Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru

No comment 5113 views

Kanker Paru adalah utama kematian terkait kanker di hampir seluruh negara di dunia. Sejarah penyebaran kanker -paru adalah terjadi lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita. Pada pria jumlahnya mengalami penurunan sejak tahun 1980 di seluruh dunia. Sebalinya pada wanita malah meningkat di tahun 1980an, namun kemudian mulai turun pada tahun 2000-an. Kanker -paru memiliki prognosis yang buruk, itu artinya siapapun yang telah didiagnosis terkena kanker -paru lebih kecil kemungkinannya untuk sembuh daripada kemungkinan perparahannya.

Karsinoma sel kecil paru (SCLC, berjumlah 15% dari semua kasus kanker paru-paru) dan karsinoma paru non-sel-kecil (NSCLC, 85% sisanya) adalah 2 klasifikasi utama dari kanker paru-paru. Kanker paru-paru non-sel-kecil (NSCLC) selanjutnya diklasifikasikan lagi menjadi karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan karsinoma sel-besar.

Penting:   Definisi Kesehatan Menurut WHO

Tidak dapat dipungkiri bahwa merokok menjadi faktor risiko paling besar terkait kanker paru-paru. Sekitar 85% dari pengidap kanker paru-paru merupakan perokok aktif. Hal ini tidak mengherankan karena risiko kanker paru-paru meningkat berbanding lurus dengan durasi, intensitas, dan kedalaman paru-paru menghirup asap. Rokok mengandung beberapa zat karsinogen (pemicu sel kanker) seperti Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) yang memiliki sifat seperti benzo [α] pyrene sehingga menyebabkan terjadinya mutasi pada gen p53 (suatu molekul tumor paru) yang disebabkan oleh mutagen tembakau. Senyawa N-nitroso adalah senyawa selanjutnya yang menjadi kelompok utama bahan kimia yang ditemukan dalam asap tembakau. Selain itu zat yang paling berbahaya adalah Nikotin, zat ini menyebabkan merokok dan juga merupakan zat karsinogenik.

memuat...

Nikotin yang diikat oleh dapat merangsang saraf simpatis (yang berhubungan dengan peningkatan denyut dan tekanan ), serta sistem saraf parasimpatis (yang berhubungan dengan motilitas usus dan relaksasi). Kecanduan pada nikotin dapat menyebabkan pelepasan hormon dopamin dari nucleus accumbens, yang kemudian menyebabkan kecanduan.

Penting:   Hindari 5 Jenis Makanan Pantangan Sakit Ginjal

Perokok non-aktif atau pasif didefinisikan sebagai orang-orang yang merokok kurang dari 100 batang rokok selama hidup mereka. Di seluruh dunia, ada sekitar 25% penderita kanker paru-paru yang merupakan perokok pasif. Sejumlah faktor risiko dari lingkungan juga diidentifikasi menjadi penyebab lain dari kanker paru-paru seperti timbunan zat penyusun asbes, tar, dan sejumlah logam seperti arsenik, kromium, dan nikel.

Kanker paru-paru tak berbeda dengan kanker lainnya, dimulai dengan adanya inisiasi karsinogen yang diinduksi, kemudian diikuti dengan periode perparahan dan kemajuan dalam tahapan. Rokok dan semua faktor risiko lainnya berperan sebagai agen karsinogenesis yang mendukung mutasi genetik pada pengidapnya. Paparan asap yang terus-menerus memungkinkan terjadinya mutasi tambahan, apalagi jika mengandung senyawa seperti nikotin, fenol, dan formaldehida.

Penting:   Pengertian Penyakit Lupus beserta Fakta yang menyertai Lupus

Waktu tunda antara onset merokok dan timbulnya kanker biasanya memerlukan waktu yang panjang, yaitu sekitar 20-25 tahun untuk pembentukan kanker. Risiko kanker dapat berkurang jika seseorang telah berhenti merokok, namun pertumbuhan sel kanker dapat tetap berlanjut selama proses karsinogenesis masih terjadi.

Kata Kunci Pencarian: pathway ca paru,pathway kanker paru,bagaimana proses terjadinya kanker paru-paru,mekanisme kanker paruparu besrta gambar,mekanisme perjalanan karsinoma paru,pathway kanker dan karsinogenesis,proses terjadinya kanker paru-paru,proses terjadinya kanker paru-paru?

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru"