Mioma : Definisi, Gejala, dan Penyebabnya

3791 views

miumApa itu Mioma Uteri?

Sebuah mioma uteri (disebut juga fibroid, Leiomioma, leiomyomata, dan fibromyoma) adalah tumor jinak (non-) yang tumbuh di dalam jaringan rahim. Pada beberapa kasus, mioma dapat tumbuh menjadi besar atau menjadi sekelompok mioma kecil. Rentang ukuran mioma adalah sekecil uang logam hingga sebesar buah melon. 20-50% wanita usia subur dapat mengalami mioma uteri.

Mioma uteri diklasifikasikan menjadi 4 jenis, tergantung pada lokasinya yaitu,

  • Mioma Subserosa – mioma ini berkembang di bagian terluar dari rahim dan terus berkembang ke luar.
  • Mioma Intramural – mioma ini berkembang di dalam dinding rahim dan semakin meluas serta rahim menjadi lebih besar dari ukuran normalnya. Jenis inilah yang paling umum terjadi.
  • Mioma Submukosa - mioma ini berkembang hanya di lapisan rongga Rahim. Mioma ini memiliki pengaruh paling besar terhadap perdarahan berat pada menstruasi dan dapat menyebabkan masalah infertilitas (kemandulan) dan keguguran.
  • Myoma pedunkulata – Mioma ini tumbuh pada batang kecil yang menghubungkan mioma pada dinding dalam atau luar rahim.
Penting:   Jumlah Penderita Diabetes Indonesia Terbesar ke-7 Dunia, ini Datanya!

Apa Gejala dari Mioma?

  • Periode menstruasi yang sangat beratdibandingkan biasanya dan berkepanjangan
  • pada bagian kaki
  • Nyeri panggul atau tekanan
  • Nyeri selama berhubungan seksual
  • Tekanan pada kandung kemih yang menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil, inkontinensia, atau ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih
  • Tekanan pada yang dapat menyebabkan sembelit dan / atau kembung
  • Perut membesar secara abnormal yang mungkin ditafsirkan salah sebagai kenaikan berat badan atau kehamilan

Apa Mioma?

Penyebab mioma belum dapat dipastikan, namun kebanyakan mioma uteri terjadi pada wanita selama reproduksi mereka. Mioma tidak berkembang sebelum tubuh mulai memproduksi estrogen. Mioma cenderung tumbuh sangat cepat selama kehamilan ketika tubuh memproduksi estrogen ekstra. Setelah menopause dimulai, mioma umumnya berhenti

Penting:   Perlukah Penderita Bipolar Mengonsumsi Obat?
memuat...

Ketika mengunjungi untuk mengkonsultasikan gejala yang Anda alami, maka akan memeriksa ukuran rahim Anda. Jika ukurannya lebih besar dari ukuran normal, maka akan menyarankan Anda untuk mengikuti sesi pemeriksaan selanjutnya yaitu USG atau MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk memastikan adanya mioma berikut lokasi dan ukurannya.

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Comments are closed.