Echinacea Efektif Meredakan Pilek dan Flu?

No comment 545 views

Selain dengan obat yang diresepkan oleh , pengobatan alternatif dengan menggunakan alam memang sudah sering dilakukan oleh Indonesia. Nah, salah satu alam yang konon mampu dipakai untuk meredakan flu adalah Echinacea, termasuk meredakan masalah pilek dan juga badan menggigil.

Echinacea - www.nourishingherbalist.com

Echinacea - www.nourishingherbalist.com

Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan (sistem yang terdiri dari hidung, tenggorokan, dan -paru). Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan di antaranya adalah demam, sakit kepala, -batuk, pegal-pegal, nafsu makan menurun, dan sakit tenggorokan. Flu, meski sering dikatakan sebagai penyakit ringan, namun selalu dapat menjengkelkan bagi banyak orang.

Banyak yang mengira flu serupa dengan pilek karena kemiripan gejalanya, namun anggapan ini tidak tepat. Jenis virus yang menyebabkan flu berbeda dengan pilek biasa. Selain itu, flu cenderung memiliki masa inkubasi yang lebih singkat dengan gejala yang lebih parah sehingga dapat menghambat rutinitas penderita. Sementara, pilek umumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan sehingga tidak terlalu berdampak kepada rutinitas penderita.

Nah, mengenai Echinacea, ini adalah tanaman berbunga yang terutama tumbuh di wilayah Eropa dan Amerika bagian utara. Ada beberapa jenis yang serupa, seperti Echinacea purpurea, angustifolia, dan Echinacea palida. Masing-masing mempunyai sifat medis yang sedikit berbeda. Echinacea purpurea tampak lebih aktif dalam tabung percobaan dan Echinacea angustifolia tampak lebih efektif pada manusia.

memuat...

Echinacea adalah jamu yang paling umum dipakai oleh orang asli Amerika di daerah Great Plains dan menjadi salah satu jamu yang paling laku di AS. Sejak akhir 1930-an, Jerman meneliti Echinacea dan dampaknya pada sistem kekebalan tubuh. Pemerintah Jerman sudah menyetujui akar Echinacea palida dan daun Echinacea purpurea untuk dipakai terhadap selesma, flu, dan infeksi saluran pernapasan dan saluran kencing yang kronis. Banyak penelitian mendukung penggunaannya. Namun, satu penelitian di AS pada 2006 tidak menemukan dari satu bentuk tertentu.

Baru-baru ini, studi yang dilaporkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa Echinacea dapat mengurangi durasi flu selama seminggu hingga 7 sampai 10 jam dan membuat gejala sedikit lebih ringan. Ringkasan untuk yang diterbitkan oleh Annals menyimpulkan situasinya dengan baik, yaitu orang yang mengonsumsi Echinacea untuk mengobati pilek mungkin mengalami penurunan panjang dan tingkat keparahan gejala flu, namun sedemikian kecil sehingga nyaris tidak ada perbedaan. Meskipun banyak penelitian tentang Echinacea telah dilakukan, para periset masih tidak setuju mengenai manfaatnya dalam mengobati flu biasa. Studi ini tidak mungkin mengubah pikiran tentang apakah akan menggunakan obat ini.

Nah, apakah Anda sudah mencoba Echinacea sebagai obat untuk flu? Apakah itu berhasil? Bagaimana temuan penelitian, pro dan kontra, memengaruhi pendapat Anda tentang apa yang disebut obat-obatan alternatif? Yang perlu diperhatikan, banyak studi Echinacea, terutama sejak awal, disponsori oleh perusahaan yang membuat atau menjual produk tersebut.

Penting:   Terapi Okupasi, Alternatif Pengobatan Sakit Kronis
author

Leave a reply "Echinacea Efektif Meredakan Pilek dan Flu?"