Penyakit Degeneratif Tulang : Osteoporosis dan Penyebabnya

No comment 3403 views

Osteoporosis adalah di mana kepadatan tulang berkurang sehingga menyebabkan tulang menjadi lemah dan rentan terhadap patah tulang. Kondisi ini lebih sering terjadi pada manula, tetapi dapat juga terjadi pada semua usia baik laki-laki dan perempuan.

osteo_po

Pada , Menopause akan meningkatkan resiko osteoporosis. Hal ini disebabkan karena yang menjadi sumber pertahanan kekuatan tulang pada , tidak lagi diproduksi oleh setelah menopause. Selain itu massa tulang wanita yang lebih ringan 30% dibandingkan pria juga menjadi salah satu pemicunya. yang kaya kalsium dan vitamin D dan latihan rutin menahan beban merupakan langkah penting untuk osteoporosis.

Terdapat 2 jenis Osteoporosis, yaitu dan sekunder.

  1. Osteoporosis Primer

Osteoporosis primer terjadi jika proses perusakan tulang lebih cepat dari produksi tulang, dikarenakan fungsi organ/hormone yang menurun. Jenis ini lebih banyak terjadi pada wanita setelah menopause.

Penting:   Kiat Pemanfaatan Waktu Luang untuk Kesehatan

     2.  Osteoporosis Sekunder

Osteoporosis sekunder dapat terjadi pada usia muda dan setengah baya. Osteoporosis sekunder dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya :

  • Konsumsi obat-obatan  kortikosteroid
  • Penyakit kronis seperti anoreksia nervosa (gangguan makan yang menyebabkan kekurangan gizi)
  • Melakukan latihan berlebihan (pada wanita)sehingga mengganggu siklus menstruasi dan produksi estrogen.

 

Penyebab Osteoporosis

 

Tulang terdiri sebagian besar dari mineral seperti kalsium. Tulang-tulang tubuh kita terus-menerus rusak dan diganti dengan tulang baru. Siklus membangun tulang baru ini memakan waktu sekitar 100 hari dan dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan tubuh kita (seperti estrogen pada wanita) dan juga oleh kadar kalsium dan vitamin D. Osteoporosis terjadi ketika jaringan tulang dan mineral yang hilang lebih cepat dari tulang yang menggantikan .

Penting:   Tingkatkan Kualitas Tidur, Alasan Lain Mencoba Yoga
memuat...

Selain itu, juga terdapat beberapa factor yang diduga dapat meningkatkan risiko osteoporosis, diantaranya:

  • Penurunan kadar hormon estrogen setelah menopause

Tingkat kerapuhan tulang meningkat secara signifikan setelah menopause karena indung telur berhenti memproduksi estrogen,    hormon yang memainkan peran utama dalam proses perbaikan tulang. Atlet wanita dan wanita yang menderita anoreksia nervosa juga beresiko lebih tinggi terkena  osteoporosis. Wanita yang mengalami menopause dini (sebelum 45 tahun) lebih cenderung terkena osteoporosis.

  • Riwayat Keluarga menderita Osteoporosis

Osteoporosis cenderung menurun dalam garis keluarga. Orang-orang keturunan Eropa dan Asia adalah yang paling berisiko.

Faktor gaya hidup seperti merokok dan minum minuman beralkohol secara berlebihan, minum obat tertentu (seperti kortikosteroid), dan memiliki kondisi medis tertentu (misalnya  penyakit Crohn, penyakit celiac, hipertiroidisme primer, rheumatoid arthritis, dan hipogonadisme) juga dapat menyebabkan tulang keropos. Orang dengan diabetes tipe juga lebih beresiko terkena osteoporosis dibandingkan mereka yang tanpa diabetes.

  • Kurang olahraga
Penting:   Perbedaan Tumor dan Kanker

Orang-orang yang aktif secara lebih rendah peluangnya mengalami osteoporosis, karena tulang mereka lebih kuat dan lebih kecil kemungkinannya untuk keropos. Sebaliknya, orang yang terbaring di tempat tidur atau tidak aktif untuk jangka waktu yang panjang akan kehilangan massa tulang sangat cepat dan berisiko tinggi terkena osteoporosis.

  • Kekurangan kalsium

Anak-anak, remaja, dan orang dewasa perlu asupanan vitamin dan mineral yang cukup. Kalsium dan vitamin D sangat penting dalam pemeliharaan kesehatan tulang dan sebagai pencegahan osteoporosis.

 

 

Kata Kunci Pencarian: osteoporosis termasuk degenerayif

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Penyakit Degeneratif Tulang : Osteoporosis dan Penyebabnya"