Hasil Penelitian Buktikan Hebatnya Manfaat Terapi Bekam

No comment 2406 views

Bekam, sebuah teknik penyembuhan alternatif klasik yang kian marak digunakan di dunia pengobatan . Tak hanya di Timur Tengah dan Indonesia, Bekam kini juga tengah merambah Eropa serta Amerika. Artis-artis Hollywood seperti Gwyneth Paltrow dan Britney Spears mengaku telah merasakan manfaat dari teknik pengobatan asal Timur Tengah ini melalui tangan handal Dr. Petra Zizenbacher asal Vienna, Austria, seseorang pakar pengobatan herbal yang biasa mengaplikasikan bekam (Cupping) dan terapi lintah (Leech Terapi).

terapi bekam - www.idmuslim.com

terapi bekam - www.idmuslim.com

Menilik dari manfaat yang didapat, tak mengherankan jika Bekam makin populer. Selain menawarkan beragam manfaat, yang dibutuhkan untuk menjalani sesi pengobatan Bekam dinilai lebih murah ketimbang jalan medis.

Bekam dilakukan dengan teknik menghisap (vakumisasi) pada permukaan menggunakan cawan untuk menimbulkan tekanan negatif. Tekanan ini akan memicu keluarnya drainase berlebih berupa darah kotor dan zat-zat racun. Zat-zat berbahaya akan dikeluarkan bersama darah kotor dari tubuh melalui sayatan tipis yang sengaja dibuat di permukaan . Selanjutnya, perlengketan (adhesi) jaringan ikat akan menurun sehingga memungkinkan darah bersih mengalir ke permukaan dan jaringan otot yang ber-stagnansi. Bekam diklaim oleh para ahli dapat menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya hipertensi, nyeri punggung, migrain, vertigo, gout, hemophilia, reumatik arthritis, sciatica, serta beberapa mental.

Penting:   Manfaat dan Indikasi Terapi Hormon Testosteron pada Pria

Sebuah penelitian tentang pengobatan dengan metode Bekam yang dilakukan pada tahun 2001 dituliskan oleh ilmuwan Damaskus, Muhammad Amin Syaikhu, dalam buku berjudul “Ad Dawa’ul-Ajib”. Dalam buku tersebut, Amin Syaikhu menuliskan data berupa hasil pengobatan Bekam pada beberapa pasien, diantaranya :

memuat...
  • Pada kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun hingga mencapai batas normal.

  • Pada kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik hingga batas normal.

  • Kadar gula darah pada 92,5% pengidap kencing manis turun setelah dilakukan bekam.

  • Jumlah asam urat berlebih turun pada 83,68% dari total subjek penelitian.

  • Pada darah bekam yang keluar, didapati sel eritrosit (sel darah ) yang didalamnya berbentuk aneh, tidak berfungsi normal, dan berpotensi mengganggu kinerja sel lain.

  • Jumlah sel leukosit (darah putih) pada darah bekam yang keluar berjumlah sepersepuluh dari jumlah sel leukosit normal yang seharusnya. Artinya, darah yang keluar memiliki kadar antibodi yang rendah.

  • Kemampuan ikatan zat besi dalam darah bekam sangat tinggi (550-1. 100). Hal ini menunjukkan bahwa bekam dapat agar zat besi yang ada di dalam tubuh tidak ikut keluar bersama darah yang dibuang.

Penting:   Asuhan Keperawatan pada Klien Nyeri Abdomen / Askep Kolik Abdomen

Penelitian yang dipublikasikan oleh ilmuwan Damaskus ini menggelitik banyak pihak untuk melakukan hal serupa, salah satunya Dr. Amir Muhammad Sholih, Dosen Tamu di Universitas Chicago yang juga peraih penghargaan di bidang pengobatan natural di Amerika.

Percobaan dilakukan Dr. Amir pada pasien terinfeksi Hepatitis C yang memiliki kandungan zat besi cukup tinggi dalam darahnya. Pasien dibekam, lalu diberikan obat Interferon dan Riboviron. Hasilnya, kekebalan tubuh pasien meningkat dan memunculkan reaksi positif. Padahal sebelum dibekam, tubuh pasien nyaris tak merespon kedua jenis obat tersebut.

Meski begitu, Dr. Amir masih memperdalam riset berkaitan dengan yang mungkin terjadi akibat penerapan terapi Bekam dalam jangka panjang. Dari pengakuan Dr. Amir, pengobatan Bekam kini telah masuk dalam kurikulum pada beberapa universitas di Amerika.

Penting:   Manfaat Hebat ‘Terapi Air Putih’ untuk Kesehatan

Kata Kunci Pencarian: penelitian tentang bekam

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Hasil Penelitian Buktikan Hebatnya Manfaat Terapi Bekam"