Konsumsi Kopi Cegah Rosacea & Menyehatkan Kulit?

No comment 225 views

Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di planet ini, dan juga termasuk yang paling banyak dipelajari. Meski dapat menyebabkan masalah bagi beberapa orang (seperti mulas, tremor, atau berdebar), kopi adalah sumber kenikmatan bagi jutaan orang. Selain itu, kopi telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat , salah satunya kemungkinan pencegahan rosacea.

Konsumsi Kopi - www.telegraph.co.uk

Konsumsi Kopi - www.telegraph.co.uk

Dilansir dari Harvard Health Publishing, rosacea adalah perubahan warna merah atau merah pada pipi. Kadang-kadang ada benjolan kecil yang mungkin terlihat seperti jerawat. Jika lebih dekat, Anda akan melihat pembuluh darah kecil tepat di bawah permukaan kulit. Dalam kasus yang lebih parah, gangguan ini mungkin menyerang dagu, dahi, hidung, telinga, dan permukaan kulit lainnya. Ini dapat memengaruhi mata, kelopak mata, dan menyebabkan penebalan kulit di atas hidung.

Penting:   Bahaya Menggunakan Earphone dalam jangka waktu lama

Meski belum diketahui secara pasti rosacea, namun setidaknya kondisi genetik berperan. Selain itu, sistem kekebalan tampaknya juga terlibat dalam peradangan rosacea, dan karena kondisi autoimun lainnya (seperti diabetes tipe 1 dan multiple sclerosis) dapat menyertai rosacea, kekebalan yang abnormal dapat berperan.

Kopi Cegah Rosacea

Sebuah baru-baru ini menganalisis data kesehatan dari survei yang diberikan kepada hampir 83.000 wanita AS selama lebih dari satu dekade dan menemukan bahwa:

memuat...
  • Mereka yang empat atau lebih cangkir kopi per hari lebih kecil kemungkinannya untuk didiagnosis rosacea dibandingkan mereka yang sedikit atau tanpa kopi.
  • Mereka yang minum kurang dari empat cangkir kopi setiap hari juga cenderung memiliki rosacea, meskipun efek perlindungannya lebih kecil.
  • Konsumsi kopi tanpa kafein tidak terkait dengan insiden rosacea yang lebih rendah.
  • Asupan kafein dari makanan atau minuman lain (seperti cokelat atau teh) tidak berdampak pada kemungkinan mengembangkan rosacea.
Penting:   Data Prevalensi Penderita Diabetes di Indonesia

Hasil penelitian ini lebih dari sekadar pengamatan yang menarik. Jika penelitian lain dapat mengonfirmasi temuan tersebut, itu mungkin bisa mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang mengapa rosacea berkembang pada beberapa orang dan tidak pada orang lain. Akhirnya, banyak orang dengan rosacea (atau riwayat keluarga) yang suka kopi dapat menghindarinya karena anggapan umum bahwa kopi akan memperburuknya, menurut penelitian menunjukkan bahwa itu tidak benar.

Namun, seperti semua penelitian sejenis, selalu ada batasan untuk dipertimbangkan. Misalnya, penelitian ini hanya mencakup wanita, yang sebagian besar berkulit putih. Jadi, masih diperlukan studi tambahan terhadap kelompok pria dan kelompok etnis lain untuk mengetahui apakah temuan tersebut meluas.

Penting:   Studi: Minum Cukup Air Kurangi Risiko Infeksi Saluran Kemih

Temuan ini juga hanya mengandalkan survei kesehatan dan mempelajari ingatan peserta tentang diagnosis dan masa lalu, sehingga data survei seperti itu mungkin tidak selalu akurat. Studi memang menemukan hubungan antara konsumsi kopi yang lebih tinggi dengan rosacea yang lebih rendah, tetapi tidak dapat menentukan apakah konsumsi kopi sebenarnya menyebabkan penurunan rosacea.

author

Leave a reply "Konsumsi Kopi Cegah Rosacea & Menyehatkan Kulit?"