Berbagai Jenis Obat untuk Sakit Tipus (Demam Typhoid)

No comment 13590 views

demam-panas

Demam Typhoid atau Typus sudah menjadi penyakit yang umum terjadi di seluruh negara berkembang, bahkan sempat menjadi endemik. Berbagai jenis antibiotikpun digunakan di seluruh dunia untuk menyembuhkannya. Berikut ini adalah berbagai jenis dan nama -obatan yang biasa diresepkan oleh para dokter untuk menyembuhkan penyakit Tipus.

1. Kloramfenikol (Chloromycetin)

 Antibiotik jenis ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan menghambat sintesis protein. Antibiotik ini efektif terhadap jenis bakteri gram negatif dan gram positif. Sejak diperkenalkan pada tahun 1948, telah terbukti sangat efektif untuk demam enterik di seluruh dunia. Pada tahun 1960, Bakteri Salmonell Typhi diketahui mulai resisten terhadap kloramfenikol. Hal inilah yang memicu terjadinya endemik tipus di Amerika dan Asia Tenggara.

Penting:   Terapi Medis untuk Menyembuhkan Gejala Asma pada Anak

Menghasilkan perbaikan cepat dalam kondisi umum , diikuti dengan perbaikan dalam 3-5 hari. Berhasil menyembuhkan hingga 90% dari total di seluruh dunia. Biasanya tidak dianjurkan pada yang mengalami mual, diare, dan hipertensi.

2. Amoksisilin (Trimox, Amoxil, Biomox)

Obat ini bekerja dengan mengganggu proses sintesis mucopeptides dinding bakteri sel selama multiplikasi aktif, sehingga aktivitas bakteri jadi melambat. Obat ini memang tidak seampuh kloramfenikol, dan biasanya diberikan dengan dosis harian 75-100 mg / kg berat badan untuk konsumsi 14 hari.

memuat...

3. Trimetoprim dan sulfametoksazol

Cara kerja obat ini ialah dengan menghambat sintesis asam dihydrofolic, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri. Aktivitas antibakteri berpengaruh termasuk bakteri patogen umum di saluran kemih, kecuali bakteri Pseudomonas aeruginosa. Obat ini memiliki efek seampuh kloramfenikol dalam menurunkan suhu badan hingga batas normal dan tidak akan kambuh lagi.

Penting:   Terapi Pengobatan untuk Alergi pada Anak

4. Ciprofloxacin (Cipro)

Obat jenis ini bereaksi terhadap aktivitas bakteri seperti Pseudomonas, Streptococcus, MRSA, Staphylococcus epidermidis, dan sebagian besar organisme gram negatif, namun tidak bereaksi pada bakteri anaerob (bakteri yang hidup tanpa oksigen). Bekerja menghambat sintesis DNA bakteri dan pertumbuhannya. Penggunaan obat ini harus diteruskan minimal selama 2 hari setelah tanda dan gejala tipus menghilang. Obat ini terbukti sangat efektif untuk tipus dan demam pra-tipus (gejala tipus). Penurunan suhu badan normal biasanya terjadi pada waktu 3-5 hari setelah obat ini dikonsumsi.

Hal yang perlu dicermati adalah, obat ini tidak disarankan digunakan pada -anak dan karena berpotensi menyebabkan kerusakan tulang rawan.

Penting:   Seberapa Berbahaya Merokok 1 Batang Rokok per Hari?

5. Sefotaksim (Claforan)

6. Azitromisin (Zithromax)

7. (Rocephin)

8. Cefoperazone (Cefobid)

9. Ofloxacin (Floxin)

10.Levofloxacin (Levaquin)

Kata Kunci Pencarian: obat typoid,obat thypoid,obat typhoid, thypoid, typoid,obat untuk typoid,obat untuk typhoid,obat untuk demam typhoid

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Berbagai Jenis Obat untuk Sakit Tipus (Demam Typhoid)"