Patofisiologi & Pathway Kanker Paru

No comment 4052 views

Kanker Paru

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang terkendali di bagian paru. Jenis kanker ini paling sulit untuk dicegah dan hampir 90% diantaranya berhubungan dengan kebiasaan merokok. Kanker menempati urutan pertama sebagai jenis kanker paling mematikan di dunia. Umumnya, jenis kanker ini lebih banyak menyerang kaum pria ketimbang . Menurut data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012 menyatakan bahwa jumlah penderita kanker paru di Indonesia mencapai 25.322 orang pria dan 9.374 penderita wanita.

Terdapat 2 jenis kanker paru-paru primer berdasar jenis selnya, yakni kanker paru-paru sel kecil atau SCLC  (small-cell lung cancer) dan kanker paru-paru non-sel kecil atau NSCLC (non-small-cell lung cancer). Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) berpeluang 4 kali lebih besar penyebarannya disbanding kanker paru SCLC. Kanker paru-paru sel kecil (SCLC) biasanya hanya terjadi pada para perokok berat, meski begitu penyebaran dan perparahannya lebih cepat dibandingkan dengan kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

Penting:   Berbagai Gangguan dan Penyakit pada Lidah

Patofosologi Kanker Paru

Kanker paru primer dapat diklasifikasikan berdasarkan histologinya, yang semuanya memiliki riwayat dan respon berbeda terhadap tindakan pengobatan. Meski ada beberapa jenis kanker paru, kanker bronkogenik (terjadi di bronkus) merupakan jumlah yang terbanyak, yakni mencapai 95% kasus. Pertumbuhan sel kanker diawali dengan munculnya tumor akibat perubahan epitel yang mengalami metaplasia, hyperplasia, dan dysplasia.

memuat...

Kebanyakan hal ini terjadi akibat penumpukan zat karsinogenik yang berasal dari asap rokok atau limbah udara lainnya yang terakumulasi dalam waktu lama. Bila lesi perifer yang disebabkan oleh metaplasia, hyperplasia dan displasia menembus ruang pleura, biasa timbul efusi pleura, dan bisa diikuti invasi langsung pada kosta dan korpus vertebra. Tumor nantinya akan cenderung menyebar secara langsung ke kelenjar getah bening hilus, dinding dada, dan mediastinum. Penderita awalnya akan mengalami batuk-batuk yang disebabkan oleh  beberapa faktor, diantaranya dan ulcerasi, pneumoni, atau pembentukan abses akibat obtruksi dan infeksi skunder. Obstruksi bronkus yang timbul mengakibatkan timbulnya hemoptysis, demam, wheezing (mengi), dan dyspnea ringan. Hal ini juga dapat menyebabkan munculnya nyeri dada akibat penyebaran neoplastik ke mediastinum. Pada stadium lanjut, penurunan biasanya menunjukkan adanya metastase, terutama pada selaput jantung yang berdempetan. Kanker paru dapat bermetastase ke struktur – struktur terdekat seperti kelenjar limfe, dinding esofagus, pericardium, , tulang rangka.

Penting:   Ciri-ciri Penyakit Malaria

Kanker Paru

 

Pathway CA Paru

Kata Kunci Pencarian: patofisiologi ca paru,patofisiologi kanker paru,pathway tumor mediastinum,woc kanker paru,patofisiologi ca pulmonal,patofisiologi cv paru,patofisiologi kanker paru paru,patofisiologi kanker paru-paru

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Patofisiologi & Pathway Kanker Paru"