Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru

No comment 5226 views

Kanker ParuKanker paru-paru adalah utama kematian terkait kanker di hampir seluruh negara di dunia. Sejarah penyebaran kanker paru-paru adalah terjadi lebih tinggi pada pria dibandingkan . Pada pria jumlahnya mengalami penurunan sejak tahun 1980 di seluruh dunia. Sebalinya pada malah meningkat di tahun 1980an, namun kemudian mulai turun pada tahun 2000-an. Kanker paru-paru memiliki prognosis yang buruk, itu artinya siapapun yang telah didiagnosis terkena kanker paru-paru lebih kecil kemungkinannya untuk sembuh daripada kemungkinan perparahannya.

Karsinoma sel kecil paru (SCLC, berjumlah 15% dari semua kasus kanker paru-paru) dan karsinoma paru non-sel-kecil (NSCLC, 85% sisanya) adalah 2 klasifikasi utama dari kanker paru-paru. Kanker paru-paru non-sel-kecil (NSCLC) selanjutnya diklasifikasikan lagi menjadi karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan karsinoma sel-besar.

Penting:   Kesegaran dan Khasiat Infused Water untuk Kesehatan

Tidak dapat dipungkiri bahwa merokok menjadi faktor risiko paling besar terkait kanker paru-paru. Sekitar 85% dari pengidap kanker paru-paru merupakan perokok aktif. Hal ini tidak mengherankan karena risiko kanker paru-paru meningkat berbanding lurus dengan durasi, intensitas, dan kedalaman paru-paru menghirup asap. Rokok mengandung beberapa zat karsinogen (pemicu sel kanker) seperti Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) yang memiliki sifat seperti benzo [α] pyrene sehingga menyebabkan terjadinya mutasi pada gen p53 (suatu molekul tumor paru) yang disebabkan oleh mutagen tembakau. Senyawa N-nitroso adalah senyawa selanjutnya yang menjadi kelompok utama bahan yang ditemukan dalam asap tembakau. Selain itu zat yang paling berbahaya adalah Nikotin, zat ini menyebabkan kecanduan merokok dan juga merupakan zat karsinogenik.

Penting:   Ciri-ciri yang Muncul pada Penderita kanker Serviks
memuat...

Nikotin yang diikat oleh darah dapat merangsang saraf simpatis (yang berhubungan dengan peningkatan denyut dan tekanan darah), serta saraf parasimpatis (yang berhubungan dengan motilitas usus dan relaksasi). Kecanduan pada nikotin dapat menyebabkan pelepasan hormon dopamin dari nucleus accumbens, yang kemudian menyebabkan kecanduan.

Perokok non-aktif atau pasif didefinisikan sebagai orang-orang yang merokok kurang dari 100 batang rokok selama hidup mereka. Di seluruh dunia, ada sekitar 25% penderita kanker paru-paru yang merupakan perokok pasif. Sejumlah faktor risiko dari lingkungan juga diidentifikasi menjadi penyebab lain dari kanker paru-paru seperti timbunan zat penyusun asbes, tar, dan sejumlah logam seperti arsenik, kromium, dan nikel.

Kanker paru-paru tak berbeda dengan kanker jenis lainnya, dimulai dengan adanya inisiasi karsinogen yang diinduksi, kemudian diikuti dengan periode perparahan dan kemajuan dalam tahapan. Rokok dan semua faktor risiko lainnya berperan sebagai agen karsinogenesis yang mendukung mutasi genetik pada pengidapnya. Paparan asap yang terus-menerus memungkinkan terjadinya mutasi tambahan, apalagi jika mengandung senyawa seperti nikotin, fenol, dan formaldehida.

Penting:   Cara Menciptakan Lingkungan Sehat

Waktu tunda antara onset merokok dan timbulnya kanker biasanya memerlukan waktu yang panjang, yaitu sekitar 20-25 tahun untuk pembentukan kanker. Risiko kanker dapat berkurang jika seseorang telah berhenti merokok, namun pertumbuhan sel kanker dapat tetap berlanjut selama proses karsinogenesis masih terjadi.

Kata Kunci Pencarian: pathway ca paru,pathway kanker paru,proses terjadinya kanker paru,konsep dasar kecanduan,mekanisme karsinoma paru,pathway kanker dan karsinogenesis,Pathway kanker paru-paru akibat rokok, kanker paru

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru"