Terapi Farmakologi untuk Penderita ‘Jantung Lemah’ – Kardiomiopati

Seringkali mendengar istilah ‘ jantung ’? Dalam bahasa , istilah jantung lemah disebut dengan Kardiomiopati, yakni suatu kondisi dimana terdapat kelainan pada otot jantung (abnormal). Kardiomiopati sendiri terdiri dari beberapa , yakni dilatasi ventrikel (pelebaran bilik jantung), hipertrofi miokardium (penebalan otot jantung secara abnormal), serta kardiomiopati restriktif (pengerasan dinding otot jantung).

www.liputnews.com

www.liputnews.com

Kardiomiopati membuat jantung penderitanya bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh . Kardiomiopati bahkan tak jarang berakhir dengan gagal jantung, yang menjadi penyebab kematian pada kebanyakan orang dengan usia muda.

Pada dasarnya, Kardiomiopati dapat disembuhkan. Caranya tergantung dari jenis gangguan kardiomiopati serta seberapa parah kondisinya. Tujuannya adalah untuk mengelola tanda-tanda dan gejala, perburukan kondisi, serta mengurangi risiko komplikasi. Pada kasus yang telah memasuki level parah, pasien tak hanya akan menerima resep obat-obatan, tapi juga dianjurkan untuk menjalani operasi pemasangan perangkat implan jantung, atau transplantasi jantung.

Penting:   Batuk Kronis, Penyebab dan Langkah Pengobatan

Kardiomiopati akibat Dilatasi Ventrikel

  • Obat. Dokter akan meresepkan obat yang berfungsi meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa darah, meningkatkan aliran darah, menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, serta membuang kelebihan cairan dan gumpalan darah dari tubuh Anda.

  • Implan defibrillator jantung. Pada yang memiliki masalah serius pada irama jantungnya (Aritmia), dokter biasanya akan merekomendasikan pemasangan implan cardioverter-defibrillator (ICD). Alat ini berfungsi untuk memonitor irama jantung sekaligus memberikan kejutan listrik bila diperlukan.

  • Pemasangan Alat Pacu Jantung. Pada beberapa kasus parah, dokter akan menyarankan pemasangan alat pacu jantung yang mengkoordinasikan kontraksi antara ventrikel kanan dan kiri (biventricular).

Kardiomiopati akibat Hipertrofi Miokardium

  • Obat. Dokter akan meresepkan obat untuk meringankan kerja jantung Anda, memperlambat kerja jantung, serta menstabilkan ritme irama jantung.

  • Implan cardioverter-defibrillator (ICD).

  • Myectomy septum. Dalam prosedur medis ini, dokter bedah Anda akan membuang lapisan dinding otot ventrikel jantung yang mengalami penebalan (septum), sehingga aliran darah  dapat dimaksimalkan.

  • Ablasi septum. Pada teknik ablasi septum, dokter akan menghancurkan sebagian kecil otot jantung yang menebal dengan cara menyuntikkan alkohol melalui tabung kateter ke dalam pembuluh arteri.

Penting:   Antibiotik Ternyata Tidak Mempercepat Pemulihan dari Serangan Asma

Kardiomiopati Restriktif

untuk kardiomiopati restriktif berfokus pada peningkatan gejala. Mula-mula dokter akan memantau konsumsi garam dan air untuk menjaga berat badan Anda. Hal ini sangat diperlukan untuk memastikan tekanan darah pasien menjadi lebih rendah serta mengendalikan irama jantung yang abnormal.

memuat...

Jika penyebab kardiomiopati restriktif berasal dari penyakit lain, maka pengobatan juga akan diarahkan pada penyakit yang mendasari, misalnya seperti amiloidosis.

Kata Kunci Pencarian: terapi jantung lemah,terapi lemah jantung

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi Farmakologi untuk Penderita ‘Jantung Lemah’ – Kardiomiopati"