Studi Terbaru: Kopi Kadar Tinggi Pengaruhi Metabolisme Tubuh

telah lama dikaitkan dengan banyak manfaat untuk tubuh. Nah, sebuah kecil baru-baru ini menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi sehari-hari dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Meski demikian, studi tersebut tidak (atau belum) menemukan implikasi bagi seseorang.

Kopi - www.aryanto.id

Kopi - www.aryanto.id

sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Internal Medicine pada 15 Maret 2018, sebuah uji klinis terhadap 47 orang di Finlandia menemukan bahwa konsumsi kopi berat, antara empat hingga delapan cangkir sehari, mengubah kadar lebih dari 100 metabolit. Itu mengacu pada berbagai bahan kimia yang berubah setelah dan minum.

Para peneliti meminta relawan untuk menjauhi kopi selama satu bulan, lalu minum empat cangkir per hari pada bulan berikutnya, dan delapan cangkir sehari pada bulan berikutnya. Sampel darah dikumpulkan pada akhir setiap bulan. Secara umum, konsumsi kopi memicu banyak perubahan yang diharapkan dalam metabolisme.

“Tetapi, kami juga menemukan beberapa efek yang tidak diketahui sebelumnya,” terang Marilyn Cornelis, asisten profesor kedokteran pencegahan di Kedokteran Feinberg di Chicago. “Selain perubahan endocannabinoid, ada pergeseran dalam metabolit tertentu yang terkait dengan sistem steroid dan metabolisme asam lemak. Sistem steroid termasuk kolesterol dan hormon seperti testosteron dan estrogen.”

memuat...

Sistem endocannabinoid, lanjut Cornelis, membantu mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk tekanan darah, tidur, nafsu makan, dan pembakaran kalori. Kopi telah dikaitkan dengan pengendalian berat badan yang lebih baik, dan itu mungkin, bahwa dampaknya pada endocannabinoid memainkan beberapa peran.

“Tetapi sebagian besar dari studi tersebut hanya melihat asosiasi,” sambung Cornelis. “Mereka melihat asupan kopi yang dilaporkan sendiri dan risiko mereka. Penelitian selanjutnya dapat menggali hubungan antara kopi dan metabolit endocannabinoid misalnya, untuk melihat apakah itu membantu menjelaskan mengapa peminum kopi memiliki risiko lebih rendah terhadap tertentu.”

Sementara itu, Angela Lemond, juru bicara Akademi Nutrisi dan , mengatakan bahwa penelitian kecil tersebut mengatur situasi buatan, yang memungkinkan orang-orang beralih dari tidak minum kopi menjadi empat cangkir sehari, kemudian melonjak delapan hari setiap hari. “Itu akan dari nol kafein menjadi sekitar 400 miligram sehari, kemudian 800,” ujarnya.

“Saat ini, pedoman diet AS mengatakan bahwa orang dewasa dapat dengan aman mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari, atau, kira-kira, apa yang para peserta studi tunjukkan dalam dua bulan,” lanjut Lemond. “Tetapi, ketika Anda minum banyak kopi, Anda tidak boleh mencampurnya dengan krim dan gula. Selain itu, Anda juga harus berpikir tentang dampak kafein pada kecemasan dan tidur.”

Penting:   Telomere (Penanda DNA) Mampu Prediksi Penuaan?
author

Leave a reply "Studi Terbaru: Kopi Kadar Tinggi Pengaruhi Metabolisme Tubuh"