Pengobatan dan Terapi untuk Pasien Hipertiroid

No comment 2072 views

Hipertiroid merupakan suatu kondisi dimana terjadi kelebihan kadar hormon tiroid dalam tubuh. Hipertiroid menyebabkan segala sesuatu dalam tubuh kita bekerja lebih cepat dari seharusnya, termasuk metabolisme. Tak heran, orang yang mengalami hipertiroidisme mengalami penurunan berat badan dengan cepat, detak yang berdegup terlalu kencang, keringat berlebih, dan mudah gugup. Jika tidak segera diatasi, Hipertiroid akan membawa efek berbahaya bagi , tulang, dan dapat mengakibatkan thyroid storm.

www.wisegeek.org

www.wisegeek.org

Hipertiroid disebabkan oleh auto imun yang menyerang kelenjar tiroid, sehingga memicu aksi perlawanan kelenjar tiroid dengan memproduksi lebih banyak hormon tiroid. Seperti kebanyakan penyakit hormonal lainnya, hipertiroid juga umumnya merupakan penyakit turunan. Selain itu, hipertiroid dapat disebabkan oleh kelenjar tiroid atau (toxic adenoma).

Penting:   5 Macam Sakit Kepala dan Cara mengatasinya

Pengobatan untuk hipertiroid yang dilakukan sejauh ini sangat bergantung pada penyebab hipertiroid, usia penderita, kondisi fisik, tingkat keparahan ( yang muncul), serta riwayat kesehatan penderitanya. Pengobatan Hipertiroid umumnya dilakukan melalui 4 cara, yakni Radioaktif Yodium, Obat-obatan Anti-tiroid, Beta blocker, dan Bedah (Tiroidektomi).

Terapi Radioaktif Yodium

Zat yodium radioaktif dimasukkan ke tubuh dengan cara diminumkan pada pasien. Terapi ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusutkan kelenjar dan meredakan gejala yang ditimbulkan. Terapi ini biasanya dilakukan dalam jangka waktu 3-6 bulan. Dalam masa penggunaan selama lebih dari 60 tahun, terapi radioaktif yodium terbukti aman. Namun, Anda dianjurkan untuk mencari alternatif pengganti hormon tiroksin akibat penurunan fungsi tiroid (hypotiroidisme).

memuat...

Obat-obatan Anti Tiroid

obat-obatan ini bekerja secara bertahap dengan cara menekan gejala hipertiroidisme dan mencegah kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon berlebih. Obat yang seringkali digunakan diantaranya Propiltiourasil dan Metimazol (Tapazole). Setelah pengobatan dilakukan selama 6-12 minggu, gejala hipertiroid akan mulai membaik. Tetapi sebaiknya, pasien tetap harus menjalani pengobatan hingga setahun ke depan untuk mencegah kekambuhan. Penggunaan kedua obat ini harus mendapat perhatian khusus dari dokter karena dapat menyebabkan kondisi kerusakan hati yang serius.

Penting:   Olahraga Pagi Sebelum Sarapan Ternyata Lebih Efektif Membakar Lemak

Beta blocker

Jenis obat ini biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi karena mampu mengurangi tekanan pada detak jantung. Fungsi inilah yang membuat obat-obatan jenis Beta Blocker juga disarankan oleh dokter untuk dikonsumsi para penderita hipertiroid. Obat ini memiliki beberapa efek samping, diantaranya kelelahan, sakit kepala, sakit perut, sembelit, dan diare.

Operasi Tiroidektomi

Operasi pembedahan lebih disarankan untuk penderita hipertiroid yang tengah hamil atau tidak toleran terhadap obat-obatan anti-tiroid dan beta blocker. Dalam prosedur Tiroidektomi, dokter akan membuang dari kelenjar tiroid Anda.

Operasi ini melibatkan risiko kerusakan pita suara. Selain itu, mereka yang telah menjalani operasi pemotongan kelenjar tiroid ini akan membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk memastikan jumlah hormon tiroid yang didapat sebanding dengan yang diperlukan oleh tubuhnya. Pasien juga memerlukan beberapa jenis obat-obatan untuk menjaga kadar kalsium dalam darah agar tetap normal.

Penting:   Penyakit Ataksia : Jenis, Gejala, dan Penyebab Ataxia

Kata Kunci Pencarian: terapi hipertiroid,hipertiroid,obat hipertiroid,penyembuhan hipertiroid,hiper tiroid,hipertiroid terapi,hipertyroid,jangka waktu penatalaksanaan hipertiroid

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Pengobatan dan Terapi untuk Pasien Hipertiroid"