Apa itu Terapi Antiretroviral?

No comment 2455 views

Antiretroviral, atau disingkat ART, merupakan yang memanfaatkan kombinasi dari beberapa obat untuk mengobati HIV. Terapi ini tidak dilakukan untuk membunuh atau , melainkan hanya mencegah pertumbuhan tersebut. Ketika perkembangan diperlambat, maka tingkat perparahan HIV juga bisa dicegah. Terapi ini juga dapat mencegah penularan HIV pada orang lain.

www.belanjaalkes.com

www.belanjaalkes.com

Terapi antiretroviral menggunakan kombinasi dari beberapa jenis obat antiretroviral. Obat-obatan ini akan bekerja secara maksimal untuk menekan dan menghentikan perkembangan virus HIV. Terapi Antiretroviral terbukti dapat minimalkan tingkat penyebaran infeksi maupun kematian akibat HIV, terutama jika diterapkan pada tahap awal penyakit. Oleh karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah merekomendasikan ART untuk semua orang dengan HIV sesegera mungkin setelah terdiagnosa positif HIV.

Penting:   6 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Vitamin D

Masing-masing obat antiretroviral dikelompokkan berdasar kerjanya. terdapat 5 kelompok obat antiretroviral yang memiliki kerja berbeda, diantaranya obat-obatan jenis NRTI, NNRTI, PI, Entry Inhibitors, dan HIV Integrase Inhibitors.

Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI)

Obat-obatan jenis ini juga sering disebut ‘nukes’, yakni bekerja dengan memblokir siklus ke-4 dimana materi genetik HIV digunakan untuk DNA dari RNA. Obat-obatan yang termasuk jenis NRTI diantaranya adalah Zidovudine, ddI, Stavudine, Lamivudine, Abacavir, Tenofovir (analog nukleotida), Duviral (kombinasi AZT dan lamivudine), Trizivir (kombinasi AZT, lamivudine, dan abacavir), Emtricitabine, Truvada (kombinasi tenofovir dan emtricitabine), serta Epzicom (kombinasi abacavir dan lamivudine).

memuat...

Non-nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI)

Jenis obat ini memblokir siklus ke-4, hanya saja cara kerjanya berbeda. Beberapa jenis obat NNRTI yang disetujui penggunaannya adalah Nevirapine, Delavirdine, Efavirenz, Etravirine, dan Rilpivirine.

Penting:   Apakah Aktivitas Seks Memicu Serangan Jantung?

Inhibitor Protease / Protease Inhibitors (PI)

Obat-obatan jenis PI bekerja dengan memblokir siklus ke-10, dimana material virus HIV dibentuk menjadi bagian spesifik. 10 jenis obat Inhibitor Protease yang telah mendapat ijin penggunaan adalah Saquinavir, Indinavir, Ritonavir, Nelfinavir, amprenavir, lopinavir / ritonavir, Atazanavir, Fosamprenavir, Tipranavir, dan Darunavir.

Entry Inhibitors

Obat-obatan jenis ini mencegah virus HIV memasuki sel dengan memblokir siklus ke-2. Hanya ada 2 jenis obat Entry Inhibitors yang telah disetujui penggunaannya, yakni Enfuvirtide dan Maraviroc.

HIV integrase inhibitors

Inhibitor integrase HIV mencegah virus HIV untuk memasukkan kode genetik ke kode sel manusia yang terjadi pada siklus ke-5. Obat yang termasuk dalam jenis ini adalah Raltegravir, Elvitegravir, dan Dolutegravir.

Penting:   Kaya Manfaat Kesehatan, Ini Alasan Anda Harus Makan Telur
author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Apa itu Terapi Antiretroviral?"