Konsumsi Suplemen Vitamin Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Di abad ke-20 ini terjadi peningkatan luar biasa terhadap konsumsi suplemen . Para pembuat berhasil membuat para konsumen yakin untuk mengkonsumsi suplemen tertentu secara rutin. Namun rupanya dalam beberapa tahun terakhir semakin jelas bahwa ada konsekuensi yang tidak diinginkan dari konsumsi suplemen , bahkan ada efek negatif di dalamnya. Terutama bagi mereka yang sehat dan tak memerlukan dan bagi mereka yang melebihi dosis yang direkomendasikan.

Suplemen Vitamin - health.kompas.com

Suplemen Vitamin - health.kompas.com

Sebuah tinjauan terbaru dari 20 tahun terakhir yang dipresentasikan dalam pertemuan American Association for Cancer Research 2015 menemukan bahwa peningkatan risiko terjadi di kalangan pengguna vitamin. Dr Tim Byers yang mempresentasikan studi melaporkan hasil dari 2012 review yang ia dan lain terbitkan. Ia secara khusus mengacu pada 2 studi terkenal yang menunjukkan peningkatan risiko kanker dari konsumsi vitamin.

Penting:   Benarkah Makan Sebelum Tidur Malam Hari Buruk Untuk Kesehatan?

Dalam percobaan tahun 2011 menemukan peningkatan risiko kanker prostat pada kalangan pria yang mengkonsumsi vitamin E. Hal ini juga telah ditunjukkan pertama kali dalam studi NEJM tahun 1994 silam bahwa beta karoten dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru pada perokok dan mereka yang terkena abses.

Bahkan, antioksidan pada umumnya kekurangan bukti untuk secara keseluruhan serta konsumsi dalam dosis tinggi dapat meningkatkan kanker dan kematian secara keseluruhan.

memuat...

Asam folat dan risiko kanker merupakan topik yang lebih kompleks. Ada bukti bahwa mengkonsumsi folat dapat mengurangi risiko dan kemungkinan kanker usus besar. Terdapat hubungan berbentuk ‘U’ antara dosis dan risiko kanker, namun wanita dengan asupan folat harian antara 153 dan 400 mg menunjukkan berkurangnya risiko kanker payudara secara signifikan dibanding mereka yang mengkonsumsi <153 mg, tetapi tidak untuk orang-orang >400 mg. Walau demikian, ada bukti awal bahwa folat dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kanker.

Penting:   Perlukah Penderita Bipolar Mengonsumsi Obat?

Ada beberapa mekanisme yang memungkinkan melalui asupan vitamin berlebih dapat meningkatkan risiko kanker. Sebab sel-sel kanker secara metabolisme sangat aktif dan mengambil lebih banyak vitamin dari yang diperlukan justru akan memberi makan sel-sel kanker tersebut dan meningkatkan pertumbuhannya.

Dr. Byers memberikan sejumlah bukti lain agar orang tidak perlu takut mengkonsumsi vitamin dan mineral asal pada dosis yang tepat. Namun tidak ada pengganti untuk makanan yang baik. Berikut beberapa rekomendasi spesifik yang penting terkait suplemen:

  • Jangan menggunakan vitamin sebagai pengganti secara keseluruhan.
  • Dapatkan vitamin dan mineral dari diet utuh dengan -buahan dan sayuran yang cukup.
  • Individu yang sehat tak perlu rutin mengkonsumsi suplemen.
  • Jangan mengambil vitamin dan mineral dosis tinggi atau melebihi dosis yang dianjurkan. Penelitian menemukan bahwa efeknya bisa membahayakan.
  • Suplemen pada dosis yang benar dan individu tertentu bisa sangat bermanfaat.
  • Suplemen tertarget seperti asam folat pada wanita usia subur harus mengikuti petunjuk dari .
Penting:   Obat Maag Populer Tingkatkan Risiko Kematian?
author

Leave a reply "Konsumsi Suplemen Vitamin Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker"