Panduan Membuat Tulisan untuk Jurnal Kesehatan Berbahasa Indonesia

journal

adalah suatu bentuk publikasi dari materi penelitian ilmiah tentang . Membuat jurnal adalah salah satu bentuk kompetensi yang harus dilakukan oleh tenaga profesional yang telah melakukan riset atau penelitian.  Berikut ini adalah membuat jurnal yang baik dan benar.

Halaman Judul

Pada halaman judul ditulis judul artikel dan penulisnya.  Para penulis harus disertai dengan tempat dan alamat kerjanya.  Pada halaman judul biasanya ditulis juga nama penulis dan alamatnya yang nantinya dihubungi oleh pihak Jurnal (bila penulisnya lebih dari satu orang).  Alamat penulis yang menjadi korespondensi ini biasanya dimuat lengkap termasuk nomor telepon , kantor dan alamat email.  Ini sangat penting, karena pihak Jurnal akan menggunakan alamat ini untuk korespondensi dalam penerbitan artikelnya.

Abstrak

Absrak disini berperan sebagai rangkuma dari isi jurnal secara keseluruhan.  Abstrak dibuat secara singkat umumnya antara 250-300 kata dengan urutan latarbelakang (1 kalimat), metodologi (3 kalimat), penelitian (1 kalimat),hasil penelitian (5-7 kalimat yang diletakkan pada 1 paragraf), dan kesimpulan/saran (1-2 kalimat).

Penting:   Makanan Sehat Untuk Tiroid yang Sehat

Teks

Pada umumnya, urutan-urutan pada penulisan Teks adalah sebagai berikut:

1. Pendahuluan

Pendahuluan tidak boleh terlalu panjang, umumnya 3-4 paragraf.  Itulah sebabnya, kalimat pada pendahuluan ini harus padat dan berisi.  Pada pendahuluan ini kita harus pula memberikan kalimat yang menginformasikan tujuan dari penelitian yang kita lakukan.  Umumnya, kalimat ini diletakkan sebagai kalimat terakhir dari Pendahuluan. 

memuat...

2. Bahan dan Metode

Umumnya, bagian ini akan terdiri dari beberapa bagian seperti lokasi penelitian, Populasi dan sampel, Pengumpulan data, dan  Analisis data.

3. Hasil Penelitian

Pada bagian ini kita mengungkapkan hasil-hasil penelitian yang telah diperoleh.  Penyajian data dilakukan dalam 3 bentuk yaitu teks, tabel, dan gambar.

4. Pembahasan

Penting:   Tahi Lalat Berisiko Kembangkan Melanoma?

Pada bagian ini, yang paling utama ditonjolkan adalah membahas hasil yang kita peroleh dan membandingkan dengan hasil-hasil yang sebelumnya.  Harus dikomentari apakah hasil yang kita peroleh tersebut sudah selayaknya seperti itu atau masih banyak gangguan yang mungkin memberi pengaruh namun tidak sempat dikontrol dalam penelitian.  Berbagai keterbatasan juga perlu dikemukakan termasuk kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi karena desain penelitian kita atau karena keterbatasan kita di lapangan. Ini mutlak dikemukakan pada penelitian analitik di mana kita tidak bisa memperlihatkan suatu hubungan yang bermakna. Pada paragraph terakhir di bagian ini biasanya kita temukan kalimat yang berhubungan dengan kesimpulan dan saran.

Ucapan Terima kasih

Penelitian pada umumnya tidak hanya melibatkan satu orang saja, maka dari itu ucapan terimakasih perlu ditujukan untuk pihak yang terkait dengan penelitian. Berbagai pihak tersebut biasanya mulai dari pemberi dana, administrasi, teman-teman sejawat, dan semua pihak terkait yang turut membantu terlaksananya penelitian tersebut.

Penting:   Panduan Praktis untuk Diet Mediterania

Daftar Pustaka

Bagian ini berisi daftar rujukan yang kita gunakan dalam menulis artikel tersebut.  Setiap Jurnal, Harus diingat bahwa seluruh referensi yang tertulis dalam Daftar Pustaka adalah yang digunakan dalam penulisan ini (tercantum dalam text) dan sebaliknya, semua referensi yang tertulis dalam text harus tercantum dalam Daftar Pustaka.

Kata Kunci Pencarian: membuat jurnal kesehatan, membuat jurnal keperawatan, membuat jurnal skripsi kesehatan

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Panduan Membuat Tulisan untuk Jurnal Kesehatan Berbahasa Indonesia"