Korelasi Alkohol dan Risiko Penyakit Jantung

No comment 154 views

Bagi sebagian orang, minum segelas anggur sesekali dengan makan malam atau bir dingin di hari musim panas yang berkeringat merupakan sesuatu yang nikmat. Meski demikian, sudah banyak dokter dan ahli yang memperingatkan agar membatasi konsumsi alkohol, karena zat ini tidak luput dari risiko, termasuk penyakit .

Minum Alkohol - hellosehat.com

Minum Alkohol - hellosehat.com

Ketika membicarakan hubungan alkohol dan penyakit jantung, penelitian yang ada cukup bertentangan. Beberapa penelitian mengatakan alkohol meningkatkan kesehatan jantung, sementara yang lain menyiratkan sebaliknya. “Masalah dengan kebanyakan penelitian yang berhubungan dengan alkohol adalah bahwa penelitian ini hampir seluruhnya terdiri dari penelitian observasi, yang hanya menunjukkan sebuah asosiasi,” jelas Dr. J. Michael Gaziano, seorang ahli jantung preventif di Brigham and Women’s Hospital’s Division of Aging and VA Boston, yang berafiliasi dengan Harvard.

Penting:   Organ Cangkokan Produk Rekayasa Jaringan RSUD dr Soetomo Dianggap Lebih Natural

Sejauh ini, bukti terkuat dengan kesehatan jantung telah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik). HDL berfungsi untuk kolesterol LDL (jahat) menyumbat arteri Anda dengan memindahkannya ke hati, tempat ia dipecah dan dikeluarkan dari .

“Banyak penelitian telah menemukan bahwa kombinasi HDL yang tinggi dan kadar LDL yang rendah melindungi terhadap serangan jantung dan stroke,” sambung Dr. Gaziano. “Namun, ini bukan faktor yang paling penting dalam penyakit jantung, dan ada lain untuk meningkatkan HDL daripada minum alkohol, seperti secara teratur.”

memuat...

Jika jumlah alkohol yang moderat dapat menawarkan beberapa untuk jantung, maka terlalu banyak dapat memiliki efek merusak. Misalnya, semakin banyak alkohol yang Anda minum pada satu waktu, semakin tinggi detak jantung Anda, menurut penelitian dari European Society of Cardiology. Lonjakan denyut jantung yang tiba-tiba berpotensi berbahaya bagi orang-orang dengan kondisi jantung, karena dapat memicu detak jantung tidak teratur.

Penting:   4 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Kemoterapi

Sebuah studi di The Lancet edisi 14 April 2018 yang melihat kebiasaan minum hampir 600.000 orang tanpa penyakit jantung, menemukan bahwa orang yang minum 10 atau lebih minuman per minggu, meninggal satu hingga dua tahun sebelumnya dibandingkan dengan mereka yang minum lima minuman atau lebih sedikit per minggu. Sementara, mengonsumsi 18 minuman atau lebih per minggu, memangkas harapan empat hingga lima tahun.

Kurangnya data yang konsisten berarti bahwa pesan yang dibawa di sini adalah kadar moderat, dan pentingnya menghindari minum berlebihan dan pesta. Berapa kadar yang dianggap moderat? “Jumlah yang aman tidak lebih dari satu minuman per hari, Dalam hal kesehatan jantung, tampaknya tidak ada manfaat lebih dari satu minuman sehari-hari,” kata Dr. Gaziano.

Penting:   Gejala Penyakit Bronchiolitis pada Bayi

Tentu saja, kandungan alkohol dapat bervariasi dengan jenis dan ukuran minuman. Di Amerika Serikat, minuman standar adalah sekitar 14 gram alkohol murni, yang setara dengan salah satu dari 12 ons bir biasa, 5 ons anggur, 1,5 ons 800-proof distilled spirits, atau 1 ons 100-proof spirits. “Satu jenis minuman tidak lebih baik dari yang lain, karena tubuh Anda bereaksi terhadap alkohol yang sama, baik itu dari bir, anggur, atau alkohol,” pungkas Dr. Gaziano.

author

Leave a reply "Korelasi Alkohol dan Risiko Penyakit Jantung"