Patofisiologi Kanker Ovarium

No comment 5283 views

Kanker Ovarium ovarium atau yang biasa kita sebut dengan kanker indung telur atau kanker ovarium adalah kanker yang terbentuk di di ovarium sebagai hasil dari perkembangan tumor ganas pada ovarium (indung telur). Kanker ovarium dapat menyebar secara langsung ke daerah di sekitarnya dan melalui peredaran getah bening ke area panggul dan perut dan dapat menyebar hingga ke hati dan paru-paru melalui peredaran .

Kanker ovarium bermula dari zat-zat karsinogenik yang terkumpul dan bereaksi hingga memungkinkan tumbuhnya tumor primer. Terjadinya infiltrasi di sekitar jaringan akan mendukung terjadinya implantasi. Implantasi merupakan khas dari tumor ganas di ovarium. Gejala yang terjadi pada kanker ovarium adalah gejala yang masih samar seperti rasa penuh di perut, cepat kenyang meski makan jarang dan sedikit, sering kembung, dan nafsu makan menurun. Selain itu disertai dengan munculnya ascites (kelebihan volume cairan di rongga perut).

Penting:   ‘Radiasi Penyelamatan’ Kurangi Risiko Kanker Prostat Kambuh

Kebanyakan teori patofisiologi kanker ovarium meliputi konsep yang dimulai dengan diferensiatsi dari sel-sel yang melapisi ovarium. Selama ovulasi, sel-sel ini berada dan berkembang di dalam ovarium, yang kemudian berkembang biak dan menyebar ke permukaan peritoneum dan omentum.

memuat...

Kanker epitel ovarium epitel biasanya tidak menyerang ke ruang organ parenkim-nya, melainkan hanya menempel pada permukaan organ saja. Sel tumor tumbuh di sepanjang selaput rongga peritoneum, dan mesenterium usus yang menunjukkan fase metastasis. Transformasi maligna terkait dengan mutasi gen p53 dan mutasi dari proto-onkogen, BRAF (v-raf sarkoma murine onkogen homolog B1), dan KRAS. Sel kanker yang terkelupas secara tidak sengaja akan ikut mengalir dalam sirkulasi cairan peritoneal secara alami, sel tersebut akan mengalir di sepanjang selokan paracolic dan ruang sub-diafragma. Hal inilah yang membuat hati dan diafragma peritoneum memiliki kemungkinan terbesar untuk terjadi implantasi tumor disana. Pola penyebaran awal kanker ovarium adalah melalui penyebaran langsung atau drainase limfatik. Sedangkan penyebaran hematogen biasanya baru terjadi di akhir penyakit.

Penting:   Deteksi Dini Gejala-gejala Sakit Ginjal

Karsinoma ovarium bisa menyebar dengan ekstensi lokal, invasi limfatik, implantasi intraperitoneal, penyebaran hematogen, dan bagian transdiafragmatik. Penyebaran intraperitoneal adalah karakteristik yang paling umum dari kanker ovarium. Sel-sel ganas dapat menempel (implantasi) di mana saja dalam rongga peritoneal, tapi lebih cenderung untuk menempel di situs statis sepanjang sirkulasi cairan peritoneum. Mekanisme penyebaran inilah yang menjadi pertimbangan dalam melakukan bedah operasi  dan kemoterapi intraperitoneal.

Kata Kunci Pencarian: patofisiologi kanker ovarium,patofisiologi ca ovarium,patofisiologi kanker ovarium pdf,karsinoma ovarium,patofisiologi Kangker ovarium,Patofisiologi CA ovariun,patofisiologi kanker ovarium who,patofisiologis kanker ovarium

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Patofisiologi Kanker Ovarium"