3 Strategi Untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Risiko Demensia

Pada pertemuan sejumlah para ahli yang mengulas tentang ratusan hasil studi tentang pencegahan demensia, menemukan tiga strategi yang dianggap mampu menurunkan tingkat kemungkinan kehilangan memori. Ketiga cara tersebut adalah berolahraga secara teratur, mengontrol tekanan , dan melakukan ‘ otak’.

Demensia - www.trendilmu.com

Demensia - www.trendilmu.com

“Saya kira intinya adalah, ada beberapa harapan dan dorongan,” kata anggota panel , Dan Blazer, MD, Phd, of Duke University School of Medicine di Durham, NC.

Menjaga kemampuan daya ingat dan daya pikir adalah sangat penting. Lebih dari 5 juta orang Amerika saat ini mengidap penyakit , bentuk dari gangguan demensia yang paling umum, menurut asosiasi . Pada tahun 2050 diramalkan bahwa pengidap gangguan ingatan ini dapat terus meningkat hingga mencapai 16 juta pengidap. Perawatan untuk jenis penyakit ini sulit dipahami, tanpa adanya baru yang sudah diterima selama satu dekade ini. -obatan yang telah digunakan saat ini, berfungsi untuk mencegah maupun membantu memperlambat saja, bukan yang dapat menyembuhkan.

Pada beberapa hasil penelitian menemukan bahwa dengan mengelola serta mengontrol tekanan darah tinggi, utamanya bagi usia 35 hingga 65,menurunkan kemungkinan mengalami gangguan demensia. Sementara pada penelitian sebelumnya telah ditemukan bahwa beberapa obat tekanan darah dapat mengurangi kemungkinan memiliki gangguan Alzheimer, hal ini bukan tentang obat secara spesifik yang digunakan, akan tetapi tekanan darah terkontrol, ucap Blazer.

Penelitian juga menghubungkan olahraga secara teratur dengan kondisi otak , namun hal itu dikatakan para panel ahli sebagai hal yang konsisten secara positif, panel ahli menemukan “Olahraga adalah kegiatan yang baik,” kata Blazer. Namun tidak ada hasil studi yang cukup untuk menentukan seberapa sering olahraga yang harus dilakukan atau jenis latihan apa yang baik untuk otak menjadi .

memuat...

Klaim tentang diet untuk otak banyak. Dalam salah satu studi terbaru yang dirilis beberapa waktu ini, periset dari Temple University menemukan bahwa minyak zaitun extra-virgin membantu mencegah Alzheimer, setidaknya pada tikus. Mereka yang diberi makanan kaya minyak zaitun extra-virgin bisa belajar dan mengingat lebih baik daripada mereka yang tidak diberi.

Keith Fargo, PhD, direktur ilmiah untuk Alzheimer's Association, mengatakan bahwa asosiasi tersebut setuju dengan strategi ‘tiga besar' yang dikembangkan oleh panel ahli. Fargo menambahkan bahwa sementara panel menemukan bukti makanan tidak meyakinkan, asosiasi tersebut percaya ada bukti moderat bahwa diet Mediterania atau sejenisnya, seperti DASH, dapat membantu menurunkan kemungkinan mengalami demensia.

Gary Small, MD, direktur UCLA Longevity Center, mengatakan kesimpulan laporan tersebut masuk akal. "Secara intuitif, kita tahu bahwa apa yang baik untuk jantung Anda akan menjadi baik untuk otak Anda," katanya, mengacu pada pengendalian tekanan darah dan temuan olahraga. Meskipun belum terbukti dengan penelitian bahwa ini juga akan menurunkan kemungkinan mengalami demensia, strategi ini bagus untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, katanya.

Ross Andel, PhD, seorang ahli biologi dan profesor penuaan di University of South Florida di Tampa, telah menemukan dalam penelitiannya sendiri bahwa latihan pada usia paruh baya dapat menurunkan kemungkinan demensia setengahnya. Meski begitu, Andel mengatakan ada sejumlah besar pekerjaan yang harus dilakukan sebelum dapat memberikan rekomendasi kepada publik.

Dengan kanker dan , dia berkata, ''Kami telah membuat langkah besar ke depan. Ada cara untuk mengurangi risiko." Tidak demikian untuk demensia, katanya. Andel menyampaikan bahwa masalah ini diperumit dengan fakta tidak adanya perawatan yang pasti untuk menangani demensia.

Penting:   Terapi Pengobatan Medis untuk Pasien Endometriosis
author

Leave a reply "3 Strategi Untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Risiko Demensia"