Perawatan Ortodonti untuk Anak dan Balita

No comment 5006 views

SEBAGIAN besar orang berpikir bahwa ortodonti (kawat ) hanyalah untuk remaja atau orang dewasa. Padahal, waktu yang paling baik untuk memulai perawatan ortodonti (kawat ) ketika usia sembilan tahun. American Association of Orthodontists (AAO) merekomendasikan pada -anak usia tujuh tahun sudah memulai kontrol ke dokter ortodontis (dokter spesialis ortodonti, kawat ). Dokter spesialis ortodonti akan mendeteksi pada susunan gigi dan bentuk rahang sedini mungkin sehingga dapat menentukan waktu yang tepat untuk memulai perawatan kawat gigi, apakah perlu segera ataukah menunggu hingga geligi permanen tumbuh semua.

Perawatan kawat gigi apabila dimulai pada waktu yang tepat, sedini mungkin, akan mempermudah perawatan dan menghasilkan prognosa yang lebih bagus, dikarenakan di usia yang masih anak-anak masih terdapat pertumbuhan dan perkembangan tulang.

Sehingga diharapkan dapat memanipulasi perawatan melalui alat ortho lepasan, alat fungsional, dan cekat. Gigi sulung yang tanggal sebelum waktunya biasanya akan menyebabkan ruangan yang ditinggalkannya mengalami penyempitan, sehingga benih gigi tetap yang ada di bawahnya akan kesulitan untuk erupsi dan cenderung untuk erupsi di luar lengkung gigi yang seharusnya dan berakhir pada geligi permanen yang berdesakan.

Penting:   Cegah Penularan Norovirus, Virus Jahat Penyebab ‘Flu Perut’

Normalnya, gigi sulung tanggal akibat desakan gigi tetap yang ada di bawahnya. Gigi sulung dapat tanggal sebelum waktunya akibat berlubang yang mengharuskannya untuk dicabut, trauma, dan sebagainya. Untuk hal ini, dokter gigi orthodontis dapat membuatkan alat ortho berupa space regainer. Space regainer merupakan alat yang digunakan untuk melebarkan kembali ruangan yang telah menyempit sehingga gigi tetap dapat erupsi dengan baik pada tempat seharusnya.

Setelah anak mempunyai gigi, maka harus dijaga agar gigi ini tetap sampai pada saatnya akan digantikan oleh gigi permanen. Kebersihan mulut pun harus dijaga, harus diajarkan cara-cara menggosok gigi yang benar, tiga kali sehari setiap selesai makan dan menjelang tidur. Secara teratur anak dapat diperiksakan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk melihat keadaan gigi-giginya.

Penting:   Ciri – Ciri Penyakit Radang Amandel

Jika terdapat harus segera ditambal. Dilakukan tindakan preventif agar gigi-giginya tidak mudah terserang , sehingga dapat mencegah kehilangan gigi terlalu awal (premature loss), ataupun mencegah terlambat dicabut sehingga gigi permanen penggantinya telah tumbuh (persistensi).

memuat...

Jika gigi susu harus dicabut jauh sebelum waktu tanggalnya, harus dibuatkan space maintainer (alat ortho lepasan) untuk menjaga agar ruangan bekas pencabutan tadi tidak menutup.

Kebiasaan menghisap ibu jari (thumb sucking), menggigit bibir (lips biting), meletakkan lidah di antara gigi (tongue biting), mendorong lidah pada gigi-gigi depannya (tongue thrusting), cara berbicara yang salah, cara penelanan yang salah, merupakan kebiasaan jelek yang apabila dilakukan dalam waktu yang cukup lama dan dilakukan pada masa pertumbuhan aktif, akan mengakibatkan timbulnya anomali pada gigi-giginya.

Oleh karena itu, tindakan menghilangkan kebiasaan jelek sedini mungkin merupakan suatu tindakan preventif terhadap timbulnya maloklusi. Anak yang mempunyai tonsil yang membesar akan mengalami dalam pernapasannya sehingga anak tersebut akan bernapas melalui mulutnya.

Penting:   Terapi Obat-obatan Medis untuk Mengobati Sakit ITP

ortodonsia-doktergigiKebiasaan ini juga akan menimbulkan kelainan pada lengkung rahang dan giginya. Perawatan ortodonti anak lebih bertujuan untuk mencegah terjadinya keparahan di masa dewasa, bisa karena posisi gigi yang salah atau adanya kebiasaan buruk pada anak seperti menghisap jempol, pola penelanan yang salah, pola pengucapan yang salah, dan lain-lain.

Pada usia delapan atau sembilan tahun yang memiliki keluhan gigi bagian depan yang berjejal. Bila tidak segera dirawat susunan gigi yang tidak teratur tersebut akan bertambah parah nantinya. Kondisi ini dapat dihindari dengan perawatan serial ekstraksi, yang merupakan perawatan dengan cara mencabut gigi sulung secara berkala pada saat-saat tertentu sesuai dengan keperluan.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi para orangtua. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam sehat selalu. (*/rek/radarsby)

drg. Irvanda Mulyaningsih, Sp.Ort
RSI Siti Hajar, Sidoarjo

author

Leave a reply "Perawatan Ortodonti untuk Anak dan Balita"