Penyakit ‘Seperti Flu’: Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Saat ini, kita berada di tengah flu. Jadi, wajar jika banyak orang yang pergi ke dokter atau puskesmas untuk berobat, karena mungkin mereka menganggap sedang terserang flu. Tetapi, bagaimana jika dokter justru mendiagnosis Anda dengan ‘penyakit seperti flu’? Ini bisa menjadi istilah yang membingungkan. Jadi, kami akan mencoba merinci perbedaan di antara keduanya.

Penyakit ‘Seperti Flu’ - wartakota.tribunnews.com

Penyakit ‘Seperti Flu’ - wartakota.tribunnews.com

Perbedaan Flu dan Penyakit ‘Seperti Flu’

Menurut CDC, flu adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan kadang-kadang paru-paru. Beberapa gejala gangguan tersebut di antaranya demam, batuk dan sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, otot dan badan terasa sakit, sakit kepala, serta kelelahan.

Sementara, ‘penyakit mirip flu’ adalah kategori yang lebih luas. CDC menuturkan bahwa jika Anda menderita penyakit seperti flu, Anda akan mengalami demam minimal 100 derajat Fahrenheit dan batuk atau sakit tenggorokan, meski gejalanya tidak diketahui. Lalu, bagaimana dokter mengetahui apakah Anda menderita flu atau penyakit seperti flu?

Flu didiagnosis dari tes usapan hidung atau tenggorokan Anda. Sementara, penyakit mirip flu adalah diagnosis klinis, yang berarti tidak melibatkan tes resmi. Seorang dokter hanya memutuskan dengan memeriksa Anda. Penyakit mirip flu bisa menjadi diagnosis saat dokter tidak yakin virus mana yang sedang ‘bermain’ karena tanda dan gejala pilek dan beberapa virus pernapasan lainnya bisa sulit dibedakan dari flu.

“Penyakit mirip flu dapat mencakup virus pernapasan lain yang dapat membuat orang merasa seperti itu (virus flu biasa, RSV, para-influenza, bahkan rhinovirus), penyebab paling dari flu biasa”  kata Angela Campbell, MD, seorang petugas medis di Divisi Flu CDC di Atlanta. “Semua bisa menimbulkan gejala yang mirip dengan flu.”

Sementara itu, Michael Ison, MD, seorang profesor penyakit menular dan transplantasi organ di Universitas Northwestern di Evanston, IL, mengatakan terlepas dari penyebabnya, pengobatannya serupa. “Apa yang dikatakan penyakit mirip influenza kepada kita adalah bahwa Anda memiliki virus yang mungkin memengaruhi sistem pernapasan Anda yang membuat Anda merasa lelah, dan tidak ada yang baik untuk virus ini, jadi kami hanya mengobati gejala,” katanya.

memuat...

“Uji flu mungkin bermanfaat untuk beberapa orang, tetapi untuk sebagian besar orang, Anda tidak perlu mengharapkan untuk menerima tes,” timpal Campbell. “Kebanyakan orang mungkin tidak memerlukan pengujian karena tidak akan mengubah apa yang direkomendasikan dokter Anda dalam hal perawatan simtomatik.”

Pengobatan Penyakit ‘Seperti Flu’

CDC mengatakan bahwa obat antiviral adalah pilihan pengobatan untuk flu. Mereka dapat mengurangi gejala dan mempersingkat waktu Anda sakit satu atau dua hari. Badan tersebut menambahkan bahwa obat itu paling efektif bila diminum dalam 48 jam setelah dimulainya gejala, walaupun mereka masih dapat membantu memerangi komplikasi flu berat saat diberikan setelah itu.

Apakah Anda menderita flu atau penyakit seperti flu, dokter juga merekomendasikan Anda untuk

  • Minum banyak cairan. Demam dan bisa membuat dehidrasi, terutama bagi orang yang lebih muda dan lebih tua. Pasalnya, penyakit ini tidak hanya membuat Anda tidak nyaman, juga dapat memengaruhi perkembangan pneumonia.
  • Istirahat dan banyak , karena tubuh Anda membutuhkan waktu istirahat untuk pulih.
  • Konsumsi obat anti-flu untuk mengobati berbagai gejala, seperti hidung tersumbat dan batuk. Tylenol, Advil, atau Motrin dapat membantu mengendalikan demam dan nyeri.
  • Gunakan uap dari shower air untuk melembapkan selaput lendir, buka sinus Anda, dan beri air jika hidung tersumbat.
  • Dokter mengatakan penting untuk mengetahui bahwa antibiotik tidak akan membantu flu karena mereka hanya mengobati infeksi bakteri. Antivirus dapat menjadi pilihan untuk mengobati penyakit flu dan seperti flu.

Pencegahan Flu dan Penyakit ‘Seperti Flu’

Dokter mengatakan hal terbaik yang bisa Anda lakukan agar tidak sakit adalah mendapatkan vaksin flu pada awal musim flu. Ini bisa melindungi Anda dari serangan flu, atau bisa membuat gejala Anda kurang parah. CDC mengatakan bahwa vaksinasi flu juga mengurangi kematian, penerimaan ke unit perawatan intensif (ICU), berapa lama orang tinggal di ICU, dan jumlah waktu yang dihabiskan di rumah sakit akibat flu.

Jika Anda memiliki kondisi seperti diabetes, penyakit paru-paru, , atau kondisi lain yang menekan sistem kekebalan tubuh Anda, atau jika Anda lebih tua, Anda mungkin juga ingin menghindari keramaian jika wabah flu menyapu daerah Anda. Jika Anda sakit, lakukan apa yang Anda bisa agar tidak menyebar ke orang lain, seperti tetap tinggal di rumah, hindari menyentuh hidung, hingga menutup mulut ketika bersin.

Penting:   Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Sekunder
author

Leave a reply "Penyakit ‘Seperti Flu’: Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan"