Masih Pakai ‘Ear Candle’? Sebaiknya Hentikan mulai Sekarang

Ear candling atau terapi menggunakan Ear candle cukup populer beberapa tahun belakangan. Lilin Auricular ini diklaim dapat mengeluarkan berbagai kotoran telinga dengan bantuan tekanan hisap dari lilin yang terbakar tadi. Di Indonesia, Anda bisa mendapatkan sepasang Ear Candle dengan beberapa lembar uang ribuan, sebuah harga tak masuk akal untuk sebuah alat terapi yang katanya “impor” ini.

ear candle - caduceushealing.info

ear candle - caduceushealing.info

Entah dari mana asal-usulnya, pengobatan kuno Tibet, Cina, Mesir, Amerika pra-Columbus, hingga dikaitkan dengan mitos Atlantis. Pihak penjual selalu mengatakan jika ‘lilin’ ini mampu memberikan berjuta manfaat untuk , bahkan untuk yang terdengar ganjil sekalipun. Membersihkan telinga, memperbaiki fungsi pendengaran, mengurangi nyeri kepala dan tekanan pada sinus, adalah sejumlah manfaat yang terdengar normal. Namun percayakah Anda jika ‘lilin’ ini juga mampu membersihkan aura tubuh hingga menyelaraskan cakra dalam tubuh? terdengar tak lebih dari sekedar ‘gimmick’ yang tak masuk akal.

Ear Candle terbuat dari bahan linen atau katun yang direndam dalam parafin atau beeswax (lilin lebah murni) dan dibiarkan mengeras. Tak lupa dicampurkan essence bunga sebagai aroma terapi. Salah satu produsen Ear Candle di Texas - Amerika Serikat, “White Egret Inc.”, bahkan menyertakan paket Ear Candle lengkap dengan buku manual, video tutorial, piringan, kain tahan api, minyak telinga, dan sebuah alat otoscope.

Penting:   Konsumsi Diet Soda, Menguntungkan atau Merugikan?

Tahapannya, pasien terapi diminta berbaring dengan posisi miring, dan lilin yang ditempatkan di lubang telinga mulai dinyalakan. Tak lupa diletakkan piringan pengaman untuk mencegah residu lilin masuk ke lubang telinga. Setelah lilin ditiup dan dikeluarkan, akan tampak semacam kotoran menempel di sisi dalam lilin. Entah benar kotoran telinga atau hanya tumpukan residu lilin, yang jelas jumlahnya selalu sangat banyak.

Hasil Pengujian

Ear Candle tak jarang ditawarkan dalam berbagai pameran kesehatan di seluruh dunia. Hal ini yang mendasari Rebecca Long, Ketua dari Georgia Council Against Health Fraud, untuk melakukan pengamatan pada Expo 1992 di Atlanta, Georgia.

Awalnya Rebecca sedikit bingung mendengar penjelasan penjual di stan pameran yang mengatakan bahwa telinga terhubung dengan otak dan sinus. Penjual mengatakan jika lilin itu dapat membersihkan semua isi kepala, termasuk otak. Rebecca yang penasaran akhirnya membeli lilin tersebut dengan harga USD 30 dan mempraktikkan pada dirinya sendiri. Dalam percobaan, Rebecca berhenti di tengah jalan karena merasakan telinganya seakan terbakar oleh udara panas yang dihasilkan oleh pembakaran lilin.

Penting:   Nyeri di Pinggang Kanan, Mungkinkah Gejala Sakit Ginjal?
memuat...

Penelitian terbaru dilakukan oleh dua peneliti untuk memastikan kandungan dari residu yang dihasilkan. Percobaan pertama dilakukan dengan membakar lilin dengan ujung yang ditempatkan di dalam telinga, dan pada percobaan kedua dilakukan dengan ujung lilin yang dibiarkan berada di luar. Hasilnya, kotoran yang didapat seluruhnya berasal dari residu lilin.

Kalaupun lilin disebut dapat menciptakan daya hisap, itu hanya isapan jempol. Para peneliti telah yang mengukur tekanan selama ear candling berjalan, dan tidak ada tekanan negatif sedikitpun yang ditimbulkan. Sementara, ide bahwa otak terhubung dengan struktur telinga eksternal adalah sebuah kebohongan. Gendang telinga berada di saluran telinga luar, dimana bagian itu terpisah dengan sinus dan saluran eustachius.

Berbahaya!

Bukan hanya sia-sia, Ear Candling juga dapat menimbulkan risiko serius akibat lelehan lilin panas yang masuk ke lubang telinga. Sebuah survei yang melibatkan 144 dan konsultan THT di tahun 1996 mencatat hasil bahwa sedikitnya ada 14 pasien yang dirugikan akibat aktivitas Ear Candling ini. 13 diantaranya menderita luka bakar eksternal, 7 lainnya menderita obstruksi saluran telinga, dan 1 pasien harus mengalami gendang telinga berlubang.

Penting:   Definisi dan Gejala Kista di Rahim

Selama beberapa tahun terakhir, Food and Drug Administration (FDA) telah melarang impor lilin auricular yang dipasarkan oleh sedikitnya 4 perusahaan asal Kanada, yakni Eropa Cosmetiques, Kencayd Consulting (Candela Ear Candles), Superior Ear, dan Purity of Life.

Di tahun 1993, FDA telah menyita segala perangkat penjualan Ear Candle dari Fayette, Ohio senilai USD 6.000. Dua tahun kemudian, FDA memperingatkan perusahaan Earth Care dan Nature’s Way untuk menghentikan pemasaran produk ini. Menyusul, Kanada juga telah mengeluarkan arahan pelarangan impor lilin telinga.

Kabar paling baru, FDA telah menyurati 15 perusahaan untuk menghentikan promosi penggunaan Ear Candle pada Februari 2010 lalu. Perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut adalah  King Cone International; Indian Mountain Center; Bobalee Originals Manufacturing; International Ear Candle, LLC; Home Remedies Solutions; Harmony Cone; A..J.'s Candles Inc; Wholistic Health Solutions; Wally's Natural Products Inc.; Body Tools; Health, Wealth, & Happiness; White Egret, Inc.; Brennan & McCoy; Amasha; Unisource; dan Herbs, Heirlooms and Homebrew.

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Masih Pakai ‘Ear Candle’? Sebaiknya Hentikan mulai Sekarang"