Penyebab dan Jenis-jenis Diabetes Insipidus

No comment 1020 views

Diabetes Insipidus (DI) merupakan sebuah penyakit langka yang menyebabkan penderitanya sering berkemih atau buang air kecil. DI akan sering buang air kecil, terutama di malam hari, sehingga sangat mengganggu aktifitas dan tak jarang membuat penderitanya mengompol saat . Jika penderitanya tidak minum cukup banyak air, akan sangat rentan terkena dehidrasi. Itulah mengapa, penderita Diabetes Insipidus disarankan untuk minum sekitar 2-2,5 liter air dalam sehari.

rhizomananopropolis.com

rhizomananopropolis.com

Diabetes Insipidus disebabkan oleh adanya masalah pada hormonal, khususnya pada antidiuretik (ADH) atau disebut vasopressin. ADH diproduksi oleh hipotalamus dan disimpan di kelenjar hipofisis hingga tiba saatnya digunakan. ADH bertugas mengatur kadar air dalam tubuh dengan mengendalikan jumlah urin yang dihasilkan oleh ginjal.

Penting:   Data Jumlah Penderita Kanker di Indonesia

Normalnya, hormon ADH akan dilepaskan ketika kadar air dalam tubuh sedang menurun, sehingga produksi urin dapat ditekan untuk membatasi jumlah cairan yang keluar dari tubuh. Namun, hal ini tidak terjadi pada penderita Diabetes Insipidus. Di tubuh penderita DI, ADH gagal mengatur kadar air yang keluar sehingga urin yang diproduksi menjadi terlalu banyak dari yang seharusnya.

Diabetes Insipidus dikelompokkan menjadi beberapa sesuai dengan penyebab dan sistem tubuh mana yang dipengaruhinya.

memuat...

Diabetes Insipidus Sentral

Penyebab utama diabetes insipidus sentral pada orang dewasa adalah kerusakan kelenjar hipofisis atau hipotalamus. Hal ini paling sering terjadi akibat operasi, tumor, peradangan, atau cedera kepala. Sedangkan pada anak-anak, penyebab yang paling sering adalah gangguan genetik yang diturunkan oleh orangtuanya. Pada kasus DI Sentral, ADH mengalami gangguan pada produksi, penyimpanan, maupun pelepasan.

Penting:   Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Sehat

Diabetes Insipidus Nefrogenik

Diabetes Insipidus Nefrogenik terjadi ketika ada kerusakan atau kecacatan di dalam tubulus ginjal, yakni bagian dalam ginjal yang bertugas menyerap dan membuang cairan. Kerusakan ini menyebabkan ginjal tak dapat merespon ADH. Kebanyakan kasus DI Nefrogenik disebabkan oleh masalah genetik keturunan, gangguan ginjal kronis, atau konsumsi -obatan tertentu seperti lithium dan demeclocycline.

Diabetes Insipidus Gestasional

Wanita juga dimungkinkan terkena Diabetes Insipidus yang disebut DI Gestasional. DI pada ibu terjadi ketika enzim yang diproduksi oleh plasenta menghancurkan ADH yang telah diproduksi oleh tubuh si Ibu. Gejala ini biasanya hanya terjadi saat kehamilan terjadi dan akan segera berakhir setelah si Ibu melahirkan.

Penting:   Tanda-Tanda Kanker Usus Besar

Diabetes Insipidus Dipsogenik

Kondisi ini disebut juga Polidipsia primer atau Polidipsia psikogenik. Penyebabnya adalah asupan air berlebihan dalam jangka panjang, sehingga merusak ginjal dan menekan ADH. Polidipsia primer terbentuk akibat kacaunya mekanisme pengatur rasa haus yang terletak di hipotalamus, juga dapat disebabkan oleh penyakit mental.

Kata Kunci Pencarian: kenapa enzim yg dihasilkan plasenta merusak adh ibu,Paha pd

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Penyebab dan Jenis-jenis Diabetes Insipidus"