Makanan Fermentasi Alami Baik untuk Kesehatan Usus

No comment 239 views

yang difermentasi secara alami telah mendapatkan banyak perhatian dari para kesehatan akhir-akhir ini karena disebutkan dapat membantu memperkuat microbiome usus Anda, sekitar 100 triliun dan mikroorganisme yang hidup di saluran Anda. Para mulai menghubungkan makhluk-makhluk kecil ini dengan segala macam kondisi kesehatan dari obesitas hingga neurodegenerative.

Makanan Fermentasi - food.detik.com

Makanan Fermentasi - food.detik.com

“Makanan fermentasi yang diawetkan menggunakan proses kuno dikatakan tidak hanya meningkatkan daya simpan makanan dan nilai gizi,” kata Dr. David S. Ludwig, seorang profesor nutrisi di Harvard School of Public Health. “Tetapi, juga dapat memberi tubuh Anda satu dosis probiotiksehat, yang merupakan mikroorganisme hidup yang sangat penting untuk pencernaan yang .”

Makanan yang memberi probiotik bermanfaat bagi tubuh Anda adalah yang difermentasi menggunakan proses alami dan mengandung probiotik. Ini tidak hanya ditemukan pada yogurt dan minuman seperti yogurt yang disebut kefir, tetapi juga dalam sayuran acar Korea yang disebut kimchi, sauerkraut, dan beberapa acar.

Namun, stoples acar yang dapat dibeli dari rak di supermarket terkadang diolah menggunakan cuka dan bukan proses fermentasi alami menggunakan organisme hidup, yang berarti mereka tidak mengandung probiotik. “Untuk memastikan makanan fermentasi yang Anda pilih memang mengandung probiotik, carilah kata-kata ‘yang difermentasi secara alami’ pada label, dan ketika Anda membuka wadah, cari tanda gelembung dalam , yang menandakan bahwa ada organisme hidup,” sambung Dr. Ludwig.

Untuk memastikan makanan fermentasi yang baik untuk usus Anda, alangkah lebih baik jika Anda membuatnya sendiri. Salah satu resep dari buku ‘Always Delicious’ karya Dr. Ludwig dan Dawn Ludwig yang dapat dicoba adalah sayuran acar pedas. Acar pedas ini mengingatkan pada teknik kuliner Mediterania dan Amerika Latin yang dikenal sebagai escabeche.

memuat...

Secara tradisional, sayuran yang lebih besar akan dimasak secara ringan sebelum pengawetan, tetapi Anda mungkin lebih suka menggunakan metode fermentasi cepat dan membiarkan sayuran sedikit garing sebagai gantinya. Untuk bahan-bahannya antara lain:

  • 2 gelas air yang disaring.
  • 1 hingga satu seperempat sendok makan garam laut.
  • 2 sendok makan cuka sari apel.
  • 1 jalapeño atau beberapa cabai kecil panas (atau secukupnya), diiris.
  • 1 wortel besar dipotong menjadi irisan 1/4 inci atau diagonal.
  • 1 hingga 2 cangkir kembang kol cincang atau kembang kol bunga kecil.
  • 3 batang kecil seledri (hanya menggunakan batang kecil dari ), potong sepanjang 1 inci.
  • 1 daun salam.
  • 1 daun kubis, dibilas.

Hangatkan air (tidak perlu mendidih). Masukkan garam laut sampai larut sepenuhnya. Sisihkan untuk mendinginkan (gunakan waktu ini untuk memotong sayuran). Tambahkan cuka sesaat sebelum menggunakan. Air asin dapat terlebih dulu dan disimpan dalam stoples kaca yang ditutup rapat untuk digunakan ketika acar sudah siap.

Taruh tabung pengalengan ukuran quart di wastafel dan isi dengan air mendidih untuk mensterilkan. Kosongkan botol dan masukkan sayuran dan daun salam ke dalam 1 hingga 2 inci dari atas tabung. Tuang air asin ke atas sayuran untuk mengisi tabung hingga 1 inci dari atas. Bilas daun kol di atas sayuran dan selipkan di tepinya untuk menahan sayuran di bawah cairan.

Setel stoples dan tutup dengan tutup fermentasi. Biarkan asinan selama tiga hingga lima hari, tergantung pada suhu dalam ruangan. Periksa rasanya setelah beberapa hari, menggunakan peralatan bersih. Sayuran akan lebih cepat menjadi acar di iklim hangat. Pastikan sayuran tetap dikemas di bawah tingkat cairan dan tambahkan air asin (2 sendok teh garam laut yang dilarutkan dalam 1 gelas air yang disaring hangat) sesuai kebutuhan.

Penting:   Deretan Rumah Sakit milik Pemerintah dan Swasta di Jakarta yang Melayani KJS
author

Leave a reply "Makanan Fermentasi Alami Baik untuk Kesehatan Usus"