Inilah Tiga Cara Alami Turunkan Hormon Stres (Kortisol)

Stres, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Stres dapat menyerang Anda sewaktu-waktu, terutama ketika pekerjaan menumpuk dan belum terselesaikan, ada masalah dengan , mendapat teguran dari guru, atau bersilang pendapat dengan kawan akrab. Singkatnya, stres adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia.

Bermain dengan Binatang - www.adrianoize.com

Bermain dengan Binatang - www.adrianoize.com

Menurut para ahli, stres dipicu oleh meningkatnya kortisol. Meski sudah ada beberapa untuk menurunkan tingkat stres, namun sebenarnya Anda bisa meredakan stres (dan menurunkan kortisol) dengan tiga cara berikut

Tertawa

Dalam buku The Anatomy of an Illness as Perceived by the Patient, Norman Cousins menjelaskan bagaimana ia sembuh sendiri dari ankylosing spondylitis ketika tertawa bersama dengan film Marx Brothers. “Saya membuat penemuan yang menggembirakan bahwa sepuluh menit tertawa memiliki efek anestesi dan akan memberi saya setidaknya dua jam yang terbebas dari rasa ,” katanya.

Penting:   Terapi Pengobatan Medis dan Psikososial untuk Penderita Skizofrenia

Ditambahkan Cousins, ketika efek pain-killing ini mereda, dirinya akan beralih ke proyektor film lagi dan tidak jarang, hal itu akan menyebabkan dirinya terbebas dari rasa sakit yang lain. Kedengarannya mustahil, tetapi sudah banyak yang menunjukkan bahwa tertawa memiliki efek yang kuat pada kesehatan kita.

Para peneliti telah menemukan bahwa tertawa dan bersenang-senang secara signifikan mengurangi kadar hormon stres . Dalam suatu studi, tawa disebut mampu meningkatkan memori jangka pendek orang yang sudah tua dan mampu menurunkan kadar kortisol mereka hingga hampir 50 persen. Jadi, lain kali jika Anda sedang stres, cobalah menonton acara TV yang lucu atau video dari YouTube.

Penting:   Emosi Kognitif, Ilmu Otak untuk Meningkatkan Hubungan Anda
memuat...

Konsumsi Banyak Nutrisi dan Herbal

Ada sejumlah vitamin, mineral, dan herbal adaptogenik yang telah terbukti mengurangi tingkat stres dan kortisol. Phosphatidylserine mungkin pilihan terbaik untuk mengurangi kadar hormon stres. Phosphatidylserine adalah senyawa asam amino yang larut dalam lemak yang memainkan peran kunci dalam fungsi kognitif yang optimal.

Jumlah tinggi phosphatidylserine dapat ditemukan dalam otak, dan suplemen telah ditunjukkan untuk meningkatkan perhatian dan memori, terutama pada orang tua. Orang-orang yang mengonsumsi phosphatidylserine juga telah terbukti rata-rata memiliki kortisol yang lebih rendah.

Selain phosphatidylserine, ashwagandha merupakan suplemen lain yang dapat menurunkan kadar kortisol. Ini adalah ramuan India populer yang biasa digunakan untuk mencegah kecemasan. Beberapa studi telah menyimpulkan bahwa suplemen itu adalah pereda stres yang ampuh yang dapat mengurangi kortisol mencapai 14-32 persen.

Penting:   Produk Pewarna Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Bermain dengan Binatang

Membelai anjing Anda sendiri atau anjing orang lain telah terbukti mampu menurunkan kadar hormon stres dan meningkatkan oksitosin, endorfin, dan hormon penyembuhan lainnya. Para peneliti juga membandingkan 20 menit istirahat yang tenang dengan 20 menit interaksi dengan anjing. Mereka menemukan bahwa bergaul dengan anjing berkontribusi pada penurunan kortisol yang lebih signifikan.

Jadi, Anda harus mencoba untuk bergaul dengan hewan sebanyak mungkin, dan mempertimbangkan untuk mendapatkan sebuah rumah hewan peliharaan jika diperlukan. Di samping itu, menghabiskan waktu di alam juga telah terbukti mengurangi kadar kortisol.

author

Leave a reply "Inilah Tiga Cara Alami Turunkan Hormon Stres (Kortisol)"