Hand Sanitizer Efektif Cegah Flu daripada Sabun & Air?

Mencuci tangan menggunakan pembersih tangan atau hand sanitizer diklaim mampu mengurangi risiko saluran , , dan meminimalkan penggunaan antibiotik pada anak-anak dibandingkan dengan sabun dan air. Selain itu, beberapa penelitian tentang penggunaan pembersih tangan pada anak-anak prasekolah menunjukkan tingkat infeksi yang lebih rendah.

Hand Sanitizer - www.webstaurantstore.com

Hand Sanitizer - www.webstaurantstore.com

Dikutip dari Harvard Health Publishing, sebuah studi di Spanyol baru-baru ini meneliti 911 anak di tempat penitipan anak, dari bayi baru lahir hingga usia tiga tahun, dan secara acak membagi mereka menjadi tiga kelompok. Pada kelompok pertama, orang tua dan pengasuh melakukan tangan yang biasa untuk balita. Sementara, dua kelompok lainnya, anak-anak ditugaskan mencuci dengan hand sanitizer, dan yang lain menggunakan sabun cuci dan air.

Penting:   Aktivitas Harian untuk Daya Ingat yang Lebih Baik

Orang tua dan pengasuh diinstruksikan untuk menggunakan hand sanitizer ketika anak tiba di ruang kelas pada pagi hari; sebelum dan sesudah makan siang; setelah bermain di luar; setelah batuk, bersin, atau meniup hidung mereka; setelah mengganti popok; dan sebelum mereka pulang ke rumah. Pada kedua kelompok, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah wajib setelah menggunakan toilet atau ketika tangan sangat kotor.

Hasil dalam kelompok hand sanitizer secara signifikan lebih baik daripada kelompok sabun dan air atau kelompok kontrol. Kelompok hand sanitizer memiliki tingkat infeksi pernapasan yang lebih rendah dan melewatkan lebih sedikit hari sekolah, dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Anak-anak dalam kelompok ini juga cenderung diresepkan antibiotik untuk infeksi pernapasan.

Penting:   Definisi Pendidikan Kesehatan
memuat...

Namun, ada beberapa catatan dalam penelitian ini. Peneliti mengunjungi pusat penitipan anak setiap dua minggu untuk menceritakan kisah dan menyanyikan lagu tentang kuman dan kebersihan. Ini mungkin menyebabkan tingkat penggunaan hand sanitizer yang akan sulit diduplikasi dalam situasi dunia nyata.

Para peneliti juga tidak menilai seberapa sering anak-anak dalam kelompok hand sanitizer benar-benar mencuci tangan mereka. Ada kemungkinan bahwa hasil yang lebih baik dalam kelompok hand sanitizer terkait dengan semakin mudahnya penggunaan alat ini, dibandingkan dengan mencuci tangan biasa, yang biasanya membutuhkan sedikit lebih banyak waktu dan usaha.

Meski demikian, ada beberapa poin penting yang bisa diambil dari penelitian tersebut, yaitu:

  • Penggunaan hand sanitizer pada balita dapat dikaitkan dengan tingkat infeksi pernapasan yang lebih rendah daripada mencuci tangan dengan sabun dan air saja.
  • Penggunaan hand sanitizer mungkin harus cukup kompulsif bagi pengguna untuk melihat yang signifikan.
  • Hand sanitizer harus mengandung 70% etil alkohol untuk membunuh dan secara andal, karena beberapa telah menunjukkan toleransi terhadap jumlah etil alkohol yang lebih rendah.
Penting:   Latihan Menahan Beban Mampu Hambat Tulang Keropos (Osteoporosis)

Meskipun ada sedikit bukti berkualitas tinggi tentang manfaat penggunaan hand sanitizer dalam masyarakat secara luas, penggunaan hand sanitizer, bersama dengan kebiasaan cuci tangan dan vaksinasi flu, adalah langkah yang wajar untuk mengurangi risiko infeksi pernapasan pada orang dewasa yang berisiko.

author

Leave a reply "Hand Sanitizer Efektif Cegah Flu daripada Sabun & Air?"