Terapi Non Farmakologi untuk Penderita Asma

No comment 2324 views

Dalam pengobatan asma, ada hal-hal yang sebaiknya dilakukan oleh asma daripada hanya dengan sekedar obat. Hal-hal tersebut digolongkan dalam non farmakologi dan telah terbukti secara ilmiah dapat membantu meringankan gejala asma pada penderitanya. ini juga mampu meminimalisir kemungkinan terjadinya kekambuhan asma pada penderita di kemudian hari.penderita-asma

Beberapa hal yang termasuk dalam terapi non farmakologi untuk penderita asma adalah dengan mempraktekkan teknik khusus, menghindari pemicu asma, teratur, menjaga pola , tidak merokok, serta menjalani sesi pengobatan komplementer untuk mengoptimalkan efek pengobatan.

Latihan pernapasan

Penderita asma dianjurkan untuk mengikuti sesi latihan pernapasan seperti yoga yang dapat memberikan efek relaksasi. Latihan Yoga teratur mampu membantu penderita asma bernapas dengan lebih tenang dan terkendali ketika serangan asma terjadi.

Penting:   Jumlah Penderita Diabetes Indonesia Terbesar ke-7 Dunia, ini Datanya!

Olahraga dan latihan fisik teratur

Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu mengoptimalkan kinerja jantung dan paru-paru. Hal ini akan berpengaruh pada peningkatan penyerapan oksigen dalam sejumlah udara yang dihembuskan ketika Anda bernapas. Itulah mengapa, olahraga teratur justru sangat diperlukan oleh penderita asma.

memuat...

Banyak orang beranggapan bahwa asma justru dipicu oleh kelelahan akibat aktifitas yang berlebihan. Padahal kenyataannya, olahraga mampu mengurangi gejala asma dalam jangka panjang jika dilakukan secara teratur.

Menghindari pemicu alergi

Penderita asma sebaiknya tidak melakukan kontak dengan benda-benda yang dapat memicu terjadinya kekambuhan asma, seperti bulu binatang, tungau debu, serbuk sari bunga, asap, atau -makanan yang dapat memicu reaksi alergi.

Penting:   Berapa sih biaya USG 4 Dimensi, dan Apa Kegunaannya?

Berhenti merokok

Rokok tembakau, dalam bentuk apapun, dapat memperburuk kondisi seseorang. Penderita asma cenderung lebih sensitif terhadap udara, sedangkan rokok mengandung zat-zat berbahaya seperti nikotin dan tar yang disebarkan melalui udara. Asap rokok juga mengandung logam berat dan pestisida yang dapat memicu penyempitan saluran udara pada penderita asma.

Diet

Kelebihan juga dapat memperparah kondisi asma seseorang. Orang-orang dengan BMI di bawah 30 terbukti dapat mengontrol asma dengan lebih baik dibanding mereka yang cenderung lebih gemuk.

Pengobatan komplementer

Telah banyak jenis terapi komplementer yang diklaim dapat meringankan asma, beberapa diantaranya termasuk  Homeopati, produk jamu, obat-obatan Cina (TCM), perawatan tradisional seperti akupuntur, hingga teknik memperbaiki postur dan pernapasan seperti pada Teknik Alexander.

Penting:   Penyakit Sindrom Guillain Barre (GBS) : Definisi, Gejala, Jenis, Penyebab, dan Faktor Risiko

Kata Kunci Pencarian: terapi non farmakologi asma,terapi untuk penyakit asma non,penanganan non farmakologi untuk asma,penatalaksanaan non farmakologi asma bronkial,pengobatan asma non farma,pengobatan non farmakologi pada asma,terapi apa pada pasien asma,terapi non farmakologi asma akut

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi Non Farmakologi untuk Penderita Asma"