Kesehatan Anak, Pola Asuh, dan Nutrisi Penting pada Periode Kritis Perkembangan Otak Si Kecil

Periode 1.000 hari pertama kehidupan anak merupakan puncak kecepatan pertumbuhan otak manusia. Pada masa tersebut, terdapat dua kesempatan yang hanya terjadi dalam kehidupan Si Kecil. Karena itu, orang tua harus memanfaatkan dengan maksimal untuk tumbuh kembang buah hati.

***

PUNCAK kecepatan pertumbuhan otak manusia tidak terjadi ketika dewasa, melainkan pada 1.000 hari pertama kehidupan Si Kecil. Yakni, mulai masih dalam kandungan hingga mencapai usia 2 tahun. Setelah Si Kecil berusia 2 tahun, berat otaknya telah mencapai 80 persen berat otak orang dewasa. Praktis, ketika sudah melewati masa 1.000 hari pertama, sisa otak yang belum tumbuh hanya berkisar 20 persen.

anak Prof Dr Darto Saharso SpA(K) mengungkapkan, pertumbuhan secara pesat pada otak Si Kecil pada usia kurang dari 2 tahun dikenal sebagai periode kritis. Pada periode yang terjadi hanya sekali dalam seumur hidup itu, otak Si Kecil bersifat plastis atau sangat mudah berubah. "Plastisitas otak Si Kecil yang berusia kurang dari 2 tahun mempunyai dua mata sisi," katanya.

Penting:   Jenis-jenis Gangguan dan Penyakit Kulit

Pada satu sisi, periode kritis merupakan masa terbaik guna membentuk jaringan sirkuit otak yang nanti digunakan Si Kecil untuk tumbuh kembang dengan dan optimal. Dua kunci utama pembentukan jaringan otak pada periode kritis tersebut adalah nutrisi dan stimulasi dini.

Di sisi lain, plastisitas otak Si Kecil saat periode kritis menjadi satu-satunya kesempatan terbaik untuk membentuk otak secara maksimal. Salah satunya, mengembalikan kondisi otak Si Kecil bila terdapat kelainan atau .

Kelainan dan gangguan yang diderita oleh Si Kecil dapat dicegah sejak dalam kandungan. Bunda harus menghindarkan diri dari infeksi dengan melakukan vaksinasi, radiasi, menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat memicu pendarahan.

Saat Si Kecil lahir, orang tua sudah bisa mendeteksi tahap pembentukan otaknya. Beberapa indikator yang menunjukan terjadinya kelainan dan gangguan terhadap otak Si Kecil antara lain tidak menangis atau mengalami penyakit kuning (hipoglikemia atau kadar glukosa rendah pada bayi baru lahir). Mereka pun harus mewaspadai infeksi pada anak seperti atau . Orang tua juga harus menghindarkan Si Kecil mengalami cedera atau trauma pada kepala. Semua hal itu dapat menyebabkan bayi mengalami gangguan pada otak. "Karena itulah, pada 1.000 hari pertama kehidupannya, tumbuh kembang Si Kecil harus terpantau dengan baik, rutin, dan reguler," tegasnya.

Penting:   Mainan yang Cocok Untuk Kreativitas dan Kesehatan Anak
memuat...

1000haripertama

Selain memberikan nutrisi lengkap yang dibutuhkan bagi perkembangan otak, Si Kecil harus mendapat stimulasi sejak dini. Menurut Prof Darto, otak pada masa 1.000 hari pertama belum mampu membedakan sebuah rangsangan yang bersifat negatif atau positif. Semua rangsangan eksternal akan diterima otak Si Kecil dan diserap dengan cepat.

Karena itu, bila Si Kecil mendapat yang kaya rangsangan akan hal-hal positif, dia akan berkembang ke arah yang positif pula. Sebaliknya, bila Si Kecil mendapat stimulasi eksternal yang negatif, sirkuit otak akan terbentuk untuk kemampuan-kemampuan yang bersifat negatif pula.

Ciri otak tersebut harus benar-benar dipahami orang tua. Karena itu, dalam mengasuh anak berusia 2 tahun ke bawah, lingkungan harus diperkaya supaya Si Kecil mendapat lebih banyak kesempatan untuk menerima rangsangan eksternal yang positif.

Penting:   Gangguan dan Masalah Kulit pada Anak : Dermatitis atau Ruam

"Contohnya, sering memberikan senyum dan mengajak Si Kecil tertawa bersama, berkata dengan baik dan santun, atau menghindarkan penglihatan dan pendengaran Si Kecil dari berbagai adegan kekerasan," terang dia.

Mengingat sangat pentingnya periode 1.000 hari pertama untuk perkembangan otak Si Kecil, orang tua harus menggunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Jika tidak, orang tua akan kehilangan kesempatan selamanya. (nuq/c5/aan/jawapos)

Kata Kunci Pencarian: sehat link

author

Leave a reply "Kesehatan Anak, Pola Asuh, dan Nutrisi Penting pada Periode Kritis Perkembangan Otak Si Kecil"