatif seperti kurangnya perhatian yang dapat berakibat juga kepada pola yang buruk, akan menahan respons imun, perubahan mood, kecelakaan, sehingga menambah daftar panjang dari kegagalan mencapai tujuan hidup.

Teknologi memang bukan menjadi satu-satunya dari kurangnya perhatian, tetapi hal ini menjadi faktor utama. yang dilakukan oleh Univeristy of Waterloo di Kanada yang akan dipublikasikan di Journal of Experimental Pshychology mengatakan ada hubungan antara melamun dengan keinginan menyerah terhadap ambisi diri.

Brandon Ralph, ketua penelitian tersebut mengatakan bahwa siapa saja yang tidak dapat mengendalikan pikiran mereka, seperti memikirkan liburan daripada mendengarkan pengajar ketika di kelas, cenderung memiliki aspirasi yang lemah. Peneliti telah menunjukkan bahwa menjaga konsentrasi dalam hitungan waktu dan jam akan dapat memprediksikan passion untuk jangka panjang.

Penggunaan Teknologi - perawatangigiblog.wordpress.com

Penggunaan Teknologi - perawatangigiblog.wordpress.com

Kebiasaan melamun telah dilakukan penelitian untuk menyelidiki hubungannya terhadap keinginan untuk menyerah dalam meraih tujuan hidup. Orang yang pikirannya tidak fokus cenderung untuk tidak berpegang teguh terhadap keinginan jangka panjang mereka, hal ini didasarkan menurut penelitian dari University of Waterloo. Peneliti telah menunjukkan bahwa siapa saja yang fokus sepanjang hari akan lebih mungkin untuk menjaga ketekunan dan passion untuk kehidupan jangka panjang mereka.

Peneliti menemukan hasil dari tiga penelitian yang berbeda. Pada dua penelitian pertama, survei dilakukan untuk menguji pikiran yang tidak fokus, kurangnya perhatian dan grit pada 280 partisipan. Di penelitian yang ketiga, 105 pelajar yang telah lulus ditanya mengenai kebiasaan mereka melamun selama di kelas dan mengisi kuesioner untuk mengukurnya.

Grit adalah kepribadian yang melibatkan ketertarikan dan usaha untuk meraih tujuan hidup jangka panjang dan hal ini digunakan untuk memprediksikan kesuksesan dalam karier dan pendidikan. Hal ini juga digunakan untuk melihat bagaimana motivasi masing-masing partisipan dalam meraih tujuan jangka panjang hidup mereka. Hasil dari sebagian besar partisipan menunjukkan bahwa melamun dan tidak fokus akan mengurangi kemungkinan mereka dalam meneruskan perjuangan meraih tujuan hidup.

memuat...

Langkah selanjutnya dari penelitian tersebut adalah mempertimbangkan keinginan orang untuk mengurangi akibat dari melamun yang dapat diatasi dengan latihan seperti meditasi. Ralph, ketua penelitian memperluas penelitian ini untuk melihat jika latihan seperti meditasi akan meningkatkan kemampuan yang berhubungan dengan keinginan meraih tujuan hidup. Hal ini mengingatkan kepada penelitian yang telah dilakukan Richard Davidson kepada biksu di tahun 90-an, pelatihan semacam itu mungkin adalah cara yang tepat untuk memperkuat kemampuan untuk lebih fokus.

Tentu saja, kebiasaan pikiran yang tidak fokus membawa keuntungan juga, seperti meningkatkan kemampuan memori dan emosional. Ketika melamun dan kecanduan terhadap teknologi mempunyai hubungan, hal ini membuat keadaan semakin tertantang untuk ditemukan solusinya.

Kecanduan terhadap teknologi bukan hanya berdampak terhadap passion diri. Hal buruk lain juga dapat terpengaruh, diantaranya kualitas tidur menjadi buruk. Dengan adanya keinginan yang terus menerus dalam menggunakan handphone, membuat seseorang tidak memperhatikan waktu, sehingga dapat mengurangi jam tidur.

Terlalu sering menggunakan handphone juga akan membawa dampak terhadap produktivitas. Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari MIT Sloan School of Management menunjukkan bahwa penggunaan ponsel pintar berdampak negatif di lingkungan , seperti tidak terpenuhinya tenggat akibat konsentrasi yang terbagi.

Dampak buruk lainnya adalah terhadap hubungan. Menurut psikolog di University of Bedfordshiren, Dr. Emma Short mengatakan bahwa teknologi dapat membuat Anda sulit mengelola batas-batas dalam kehidupan. Semakin sering Anda terlibat dengan aktivitas di jejaring , seperti Twitter dan Facebook, semakin berkurang pula waktu berkualitas untuk teman, kekasih, keluarga dan rekan kerja.

Di lingkungan keluarga, orang tua memegang peranan penting dalam membentuk kebiasaan anak menggunakan ponsel pintar. Salah satu yang dapat dilakukan adalah menjadi digital parent. Disarankan untuk tidak menjadikan teknologi sebagai sesuatu yang harus dihindari.

Orang tua juga perlu mengetahui apa itu teknologi beserta manfaatnya. Hal pertama yang mungkin dapat dilakukan adalah dengan mempelajari aplikasi-aplikasi di ponsel pintar. Anda sebaiknya juga mengajak anak untuk memilih dan mengetahui aplikasi apa yang ada, tentunya disesuaikan dengan kebutuhannya. Memilih aplikasi bersama dengan anak dapat menjaga dari kemungkinan mengenal aplikasi yang tidak atau kurang bermanfaat.

Supaya penggunaan gadget seperti ponsel pintar tidak berlebihan, sebaiknya diberi batasan waktu. Hal ini diharapkan dapat membuat anak tidak sampai kecanduan. Sebaiknya para orang tua juga tidak terlalu berlebihan dalam menggunakan ponsel saat berada di rumah. Selain itu, untuk lebih memberikan keamanan, disarankan memasang password. Hal ini lebih dikhususkan untuk anak yang masih di bawah umur, sebaiknya password tersebut hanya diketahui oleh orang tua.

Teknologi tidak selalu membawa dampak negatif terhadap perkembangan anak, terutama psikologisnya. Tetapi, mencegah anak dari kecanduan terhadap teknologi sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Hal ini tentu saja akan bermanfaat bagi diri anak tersebut, termasuk dalam menetapkan tujuan hidup jangka panjangnya.

Penting:   Memiliki Banyak Manfaat, Sarapan Juga Dianggap Mampu Turunkan Risiko Obesitas
author

Leave a reply "Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Terhadap Psikologis Seseorang"