Sakit ISPA, Apa Gejala dan Bagaimana Cara Mengobatinya?

No comment 5075 views

Infeksi Saluran Atas (ISPA) adalah sebutan untuk infeksi akut yang melibatkan organ atas, seperti hidung, paranasal, faring, laring, trakea, dan bronkus. ISPA sering dianggap sama dengan pilek biasa, meskipun sebenarnya ISPA juga mencakup faringitis, sinusitis, dan tracheobronchitis. ISPA berbeda dengan Influenza, karena Influenza merupakan penyakit sisitemik.ispa

Kebanyakan ISPA disebabkan oleh serangan , namun bisa juga disebabkan oleh bakteri. -virus penyebab ISPA ini cukup banyak jenisnya, diantaranya adalah  rhinovirus, parainfluenza, coronavirus, adenovirus, respiratory syncytial , Coxsackie, metapneumovirus manusia, dan masih banyak lagi.

ISPA lebih rentan terjadi pada usia anak-anak daripada orang karena tubuh mereka belum memiliki daya imunitas yang cukup kuat untuk menangkal penyebaran infeksi dari virus atau bakteri tersebut.

Penting:   Sakit Mata Menular, Bagaimana Cara Mencegah dan Mengobatinya?

Bagaimana Penyebaran ISPA?

ISPA dapat menyebar melalui udara yang telah terkontaminasi oleh virus. Infeksi ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung. Misalnya, ketika seseorang sedang pilek dan Anda menyentuh langsung hidung atau matanya dengan tangan Anda. Bisa juga ditularkan secara tidak langsung melalui suatu objek permukaan benda.

memuat...

Apa Saja Gejala ISPA?

Gejala paling umum dari ISPA adalah batuk-batuk. Gejala lainnya yang biasanya juga menyertai diantaranya adalah,

  • kepala

  • Hidung tersumbat atau berair

  • Sakit tenggorokan

  • Bersin

  • Nyeri otot.

Ketika keadaan menjadi lebih parah, akan muncul dahak atau lendir yang keluar dari tenggorokan ketika Anda batuk. Gejala lainnya yang dimungkinkan juga muncul adalah rasa tertekan di dada, peningkatan frekuensi napas, sesak napas, dan mengi.

Penting:   Tanda dan Gejala Penyakit Gula

Bagaimana Cara Mengobati ISPA?

Kebanyakan ISPA akan sembuh sendiri hitungan hari tanpa perlu pergi ke dokter. Anda hanya perlu membeli beberapa obat penghilang nyeri yang dijual bebas di apotek dan toko obat seperti parasetamol atau ibuprofen, minum banyak air putih, dan istirahat yang cukup.

Penggunaan antibiotik pada kasus ISPA biasanya tidak dianjurkan, kecuali jika ISPA tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri. Ketika ISPA tidak membaik setelah 2 minggu, segera hubungi dokter untuk mecegah komplikasi.

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Sakit ISPA, Apa Gejala dan Bagaimana Cara Mengobatinya?"