Nyeri Perut Bawah di Saat Hamil Muda, Normalkah ?

No comment 42898 views

LowAbdominalPainMunculnya rasa ketidaknyamanan perut merupakan keluhan yang umumnya dirasakan oleh kebanyakan ibu hamil. Sebagian besar yang muncul tidak berbahaya, namun bisa jadi yang Anda rasakan merupakan pertanda bahaya. Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika Anda mengalami perut atau kram yang dibarengi dengan munculnya bercak, perdarahan, , menggigil, keputihan, kehilangan kesadaran (pingsan), nyeri saat buang air kecil, atau mual dan muntah. Jika rasa nyeri yang muncul tidak reda setelah Anda beristirahat beberapa menit, maka sebaiknya Anda berhati-hati dan segera berkonsultasi pada dokter Anda. Lalu, masalah serius apa sajakah yang dapat muncul dengan adanya nyeri di perut saat kehamilan?

Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi ketika embrio menempel di luar (biasanya di salah satu saluran tuba faloppi). Kehamilan ektopik dapat memunculkan berbagai gejala seperti sakit pada perut atau panggul, bercak vagina atau pendarahan (berwarna merah atau coklat secara terus menerus atau intermiten), dan nyeri semakin parah saat melakukan aktivitas fisik atau batuk. Jika Anda mengalami gejala lebih parah seperti pendarahan berat atau memiliki tanda-tanda syok (seperti detak tidak teratur, pusing, pucat, kulit lembab dan dingin), atau bahkan pingsan maka sebaiknya segera meminta pertolongan dokter.

Penting:   Sakit Pinggang di awal kehamilan (Trimester pertama)

Pre-eklamsia

Preeklamsia adalah suatu kondisi serius kehamilan dimana Anda memiliki beberapa gejala seprti tekanan darah tinggi setelah 20 kehamilan, adanya dalam urin, hati atau ginjal, sakit kepala terus-menerus, atau perubahan fungsi penglihatan. Gejala lain yang muncul biasanya adalah pembengkakan yang tiba-tiba di wajah atau di sekitar mata, di tangan, dan di kaki atau pergelangan kaki.

memuat...

Saluran Kemih

Sudah menjadi rahasia umum bahwa wanita hamil lebih rentan terkena infeksi saluran kemih. Gejala infeksi kandung kemih adalah nyeri, atau adanya rasa terbakar saat buang air kecil, nyeri di panggul atau nyeri perut bagian bawah (tepat di atas tulang kemaluan), keinginan untuk untuk buang air kecil yang tidak terkendali, urin berbau busuk atau berdarah.

Penting:   Rekomendasi Terbaru Vaksinasi untuk Orang Dewasa

Nyeri Otot Perut

Nyeri otot perut biasanya terjadi secara singkat dan tajam yang biasanya muncul pada satu atau kedua sisi perut bagian bawah, atau di pangkal paha. Nyeri otot perut ini biasanya dimulai pada trimester kedua kehamilan.

Kontraksi Braxton Hicks (Kontraksi Palsu)

Kontraksi ini terjadi sebelum minggu ke 37 dari kehamilan. Kontraksi palsu yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan persalinan premature atau bahkan keguguran.

Placental Abruption

Placental abruption adalah suatu kondisi yang mengancam jiwa di mana plasenta lepas dari rahim, baik sebagian atau seluruhnya sebelum bayi lahir. Placental abruption kadang-kadang dapat menyebabkan perdarahan tiba-tiba dan sangat banyak. Selain itu gejala yang dapat muncul akibat Placental Abruption adalah , sering kontraksi, atau kram pada rahim yang tidak kunjung hilang.

Penting:   Kebiasaan Sehat Ibu Turunkan Risiko Obesitas pada Anak

Persalinan Prematur

Persalinan premature adalah persalinan yang terjadi sebelum minggu ke 37 kehamilan. Gejala yang muncul akibat persalinan premature adalah adanya peningkatan cairan vagina atau perubahan karakteristik cairan ( berdarah atau berwarna merah muda), nyeri perut, kram seperti saat haid, atau mengalami lebih dari 5 kontraksi dalam 1 jam, serta peningkatan tekanan di daerah panggul.

Kata Kunci Pencarian: nyeri di kemaluan saat hamil muda,nyeri perut bawah saat hamil muda normalkah,nyeri perut bawah saat hamil muda,kram perut saat hamil muda normalkah,sakit perut bagian bawah saat hamil muda,nyeri perut saat hamil muda,sakit pinggang saat hamil muda normalkah,nyeri saat hamil muda

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Nyeri Perut Bawah di Saat Hamil Muda, Normalkah ?"