Skala Nyeri – Barometer Pengukur Tingkat Nyeri

No comment 8617 views

Skala NyeriSalah satu hal yang paling sulit ketika muncul rasa adalah seberapa beratnya kadar yang dirasakan. Hingga saat ini belum ada tes klinis yang dapat menunjukkan dengan tepat tentang intensitas yang dirasakan leh seseorang. " (adalah) pengalaman pribadi," ujar F. Michael Ferrante, MD, Direktur Pusat Manajemen UCLA, Los Angeles, Amerika Serikat.

Untuk dapat mengatasi nyeri dengan tepat, tidak cukup hanya dengan mengatakan pada bahwa Anda sedang merasakan nyeri. Anda juga perlu mempelajari tentang karakteristik nyeri tersebut, seberapa berat (berada pada skala mana), dan bagaimana nyeri tersebut mempengaruhi Anda (aktifitas dan perasaan).

Skala Nyeri

Seperti dikatakan di awal bahwa tingkatan nyeri tidak dapat dinilai dalam sebuah tes ilmiah atau screening. Oleh karena itu, dokter menggunakan skala nyeri untuk membantu memudahkan tugasnya. Skala nyeri ini berupa serangkaian mimik wajah mulai dari skala 0 (nol) hingga 10 (sepuluh), dimana 0 (nol) berarti pasien tidak merasakan nyeri dan skala 10 (sepuluh) menunjukkan pasien sedang mengalami nyeri yang paling hebat.

Penting:   Profil YKAKI, Yayasan Kanker untuk Anak Indonesia
memuat...

Skala ini mungkin tampak sangat sederhana, namun keberadaan skala nyeri terbukti sangat bermanfaat untuk mengungkap keparahan nyeri pada seseorang apalagi jika diterapkan pada gangguan kognitif. Skala nyeri ini juga tidak dibuat sembarangan dan melibatnya banyak penelitian di belakangnya.  "Skala Nyeri sangat penting bagi orang-orang yang mungkin memiliki kesulitan berkomunikasi dengan jelas," kata Steven P. Cohen, MD, Profesor divisi nyeri di Johns Hopkins School of Medicine.

Meski begitu, penggunaan skala nyeri ini masih menemui hambatan dari segi subjektif. Misalnya untuk nyeri dengan intensitas yang sama, pada seseorang yang kuat menahan nyeri hanya akan menampakkan skala di level 2, sedangkan pada orang lain menunjukkan skala nyeri di level 6.

Penting:   Sakit saat Menstruasi? Kenali Penyebab dan Solusinya

Untuk masalah ini, salah satu professor dari di Dartmouth Medical School punya jawabannya. "Saya meminta orang (pasien) untuk mengingat rasa sakit terburuk yang pernah mereka dalam hidup mereka," ujar Seddon R. Savage, MD, Profesor dari American Pain Society & Anestesiologi di Dartmouth Medical School di Hanover. "Mungkin atau (saat) melahirkan. Tingkat nyeri (tersebut) kemudian menjadi patokan untuk membandingkan rasa nyeri yang sedang dirasakan oleh pasien saat ini."

Kata Kunci Pencarian: skala nyeri,nyeri,tingkat nyeri

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Skala Nyeri – Barometer Pengukur Tingkat Nyeri"