Penyakit Liver dan Pengobatannya

No comment 3485 views

HepatocellularLiver atau Hati adalah organ padat terbesar dalam tubuh dan juga dianggap sebagai kelenjar karena berfungsi memproduksi empedu. Hati terletak di bagian kanan atas perut yang dilindungi oleh tulang rusuk. Hati terbagi atas 2 lobus utama.

Penyakit hati didefinisikan pada setiap fungsi hati yang menyebabkan penyakit. Organ hati memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh dan ketika bagian dari hati mengalami atau terluka, maka  fungsi-fungsinya akan hilang dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tubuh. Penyakit hati adalah istilah luas yang mencakup semua potensi masalah yang menyebabkan kegagalan hati untuk melakukan fungsi normalnya. Gejala paling klasik dari Penyakit Liver, diantaranya adalah:

  • mual
  • muntah
  • rasa nyeri di kuadran kanan atas perut
  • jaundice (perubahan warna kuning pada karena konsentrasi bilirubin tinggi dalam aliran darah).
  • kelelahan, kelemahan dan penurunan secara cepat tanpa disertai penurunan nafsu makan.

Ada berbagai obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit hati. Kadang-kadang diperlukan pengobatan khusus untuk penyakit hati disesuaikan dengan penyebabnya. Vitamin atau mineral, yang mungkin tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh karena fungsi hati yang buruk, dapat diberikan sebagai suplemen. Berikut ini adalah beberapa jenis dari obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit liver.

Antibiotik

Antibiotik sering digunakan pada pasien dengan penyakit hati. Antibiotik terkadang digunakan secara tindakan preventif, ketika pasien memiliki gejala berulang dari infeksi saluran-saluran empedu (kolangitis) atau infeksi berulang pada ascites hati ( hati yang berisi air). Antibiotik intravena adalah yang paling banyak digunakan karena kerjanya yang cepat.

Penting:   Produk Makanan Bebas Gluten, Bermanfaat atau Berbahaya?

Antihistamin (Anti gatal)

Antihistamin hydroxyzine (Atarax) dan diphenhydramine (Benadryl) sering digunakan sebagai obat pertama. Obat ini digunakan untuk mengurangi rasa gatal akibat efek bilirubin dalam darah , dan membantu menenangkan penderita. Obat yang memiliki dosis lebih tinggi adalah Rifampin, namun harus berhati-hati dengan penggunaan jangka panjangnya.

Ursodeoxycholic acid (Actigall atau Urso) juga dapat membantu mengurangi gatal dengan menyebarkan di aliran empedu. Jenis obat antihistamin lainnya adalah Questran dan Nalokson.

memuat...

Obat-obatan Imun (menekan sistem kekebalan tubuh)

Prednison adalah obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati autoimun serta untuk mencegah reaksi penolakan pada pasien transplantasi hati. Kortikosteroid biasanya diproduksi oleh tubuh dalam jumlah kecil. Azathioprine atau Imuran (atau obat terkait yang disebut 6-MP atau 6-merkaptopurin) juga dapat digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh, biasanya dalam konteks autoimun.

Penting:   Penyebab Penyakit Leukimia

Ribavirin adalah obat oral yang digunakan untuk pengobatan hepatitis C kronis Obat ini dapat menyebabkan anemia karena hemolisis, proses di mana sel-sel darah dirombak kembali.

Obat-obatan Diuretik (mencegah perparahan asites)

Obat-obatan diuretik (meningkatkan produksi urin) biasanya digunakan untuk membantu membersihkan tubuh dari kelebihan cairan. Beberapa jenis obat-obatan diuretik yang digunakan pada penderita penyakit hati antara lain,

Spironolactone (aldactone)berfungsi menghambat  hormon yang membuat pasien dengan sirosis menahan cairan.

Furosemide (Lasix) adalah diuretik jenis lain yang membuat pasien buang air kecil lebih sering dari biasanya.

Vitamin

Hati memproduksi empedu, yang membantu tubuh menyerap lemak dari . Jika fungsi hati terganggu atau terblokir, maka lemak tidak dapat diserap. Hal ini akan menyebabkan tubuh kekurangan vitamin, terutama vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A, D, E dan K.

Vitamin A

Vitamin A biasa diresepkan secara oral dengan dosis 5.000 sampai 10.000 IU/hari. Sangat penting untuk tidak memberikan vitamin A secara berlebihan karena dapat menyebabkan pembengkakan otak.

Penting:   Sistem Informasi Kesehatan

Vitamin D

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kerapuhan tulang atau bahkan patah tulang. Vitamin D yang dibutuhkan tubuh adalah sebesar 8.000 IU/hari. Mengkonsumsi vitamin D berlebihan mungkin tidak berbahaya bagi tubuh, namun akan terbuang percuma dalam darah.

Vitamin E

Kekurangan akan vitamin E dapat menyebabkan munculnya masalah pada sistem dan kulit. Suplemen vitamin E yang paling ideal untuk tubuh adalah jenis Liqui-E atau vitamin E TPGS-terkonjugasi.

Vitamin K

Vitamin K diperlukan hati untuk proses pembekuan darah terutama saat terjadi luka. Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan perdarahan hebat pada organ-organ internal tubuh atau bahkan di otak. Hal inilah yang diduga dapat menyebabkan stroke. Anjuran dosis supleme vitamin K adalah antara 2,5 hingga 10 mg/hari secara oral, namun pada pasien tertentu yang mengalami gangguan parah pada penyerapan vitamin sebaiknya diberikan secara injeksi (suntikan).

Kata Kunci Pencarian: antibiotik untuk liver,antibiotik untuk pasien dengan kerusakan hati,antibiotik u hepatitis,antibiotik untuk penyakit liver,antibiotik yang aman untuk gangguan fungsi hati,kegunaan spironolacatone untuk liver com,obat oral untuk penderita liver,terapi gangguan hati dan asites injeksi

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Penyakit Liver dan Pengobatannya"