Wah, Mencoret-coret Ternyata Punya Manfaat Secara Psikologis!

Saat seseorang merasa bosan ketika mendengarkan sesuatu, biasanya banyak di antara mereka yang mulai tenggelam dalam pikirannya sendiri dan kemudian mulai menulis atau menggambarkan hal-hal acak pada media kertas yang ada di hadapannya. Awalnya doodling alias corat-coret dianggap sebagai salah satu bahwa seseorang sedang tidak terfokus pada tempat yang seharusnya.

Mencoret-coret - kinerjaaktif.com

Mencoret-coret - kinerjaaktif.com

Namun dalam penelitian terbaru menunjukkan sebuah temuan yang mengagumkan bahwa aktivitas mencorat-coret ternyata bukanlah pengalih perhatian, justru bisa berpotensi menjadi ‘teman’. Tahun 2009 lalu seorang bernama Jackie Andrade meminta 40 orang untuk mendengarkan 2,5 menit pesan suara yang membosankan dan bertele-tele. Setengah dari kelompok mencoret-coret ketika eksperimen berlangsung, dan setengah lainnya tidak.

Penting:   12 Ragam Terapi untuk Anak Autis

Para partisipan tidak sadar jika memori mereka akan diuji setelah panggilan. Anehnya, ketika kedua kelompok ini diminta untuk mengingat detail dari panggilan, mereka yang mencoret-coret ternyata mampu memperhatikan pesan dan mengingat rincian dengan lebih baik. Mereka mampu mengingat 29% lebih banyak.

memuat...

Walau tak ada alasan pasti terkait hal ini, ternyata mencoret-coret merupakan upaya terakhir supaya Anda tetap terjaga dan penuh perhatian ketika sedang dilanda bosan. Dengan doodling dapat menghindarkan Anda dari tertidur atau melamun ketika otak Anda sudah tak dapat berpikir.

Selain itu, memperhatikan suatu hal secara terus menerus dapat membuat otak tegang. Dengan coret-coret, otak Anda dapat memperoleh istirahat sejenak tanpa harus benar-benar kehilangan ketertarikan sepenuhnya pada suatu hal.

Penting:   Terapi Pengobatan Medis dan Psikososial untuk Penderita Skizofrenia

Tak cukup sampai di situ, mencoret-coret juga dapat meredakan tekanan psikologis, sehingga membuat Anda lebih mudah menghadapi sesuatu. Walau doodle mungkin tampak seperti coretan berisi kata-kata acak atau -gambar yang tak masuk akal, nyatanya doodle dapat meningkatkan fokus pada diri seseorang.

Di Seattle, doodling digunakan untuk mendiagnosis masalah emosional dari para pasien. Dr Robert Burn, mantan direktur Institute for Human Development University of Seattle percaya jika corat-coret dapat mengungkapkan apa yang terjadi di alam bawah sadar.

Oleh sebab itu, jika Anda mulai merasa bosan dan berjuang untuk tetap berkonsentrasi, cobalah untuk melakukan sejenak aktivitas corat-coret di kertas untuk memberikan sedikit rehat pada otak tanpa harus kehilangan fokus secara keseluruhan.

Penting:   Sarapan dengan GI Rendah Kurangi Risiko Diabetes

Kata Kunci Pencarian: doodle , doodle adalah

author

Leave a reply "Wah, Mencoret-coret Ternyata Punya Manfaat Secara Psikologis!"