Nyeri Perut Bawah dan Vagina di Saat Hamil Muda, Apa Penyebabnya?

No comment 59484 views

Nyeri perut bawah dan vaginaPada masa awal , banyak yang mengeluhkan nyeri di area bawah hingga ke tulang  pinggul (pelvis), serta pada bagian vagina. Nyeri ini terasa seperti kram yang datang secara tiba-tiba (seperti kram saat menstruasi). Rasa nyerinya dapat datang dan pergi secara tiba-tiba atau bahkan konstan bertahan hingga beberapa saat. Pada sebagian besar wanita hamil, gejala ini muncul sepanjang trimester pertama hingga menginjak ke trimester kedua.

Beberapa hal dapat dimungkinkan menjadi penyebab timbulnya nyeri pada vagina selama kehamilan, namun hal yang paling umum diduga adalah berhubungan dengan perkembangan bayi. Hal ini dapat terjadi karena saraf panggul si ibu tertekan oleh bertambahnya ukuran janin. Selain itu, rasa nyeri dapat muncul akibat peningkatan aliran darah ke Rahim. Selama masa kehamilan, volume darah dalam tubuh wanita meningkat hingga 50%. Peningkatan aliran darah ini menyebabkan vagina membengkak, terutama pada bagian labia dan juga akan meningkatkan sensitifitasnya.

Penting:   Tanda dan Gejala Kehamilan Minggu Pertama

Tindakan Waxing atau mencukur bulu di area sensitif juga dapat meningkatkan kemungkinan untuk terjadinya nyeri di vagina. Untuk diketahui, kadar hormon tertentu meningkat pada saat wanita sedang hamil, salah satunya adalah progesteron. Hormon inilah yang juga menyebabkan rambut di area kemaluan tumbuh menjadi lebih tebal dan lebat. Hormon ini juga menyebabkan tubuh si ibu hamil memperoduksi lebih banyak keringat dan sel-sel kulit mati yang pada akhirnya bisa menyumbat pori-pori dan memunculkan tekstur kulit yang kasar.

memuat...

Hal selanjutnya yang dapat dikaitkan adalah jamur. Meski tidak semua wanita hamil mengalami jamur, namun kelembaban vagina yang meningkat selama masa kehamilan berbanding lurus dengan peluang terserang jamur. Fluktuasi hormonal yang tidak stabil pada ibu hamil mengakibatkan resiko terserang jamur menjadi lebih besar. jamur dan vagina biasanya disebabkan oleh penggunaan pakaian ketat hingga memungkinkan bakteri dan jamur berkembang biak. Untuk menghindarinya, ibu hamil disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat.

Penting:   Obat Flu, Alergi, Sembelit, dan Ruam untuk Ibu Hamil

Hal terakhir yang juga tidak dapat diabaikan dari kejadian nyeri pada vagina adalah munculnya jerawat di bagian vagina. Meski tidak dialami oleh semua wanita hamil, namun perubahan kadar hormon yang dikombinasikan dengan peningkatan kelembaban di sekitar vagina wanita hamil dapat menyebabkan jerawat muncul di bagian ini.

Kata Kunci Pencarian: miss v nyeri saat hamil muda,vagina saat hamil, link/nyeri-perut-bawah-dan-vagina-di-saat-hamil-muda-apa-penyebabnya info,Nyeri vagina saat hamil,vagina nyeri saat hamil,tulang kemaluan saat hamil muda,tulang kemaluan saat hamil 5 bulan,nyeri pada vagina saat hamil

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Nyeri Perut Bawah dan Vagina di Saat Hamil Muda, Apa Penyebabnya?"