Gejala Penyakit Ginjal Kronis (CKD) dan Cara pengobatannya

No comment 5360 views

Kronis atau yang disebut juga Chronic Kidney Disease (CKD) adalah kondisi dimana fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap dan hal ini bersifat permanen dan  ireversibel (tidak dapat kembali ke keadaan semula).ginjal-manusia

Tanda dan gejala penyakit ginjal yang muncul seringkali tidak spesifik, dan biasanya baru muncul ketika kerusakan yang ireversibel telah terjadi. Beberapa diantara dejala CKD yang sering muncul adalah,

  • Mual dan/ muntah
  • Penurunan / hilangnya selera makan
  • dan kelemahan
  • tidur
  • Perubahan dalam output urin (jumlah, konsistensi, warna, bau)
  • Kram otot
  • Cegukan
  • Pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki
  • Gatal persisten
  • Nyeri dada (akibat cairan yang menekan selaput jantung
  • Sesak napas (jika cairan menumpuk di paru-paru)
  •  Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikendalikan
Penting:   Macam-macam Penyakit Tidak Menular

Meski dikatakan Ireversibel, pengobatan tetap perlu dilakukan untuk meringankan gejala yang dirasakan oleh penderita dan memperlambat terjadinya perburukan kondisi. Pengobatan CKD meliputi pemberian berbagai jenis obat, perubahan gaya hidup dan pola makan.

Perubahan gaya hidup

Tindakan yang berkaitan dengan perubahan gaya hidup untuk mengontrol CKD, diantaranya adalah :

  • Berhenti merokok
  • Diet rendah lemak
  • Membatasi asupan garam hingga kurang dari 6g (0.2oz) sehari
  • Tidak mengkonsumsi alkohol berlebih
  • Menjaga berat tetap dalam kisaran ideal
  • Melakukan teratur selama minimal 30 menit sehari, sebanyak 5 kali dalam seminggu
  • Tidak mengkonsumsi obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID), seperti ibuprofen.

Mengkonsumsi Obat penurun tekanan darah tinggi

Penderita CKD harus menjaga agar tekanan darahnya tetap berada di bawah 140/90 mmHg. Jika disertai dengan diabetes, tekanan darahnya harus dipastikan berada di bawah 130/80 mmHg. Jenis obat angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor seringkali digunakan untuk mengontrol tekanan darah tinggi pada orang dengan CKD karena dapat memberikan perlindungan tambahan untuk ginjal, selain fungsi utamanya untuk menurunkan tekanan darah.

Penting:   Konsumsi Protein Sesaat Usai Latihan Gym, Baik atau Buruk?
memuat...

Obat untuk mengurangi kolesterol

telah menunjukkan bahwa penderita CKD lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular, seperti halnya  jantung dan stroke. Kolesterol penyebab penyempitan arteri yang dapat menyebabkan penyumbatan suplai darah ke jantung (menyebabkan serangan jantung) atau otak (menyebabkan stroke). Untuk itu, perlu kiranya penderita CKD berhati-hati terhadap kadar kolesterol dalam darahnya. Statin adalah jenis obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Statin bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA untuk membentuk kolesterol.

Selain ketiga solusi di atas, penderita CKD juga disarankan untuk mengkonsumsi obat anti anemia, mengkonsumsi suplemen vitamin D, serta rutin melakukan pemeriksaan kadar fosfat dalam darah. Jika dibutuhkan, penderita juga harus bersiap untuk menjalani proses dialiasis rutin atau transplantasi ginjal.

Penting:   Cegah Penularan Norovirus, Virus Jahat Penyebab ‘Flu Perut’
author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Gejala Penyakit Ginjal Kronis (CKD) dan Cara pengobatannya"