Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI

No comment 2075 views

SAMPAI usia satu tahun, primadona makanan anak adalah (ASI). Tetapi, karena ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan tumbuh kembangnya, maka sejak usia enam , harus ditambahkan makanan pendamping. Menurut WHO, prinsip pemberian makanan pendamping ASI sebaiknya memenuhi tujuh unsur, yaitu:

1. AGE: Makanan pengganti ASI diberikan pada usia enam bulan. Jika terlambat atau terlalu cepat diberikan risikonya bayi tidak dapat cukup untuk pertumbuhan, tumbuh kembangnya lebih lambat, malnutrisi dan defisiensi gizi seperti zat besi, invaginasi.

2. FREQUENCY: Frekuensi pemberian makanan pengganti ASI pada saat awal mulai makan (umur enam bulan) diberikan 1-2 kali sehari, 6-9 bulan berikan 2–3–kali–per hari makan dan dua kali selingan makanan ringan. Umur satu tahun ke atas, berikan 3-4 kali/hari makan dan dua kali selingan.

3. AMOUNT: Jumlah makanan tentu harus diperhatikan, bayi baru mulai makan diberi sesuai selera bayi, lalu tingkatkan secara bertahap. Makanan pengganti ASI umur enam bulan (awal) mulai dengan 2-3 sendok makanan setiap kali makan. Tingkatkan secara bertahap sampai setengah mangkok ukuran 250 ml untuk usia 6-9 bulan. Makanan pengganti ASI setelah umur 9-12 bulan, diharapkan sudah mulai makan setengah sampai tiga perempat mangkok ukuran 250 ml. Makanan pengganti ASI Setelah umur satu tahun, porsi rata-rata satu mangkok ukuran 250 ml.

Penting:   Ketan Hitam, Obat Sakit Gula Darah yang Tak Disangka-sangka

4. TEXTURE: Tahapan tekstur ini jangan terlalu cepat, tapi jangan terlalu lambat juga. Berikut penjelasannya.

6–7 bulan: Mulai dikenalkan makanan padat pertamanya, dimulai dari yang teksturnya encer menyerupai ASI dengan rasa yang tak jauh berbeda dengan ASI. Saat ini dapat diberikan bubur susu, puree sayuran, puree buah. Sebaiknya bayi dikenalkan terlebih dahulu dengan sayur yang rasanya tak seenak buah.

8–9 bulan: Tekstur makanan bayi mulai semakin padat, pada usia ini dapat dikenalkan bubur saring (sebaiknya hindari memblender makanan).

9–12 bulan: Dapat dikenalkan nasi tim yang kadar airnya disesuaikan dengan kemampuan bayi mengunyah dan berlanjut menjadi makin menyerupai table food yang dinikmati oleh anggota keluarga yang lain.

5. VARIETY: Berikan makanan yang bervariasi agar kebutuhan nutrisi terpenuhi setiap harinya. Pada tahap awal pengenalan makanan pengganti ASI sebaiknya berikan makanan tunggal. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan ibu mengenali adanya potensi alergi yang mungkin ditimbulkan bahan pangan. Sebagai contoh: bubur beras merah saja, puree , dan sebagainya.

Puree buah dan sayur sebagai makanan pendamping ASI.

Puree buah dan sayur sebagai makanan pendamping ASI.

Pemberlakuan sistem pemberian pangan tunggal ini berlaku 3-4 hari, baru kemudian beralih ke bahan pangan lain. Sumber protein protein nabati seperti kacang-kacangan serta olahannya maupun protein hewani seperti daging, ayam, atau telur harus diberikan setiap hari. Sebaiknya diberikan bertahap mulai usia tujuh bulan ke atas. Namun, untuk produk utamanya laut ada baiknya sedikit ditunda hingga usia satu tahun. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari risiko timbulnya alergi.

Penting:   Nyeri Haid Hebat, Waspadai Endometriosis
memuat...

Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin A harus diberikan juga setiap hari. Jangan lupa menambahkan lemak dalam makanan, sumber lemak yang dimaksud di antaranya dapat berupa minyak zaitun, butter, santan, dan sebagainya. Selain itu, produk olahan susu seperti keju dan yoghurt boleh mulai diberikan usia delapan bulan ke atas, dengan tetap memperhatikan potensi alergi sert diberikan terbatas.

Hindari pemberian gula dan garam untuk anak di bawah satu tahun. Pemberian gula akan mengajarkan anak suka makanan yang manis sampai besar dan memiliki kecenderungan obesitas dan . Sedangkan penambahan garam sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kerja ginjal bayi. Rasa asin dan manis didapatkan dari rasa makanan saja.

6. ACTIVE/RESPONSIVE: Beri makan bayi langsung dari tangan ibu. Bayi yang lebih besar harus diawasi saat makan sendiri, pelajari kapan anak lapar dan kenyang, berikan makan secara perlahan dan sabar, jangan dipaksa. Bila bayi menolak macam-macam makanan, coba berikan kombinasi makanan, rasa, tekstur, dan cara pembuatan, hindari apa pun yang dapat mengganggu konsentrasi bayi saat makan seperti TV atau mainan, selalu diingat bahwa proses makan adalah proses belajar dan mencurahkan cinta untuk itu ajaklah bicara sambil memberikan makan dan pertahankan kontak mata.

Penting:   5 Masalah Umum pada Anak yang Sering Dianggap Gejala ADHD Padahal Bukan

7. HYGIENE: Jagalah kebersihan makanan saat membuat dan menyimpannya dengan mencuci tangan pengasuh dan anak sebelum membuat makanan dan makan, simpan makanan dengan aman dan makanlah secepatnya setelah dibuat, pakailah alat makan yang bersih, hindari menggunakan botol yang ada sendok ujungnya karena cenderung sulit dibersihkan.
Jadi, makanan apa yang akan ibu berikan untuk anakanak ibu saat memasuki usia enam bulan ke atas? Pilihan ada di tangan ibu. Apa pun yang ibu berikan tidak menjadi masalah asalkan seluruh nutrisi yang dibutuhkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi ibu, cara membuat dan penyimpanan yang benar, dan cara memberikannya pun benar.

Yanny Trimur Cahyaningtyas, S.Gz.
Ahli Gizi dan Kepala Unit Gizi RS Siti Khodijah, Sepanjang

Kata Kunci Pencarian: setelah operasi invaginasi bayi 9 bln apa sdh boleh makan bubur tim

author

Leave a reply "Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI"