Waspada, Obesitas Terkait dengan Risiko 13 Jenis Kanker

Sudah banyak dokter dan ahli yang memberikan nasihat agar kita menghindari berat badan yang berlebih atau . Pasalnya, kelebihan berat badan meningkatkan risiko untuk terserang penyakit. Nah, sebuah terbaru menyebutkan bahwa terkait dengan 13 jenis dan menurunkan berat badan bisa mengurangi risikonya.

Obesitas - wisworkcompexperts.com

Obesitas - wisworkcompexperts.com

sebuah laporan yang diterbitkan pada tanggal 3 Oktober 2017 lalu, ada hubungan antara obesitas dengan 40 persen dari semua kanker yang didiagnosis di AS. Itu tidak berarti terlalu banyak berat badan menyebabkan semua kasus kanker ini, hanya saja ada beberapa jenis asosiasi yang masih harus dijelaskan, menurut US Centers for Disease Control and Prevention. Namun, temuan penelitian tersebut menunjukkan bahwa obesitas dikaitkan dengan kasus kanker yang melibatkan lebih dari 630.000 orang AS pada tahun 2014, dan ini mencakup 13 jenis kanker.

“Bahwa obesitas dan kelebihan berat badan yang memengaruhi kanker mungkin mengejutkan banyak orang AS. Sayangnya, kesadaran akan beberapa kanker dikaitkan dengan obesitas dan kelebihan berat badan belum meluas,” ujar Dr. Anne Schuchat, wakil direktur Centers for Disease Control and Prevention. “Ke-13 jenis kanker tersebut meliputi kanker otak, multiple myeloma, kanker kerongkongan, kanker payudara pasca-menopause, kanker tiroid, kantong empedu, perut, hati, , ginjal, ovarium, dan usus besar.”

Berbicara pada konferensi pers, Dr. Lisa Richardson, direktur Division of Cancer Prevention and Control CDC, mengatakan, bukti awal menunjukkan bahwa menurunkan berat badan dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Meski tingkat kasus kanker baru telah menurun sejak tahun 1990-an, peningkatan kanker yang kelebihan berat badan dan obesitas kemungkinan akan memperlambat kemajuan ini.

Dari 630.000 orang AS yang didiagnosis menderita kanker yang terkait dengan kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2014, sekitar dua dari tiga terjadi pada orang dewasa berusia antara 50 sampai 74. Tidak termasuk kanker usus besar, tingkat kanker terkait obesitas meningkat 7 persen antara tahun 2005 hingga 2014. Pada saat yang sama, tingkat kanker yang tidak terkait dengan obesitas menurun. Sementara, pada 2013-2014, sekitar dua dari tiga orang dewasa AS kelebihan berat badan atau obesitas.

memuat...

Untuk studi ini, peneliti menganalisis data kanker pada tahun dari laporan United States Cancer Statistics periode tahun 2005 sampai tahun 2014. Temuan utama meliputi:

  • Dari semua jenis kanker, 55 persen pada dan 24 persen pada pria dikaitkan dengan kelebihan berat badan dan obesitas.
  • Orang kulit hitam dan kulit putih memiliki tingkat kanker terkait berat badan yang lebih tinggi daripada kelompok ras atau etnis lainnya.
  • Pria kulit hitam dan orang Indian Amerika/Alaska asli memiliki tingkat kanker yang lebih tinggi daripada pria kulit putih.
  • Kanker yang terkait dengan obesitas meningkat 7 persen antara 2005 hingga 2014, namun kanker usus besar turun 23 persen. Screening untuk kanker usus besar kemungkinan besar merupakan alasan mengapa kasus ini terus menurun.
  • Kanker yang tidak terkait dengan obesitas turun 13 persen.
  • Kecuali kanker usus besar, kanker terkait dengan kelebihan berat badan dan obesitas meningkat di antara mereka yang berusia di bawah 75 tahun.

“Penting untuk dicatat bahwa hanya sebagian kecil dari kanker yang termasuk dalam perhitungan dalam laporan ini sebenarnya disebabkan oleh kelebihan berat badan,” timpal Dr. Farhad Islami, director of cancer surveillance research untuk American Cancer Society. “Banyak yang disebabkan oleh risiko lain yang diketahui, seperti merokok, sementara bagi banyak orang lainnya, penyebabnya tidak diketahui. Obesitas lebih kuat terkait dengan beberapa jenis kanker daripada yang lainnya."

Penting:   Penyebab dan Gejala Hernia pada Pria
author

Leave a reply "Waspada, Obesitas Terkait dengan Risiko 13 Jenis Kanker"