Apakah Cuaca Memengaruhi Nyeri Radang Sendi?

No comment 163 views

Berbicara mengenai mitos seputar kesehatan memang tidak ada habisnya. Sebagai contoh, ada kepercayaan yang mengatakan bahwa cuaca memengaruhi radang sendi. Banyak pasien melihat hubungan yang jelas. Beberapa sangat yakin dengan tautan itu, mereka percaya mereka dapat memprediksi cuaca dengan lebih baik daripada ahli meteorologi TV. Dan, mungkin kali ini itu benar.

Nyeri Radang Sendi - doktersehat.com

Nyeri Radang Sendi - doktersehat.com

Meski demikian, bukan itu yang dikatakan sains. Dilansir Harvard Health Publishing, sebuah penelitian terbaru tidak menemukan hubungan antara cuaca hujan dan sakit punggung atau sendi. Kesimpulan ini didasarkan pada jumlah data yang mengejutkan, lebih dari 11 juta kunjungan medis terjadi pada lebih dari dua juta hari hujan dan sembilan juta hari kering. Bukan hanya tidak ada pola yang jelas yang menghubungkan hari hujan dan lebih banyak rasa sakit dan nyeri, tetapi ada sedikit lebih banyak kunjungan pada hari-hari kering.

Mungkin bukan hujan atau cerah yang penting, mungkin itu karena tekanan barometrik, perubahan cuaca, atau kelembapan. Atau, mungkin penelitian tersebut melewatkan beberapa informasi penting, seperti ketika gejala mulai atau sudah memburuk, yang dapat memakan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu- setelah gejala.

memuat...

Pertanyaan apakah ada kaitan antara cuaca dan rasa sakit dan nyeri telah dipelajari secara luas. Sementara jawaban pasti hampir tidak mungkin untuk diberikan, karena sulit untuk membuktikan bahwa sesuatu tidak ada, tidak dapat kasus yang kuat untuk koneksi yang kuat antara kedua hujan dan nyeri sendi.

Sebuah penelitian tahun 2014 Australia tidak menemukan hubungan antara sakit punggung dan hujan, suhu, kelembapan, atau tekanan udara. Penelitian ini mengumpulkan data mengenai fitur cuaca pada saat gejala , dan membandingkannya dengan cuaca seminggu dan sebulan sebelumnya. Tetapi, sebuah studi sebelumnya menemukan bahwa di antara 200 pasien yang diikuti selama tiga bulan, nyeri lutut meningkat sedikit ketika suhu turun atau tekanan barometrik meningkat.

Lalu, apakah penelitian penting ketika Anda memiliki pengalaman pribadi? Itu pertanyaan yang wajar. Tetapi, perlu diingat bahwa manusia memiliki kecenderungan luar biasa untuk mengingat ketika dua hal terjadi atau berubah bersama (seperti cuaca basah, cuaca suram, dan nyeri sendi). Tetapi, jika Anda hanya mengandalkan memori daripada pada bukti berbasis data yang lebih ketat, untuk menyimpulkan adanya tautan di mana pada kenyataannya tidak ada yang melakukannya.

Memang, mitos medis sangat rumit, dan bahkan beberapa tampaknya abadi. Orang bisa berdebat seperti yang seharusnya. Lagipula, mitos medis kemarin hanya satu penemuan lagi untuk menjadi fakta medis di kemudian hari. Namun, ketika bukti meyakinkan, mungkin kita akan lebih baik melepaskan apa yang telah dibantah, memberikan lebih banyak kepercayaan pada bukti daripada cerita rakyat, dan tetap berpikiran terbuka (kalau-kalau bukti berubah).

Penting:   Bagaimana Cara Menerapkan Budaya Hidup yang Sehat
author

Leave a reply "Apakah Cuaca Memengaruhi Nyeri Radang Sendi?"