Latar Belakang dibalik terjadinya Diabetes

No comment 9909 views

faktor resiko diabetes mellitusDiabetes tipe 2 atau yang biasa disebut Diabetes Mellitus adalah tipe diabetes yang paling sering terjadi, jumlahnya sekitar 90 - 95% dari semua kasus diabetes di dunia. Tubuh penderita Diabetes mellitus tidak merespon insulin dengan semestinya, atau bisa dikatakan terjadi resistensi insulin. Efek yang paling kelihatan pada penderita diabetes mellitus adalah melonjaknya gula darah setelah makan (hiperglikemia postprandial).

Meski resistennya tubuh terhadap insulin belum dapat dipastikan penyebabnya, namun beberapa hal berikut dikatakan dapat memperbesar resiko terkena diabetes, diantaranya :

Kelebihan Berat Badan ()

Kelebihan berat badan merupakan faktor utama pada penderita diabetes mellitus. Semakin banyak jaringan lemak yang Anda miliki, sel-sel tubuh akan semakin resisten terhadap insulin. Meski begitu, tak berarti semua penderita Diabetes mellitus selalu kelebihan berat badan. Distribusi lemak di bagian tubuh tertentu juga dikatakan dapat memperburuh resiko diabetes mellitus. Lemak yang menumpuk di dikatakan lebih berbahaya daripada lemak yang terdapat di bagian pinggul dan paha.

Penting:   Pedoman Baru, Screening Kanker Kolorektal di Usia 45 Tahun

Kurang Fisik

Semakin sedikit aktifitas fisik Anda, semakin besar risiko terkena diabetes mellitus. Aktivitas fisik dapat membantu mengontrol berat badan Anda dengan merubah glukosa sebagai energi dan membuat sel-sel tubuh Anda lebih sensitif terhadap insulin.

memuat...

Tekanan darah tinggi

Orang yang memiliki tekanan darah melebih 140/90 mmHg disinyalir memiliki kadar HDL (kolesterol baik) yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi dalam darahnya.

Faktor Keturunan

Diabetes mellitus dapat diturunkan dari orangtua ke anak, namun hal ini tetap dapat dicegah dan diminimalisir dampaknya.

Ras

Meskipun belum dapat dipastikan penyebanya, namun prevalensi penderita diabetes mellitus lebih tinggi pada ras-ras tertentu seperti hitam, Hispanik, Indian Amerika dan Asia-Amerika. Mereaka rata-rata lebih banyak jumlah penderita diabetes mellitus dibandingkan orang berkulit putih. Prevalensi diabetes tipe 2 di Amerika Serikat (2010-2012) berdasarkan ras adalah 7,6% putih, 9% Asia-Amerika, 12,8% Hispanik, 13,2% hitam non-Hispanik, dan 15,9% merupakan Indian Amerika (Alaska Pribumi).

Penting:   Kebiasaan Minum Alkohol dan Infeksi Virus Penyebab Utama Hepatitis dan Kanker Hati

Usia

Risiko diabetes tipe 2 meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah menginjak usia 45an. Hal ini mungkin disebabkan oleh kecenderungan kurang berolahraga, kehilangan massa otot, dan berat badan yang bertambah.

Diabetes Gestational

Jika Anda adalah seorang wanita yang pernah menderita diabetes gestasional saat hamil, maka resiko terkena diabetes mellitus akan lebih tinggi. Begitu juga jika Anda melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kilogram.

Sindrom polikistik ovarium

Pada wanita, sindrom polikistik ovarium ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur dan pertumbuhan rambut berlebih.

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Latar Belakang dibalik terjadinya Diabetes"