Berbagai Gangguan dan Penyakit Kelamin pada Pria : Cedera, Keadaan Abnormal, dan Infeksi

images (1)Berbagai penyakit dan cedera atau pada bagian genital pria dapat terjadi dengan mudah karena skrotum dan penis tidak dilindungi oleh tulang. Masalah genital akibat cedera paling sering terjadi pada pria biasanya disebabkan oleh,

  • atau kegiatan yang berisiko, seperti bersepeda gunung, atau sepak bola.
  • Paparan bahan kimia akibat resiko pekerjaan sehari-hari
  • Terjatuh, dan
  • Aktivitas seksual

Cedera kelamin biasanya memang parah, namun akan hilang dengan cepat tanpa menimbulkan kerusakan permanen pada organ genital Pria. Gejala yang menyertai cedera genital biasanya dalah nyeri, bengkak, memar, atau ruam pada organ genital atau area di sekitarnya. Sedangkan untuk masalah genital akibat penyakit atau keabnormalan kondisi tubuh adalah sebagai berikut :

  • Kanker testis, adalah kanker yang paling banyak diderita pria berusia 15 sampai 35 tahun. Kanker testis lebih sering terjadi pada orang putih dibandingkan hitam. Pertumbuhan abnormal di skrotum atau testis dapat menjadi pertanda tumor, namun tidak selalu berakhir dengan kanker.
  • Hernia inguinalis. Hernia terjadi ketika kecil dari usus menonjol keluar melalui kanalis inguinalis ke pangkal paha.
  • Sebaceous. yang berisi jaringan seperti keju dan berminyak di bawah lapisan luar kulit di skrotum.
  • Hipospadia. Ini adalah kondisi cacat sejak lahir di mana uretra tidak meluas ke ujung penis.
  • Masalah ereksi (disfungsi ereksi). Hal ini dapat terjadi ketika pembuluh darah yang berada di penis terhambat aliran darahnya.
  • Torsi testis. Hal ini terjadi ketika bagian korda spermatika pada testis membelok sehingga menghentikan aliran darah ke testis.
  • Masalah skrotum. Masalah-masalah pada skrotum (testis) adalah termasuk penumpukan cairan pada satu atau kedua testis (hidrokel) atau vena yang membesar (varises vena) di skrotum (varikokel). Beberapa masalah ini tidak terlalu berbahaya, namun dapat menyebabkan munculnya nyeri..
  • Masalah dengan kulup penis yang tidak disunat (sirkumsisi). Kondisi itu membuat kulup sulit untuk ditarik kembali dari kepala penis (phimosis) atau kembali ke posisi normal di atas kepala penis (paraphimosis).
  • Testis tidak turun (kriptorkismus). Hal ini terjadi ketika salah satu atau kedua testis tidak bergerak turun ke dalam skrotum.
Penting:   Jantung Berhenti Berdetak? CPR Saja Tidak Cukup

Sedangkan masalah lain pada organ genital pria yang disebabkan oleh infeksi, baik infeksi menular seksual atau bukan adalah sebagai berikut :

  • Infeksi salah satu testis (orchitis).
  • Infeksi epididimis (epididimitis).
  • Infeksi uretra (uretritis).
  • Infeksi prostat (prostatitis).
  • Infeksi kandung kemih (sistitis).
  • Infeksi area kelamin, seperti herpes genital atau, dalam kasus yang jarang, gangren Fournier.
  • Infeksi kepala dan kulup penis (balanitis)

Kata Kunci Pencarian: kelamin pria,gambar kelamin pria,foto kelamin pria,skrotum

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Berbagai Gangguan dan Penyakit Kelamin pada Pria : Cedera, Keadaan Abnormal, dan Infeksi"