Produk Pewarna Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Selama bertahun-tahun, keamanan produk rambut memang telah diperdebatkan selama. Kini, paling baru menunjukkan bahwa hitam yang menggunakan pewarna rambut hitam menghadapi risiko payudara yang lebih tinggi, sementara pelemas dan pelurus kimia meningkatkan peluang pada wanita dengan berwarna putih.

Pewarna Rambut - www.beritakapan.com

Pewarna Rambut - www.beritakapan.com

Menurut studi yang diterbitkan jurnal Carcinogenesis pada bulan Juni 2017 ini, periset bertanya kepada 4.285 wanita kulit putih dan hitam New York City dan New Jersey tentang penggunaan produk rambut mereka masa lalu. Usia mereka berkisar antara 20 tahun sampai 75 tahun dan hampir 2.280 antaranya adalah penderita kanker payudara. Ide penelitian sendiri adalah untuk membandingkan penggunaan produk rambut kalangan wanita yang menderita kanker payudara dan wanita yang tidak terkena penyakit ini.

Studi tersebut menemukan bahwa wanita kulit hitam yang menggunakan pewarna gelap memiliki risiko 51 persen lebih besar terkena kanker payudara secara keseluruhan, dan risiko terkena kanker payudara reseptor estrogen positif, tipe yang paling umum, adalah 72 persen lebih tinggi. Produk perawatan rambut sendiri termasuk pewarna, chemical relaxer, dan deep conditioning cream yang mengandung kolesterol atau plasenta.

“Temuan kami tidak menyarankan bahwa hanya menggunakan pewarna rambut, pelemas atau keduanya akan menyebabkan wanita terkena kanker payudara,” kata pakar penelitian, Adana Llanos, yang juga asisten profesor epidemiologi di Rutgers School of Public Health dan Rutgers Cancer Institute of New Jersey. ”Kenyataannya adalah bahwa kita secara teratur menghadapi berbagai eksposur berbahaya, yang tidak dapat kita kendalikan.”

memuat...

Llanos mengatakan tidak jelas mengapa bahan kimia dalam produk rambut dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, dia menambahkan bahwa penelitian tersebut menunjukkan adanya kaitan dengan kerusakan DNA atau penyerapan bahan kimia berbahaya oleh tubuh. Di samping itu, penelitian ini juga tidak jelas mengapa risikonya mungkin berbeda menurut ras atau mengapa pewarna yang lebih gelap mungkin sangat berbahaya.

“Salah satu hipotesisnya adalah bahwa komposisi kimia produk rambut yang dipasarkan dan digunakan di kalangan wanita kulit putih mungkin berbeda dari produk yang dipasarkan untuk digunakan oleh orang Afrika-Amerika,” sambung Llanos. “Karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan secara spesifik senyawa dan bahan kimia mana yang berbahaya, dan bahkan produk dan merek konsumen tertentu yang mengandung bahan kimia tersebut.”

Para peneliti menyesuaikan temuan mereka sehingga tidak akan dihubungkan oleh -faktor seperti usia, pendidikan, atau penggunaan pil KB. Dan, Llanos mengatakan ada kemungkinan bahwa sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup, selain penggunaan produk rambut, bisa memengaruhi risiko kanker payudara. Dan, meskipun penelitian tersebut tidak mencakup pria, Llanos mengatakan bahwa nasihatnya sama untuk kedua . “Waspadalah terhadap produk rambut, kosmetik, dan produk perawatan pribadi lainnya yang Anda gunakan,” tutupnya.

Penting:   Ayah Tua Menghasilkan Anak Laki-Laki yang Cerdas?
author

Leave a reply "Produk Pewarna Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?"