Fungsi, Manfaat, & Sumber dari Vitamin J

No comment 2080 views

J atau yang lebih dikenal sebagai kolin merupakan zat menyerupai dan yang larut dalam dan dapat membantu tubuh memproduksi zat dan senyawa penting. J juga kerap disebut ‘junk food’ karena sifat metabolisme lemak yang dimilikinya. J biasanya diklasifikasi di antara nutrisi keluarga B karena hubungan dan fungsinya yang mirip.

Vitamin J - beautynutrition.com

Vitamin J - beautynutrition.com

Kolin atau vitamin J mempunyai peran penting dalam kesehatan dan pemeliharaan dan tubuh tertentu. Vitamin J merangsang pengangkutan lipid dari hati dan mencegah penyimpanan berlebih, kolesterol berbahaya, dan lemak. Kolin membantu menghasilkan neurotransmiter di dan saraf tertentu, selain itu juga dapat bermanfaat untuk nafsu makan, tingkah laku, suasana hati, serta kontrol .

Penting:   Tips Simpel Melawan Serangan Flu
memuat...

Vitamin J meningkatkan sistem saraf pusat dengan meningkatkan komunikasi antar , menjaga kekuatan struktur dari membran , dan transmisi impuls saraf. Anda perlu mengkonsumsi kolin dalam jumlah tambahan baik dari makanan maupun suplemen, karena tubuh kita hanya memproduksi kolin dalam jumlah kecil.

Selama ini kolin banyak dibutuhkan oleh janin dan bayi untuk mendukung perkembangan otak. Kolin biasanya banyak ditemukan dalam susu, hal ini yang menyebabkan mengapa saat masih kecil kita dianjurkan untuk meminum susu. Selain itu keberadaan kolin juga diperkirakan mampu mencegah kepikunan pada orang lanjut usia.

Sebagian besar makanan setidaknya mengandung sedikit vitamin J. Namun sumber terbaik dari nutrisi ini bisa Anda temukan dari daging sapi, hati sapi, brokoli, telur, kacang navy, selai kacang, potongan almond, hingga tahu.

Penting:   Tentang Cannabidiol (CBD), Manfaat dan Efek Samping untuk Kesehatan

Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Konsumsi kolin secara berlebihan bisa menimbulkan sejumlah samping seperti diare, bau badan amis, dan tekanan rendah.

author

Leave a reply "Fungsi, Manfaat, & Sumber dari Vitamin J"